Senin, Agustus 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

EJAE, “Golden”, dan Air Mata yang Tidak Pernah Masuk Chart

by dimas
Mei 8, 2026
in Culture, Musik
A A
Home Culture
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Musik – Pernah nggak, lagi dengerin lagu K-pop yang super catchy, terus tanpa sadar bibir nyanyi tapi hati mendadak mellow? Nah, ternyata bukan cuma kita yang begitu. EJAE komposer, penyanyi, mantan trainee SM yang pernah jungkir balik di ruang latihan selama hampir satu dekade juga kena efeknya. Bedanya, dia nangis duluan sebelum lagunya viral.

Dan ini bukan drama. Ini Golden.

Golden: Lagu Fiksi, Tangis Nyata

Film animasi KPop Demon Hunters memperkenalkan grup fiktif HUNTR/X. Keren. Fantastis. Setengah manusia, setengah iblis. Tapi lagu unggulan mereka, Golden, malah lahir dari pengalaman yang 100% manusia patah hati, gagal debut, dan bangkit pelan-pelan dari reruntuhan mimpi.

“Saya menangis saat rekaman demo Golden,” kata EJAE pada Variety.
Dan kalau dipikir-pikir, itu masuk akal. Lagu ini mengingatkan dia pada masa-masa kelam sebagai trainee masa di mana setiap detik terasa seperti kompetisi, setiap latihan adalah taruhan masa depan, dan setiap penolakan terasa seperti akhir dunia.

Ironisnya, lagu yang ditujukan untuk grup fiktif malah memanggil kembali luka paling nyata dalam hidupnya.

Ini Belum Selesai

Nginang di Sekaten: Saat Sirih Menjaga Jejak Tradisi

Ritek Surakarta Kenalkan Jaranan Sentherewe di Pakuwon Mall Solo

Dualitas: Manusia vs Iblis, Korea vs Amerika, Mimpi vs Realita

Produser Danny Chung menyebut Golden adalah lagu tentang dualitas antara identitas Korea-Amerika, antara moralitas dan godaan, antara cahaya dan sisi gelap diri.
Buat penonton filmnya, pesan ini keren.
Buat EJAE? Ini kayak nonton highlight trauma pribadi versi 4K Dolby Atmos.

Karena EJAE tahu persis rasa “terbelah” antara ingin menyerah dan ingin terus kejar mimpi. Antara jadi idol atau menyadari bahwa mungkin Tuhan punya playlist lain untuk hidupnya.

Dia bahkan bilang, andai saja dia bisa mendengar Golden saat masih trainee, mungkin luka-lukanya terasa sedikit lebih jinak.

Dan bukannya makin mellow, dia malah berharap lagu itu bisa memberi hiburan dan harapan untuk orang di luar sana yang lagi capek lihat dunia penuh tragedi.
“Tidak banyak lagu dengan melodi indah dan menyentuh akhir-akhir ini,” katanya.
Ini sindiran halus? Bisa jadi.
Ini jujur? Sangat.

Golden, Lagu Penyembuh atau Surat Terbuka?

KPop Demon Hunters memakai Golden sebagai soundtrack transformasi dari ketakutan menjadi keberanian. Dari rahasia menjadi pengakuan. Dari “aku siapa?” menjadi “aku memang begini.”

Dan Rumi, karakter separuh iblis, memanfaatkan lagu ini sebagai “curhat terselubung” untuk mengakui identitasnya di depan publik.
Kalau di dunia nyata, ini setara sama idol K-pop tiba-tiba drop lagu yang mengaku:
“Gue capek pura-pura sempurna.”

Lalu ada konsep Golden Honmoon energi magis yang bisa jadi perisai melawan iblis. Secara fiksi ini keren.
Tapi secara emosional, ini lebih kayak metafora: kalau kamu pernah terluka, justru dari sanalah cahaya kamu muncul.

Dan itu pas banget sama hidup EJAE. Gagal debut bukan akhir. Itu cuma pintu darurat yang ternyata mengantar dia ke studio rekaman yang benar.

Tidak Semua yang Fiksi Berarti Bohong

Golden memang lagu fiksi untuk film fiksi.
Tapi pesan dan air matanya real.

Kadang kita butuh lagu yang mengingatkan bahwa luka itu bukan aib, tapi bahan bakar. Bahwa gagal bukan penghalang, tapi belokan. Dan bahwa cahaya paling kuat justru lahir dari tempat paling gelap.

Jadi, kalau nanti lagu Golden tiba-tiba bikin kamu pengen nangis, jangan malu.
Mungkin itu bukan soal Rumi, bukan soal iblis, bukan soal HUNTR/X.

Mungkin itu soal kamu.
Dan tidak apa-apa.

Mau ngomongin OST lain yang juga “terlalu emosional untuk ukuran fiksi”? Let’s spill. @dimas

Kamu Melewatkan Ini

Di Desa Lauwa, Buku Tak Cuma Mengajari Anak Membaca

Di Desa Lauwa, Buku Tak Cuma Mengajari Anak Membaca

by teguh
Agustus 24, 2026

Sabtu punya cerita sendiri bagi anak-anak Desa Lauwa, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Tabooo.id - Pagi atau siang...

Pati Menagih, Bangkalan Membela: Dua Suara Daerah Menuju Jakarta

Pati Menagih, Bangkalan Membela: Dua Suara Daerah Menuju Jakarta

by dimas
Agustus 23, 2026

Pati menagih pengesahan RUU Perampasan Aset, sementara Bangkalan membela program Prabowo. Dua suara daerah bergerak menuju Jakarta dengan tujuan berbeda....

Keris Tak Pernah Diam: Di Museum Keris Ini, Ingatan Masih Dijaga

Keris Tak Pernah Diam: Di Museum Keris Ini, Ingatan Masih Dijaga

by teguh
Agustus 23, 2026

Di balik 1.012 pusaka yang menurut pengelola Museum keris telah teregistrasi, ada pekerjaan sunyi untuk merawat benda, menjaga cerita, dan...

Next Post
Men in Black 5: Alien Balik Lagi, Tapi Will Smith Balik Juga Nggak?

Men in Black 5: Alien Balik Lagi, Tapi Will Smith Balik Juga Nggak?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id