Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dunia Sibuk Perang, Bajak Laut Panen Peluang

by Waras
Mei 1, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter
Empat warga Indonesia disandera di perairan Somalia. Dunia? Lagi sibuk perang. Negosiasi berjalan. Pernyataan resmi keluar. Koordinasi dilakukan. Tapi di balik semua itu, ada satu realitas yang tidak nyaman: semakin besar konflik global, semakin kecil perhatian pada nyawa individu.

Tabooo.id: Edge – Saat ini, semua perhatian global tersedot ke konflik besar.

Timur Tengah memanas dan selat Hormuz jadi pusat ketegangan. Negara-negara besar saling unjuk kekuatan.

Semua mata ke sana.

Dan seperti biasa, ketika semua orang melihat ke satu arah, arah lain jadi gelap.

Di kegelapan itulah, bajak laut bergerak.

Ini Belum Selesai

Listyo Sigit Mau Pensiun, Tapi Siap Demo jika Desk Buruh Mandek?

Investasi dan Harga Sebuah Kepercayaan

Ini Bukan Kebetulan

Kemunculan kembali pembajakan di Somalia bukan kejadian acak. Ini momentum.

Patroli laut melemah. Pengawasan longgar. Fokus dunia terpecah.

Dan kelompok seperti ini tahu persis kapan harus muncul.

Bukan karena mereka lebih kuat.

Tapi karena dunia sedang lengah.

Bajak Laut Tidak Pernah Hilang

Kita sering berpikir pembajakan itu cerita lama. Sudah selesai. Sudah ditangani.

Faktanya? Tidak pernah.

Mereka hanya berhenti ketika tekanan tinggi.

Dan kembali saat tekanan hilang. Seperti sekarang.

Nyawa Jadi Komoditas

Mari jujur.

Dalam kasus seperti ini, yang sedang terjadi bukan sekadar kejahatan. Ini transaksi.

Ada sandera, negosiasi, dan angka tebusan.

Dan di tengah semua itu, nyawa manusia punya nilai.

Bisa dihitung, ditawar, dan ditunda.

Negara, Perusahaan, atau Siapa?

Pertanyaan yang jarang dijawab secara jujur yaitu siapa yang benar-benar bertanggung jawab?

Negara?
Perusahaan pemilik kapal?
Atau sistem global yang membiarkan wilayah seperti Somalia tetap rapuh?

Semua punya peran.

Dan anehnya… semua juga punya alasan untuk tidak sepenuhnya bertanggung jawab.

Kita Peduli, Tapi Tidak Lama

Berita seperti ini akan ramai.

Masuk headline.
Membahas sebentar.
Lalu tenggelam.

Tergantikan isu baru. Algoritma bergerak.

Perhatian berpindah. Dan para sandera?

Masih di sana.

Ini bukan sekadar pembajakan.

Ini adalah efek samping dari dunia yang kita bangun hari ini.

Dunia yang:

  • Lebih cepat bereaksi pada konflik besar
  • Tapi lambat merespons tragedi individu
  • Lebih peduli pada kekuasaan
  • Daripada keselamatan manusia

Saat negara besar sibuk adu kekuatan, yang kecil jadi korban.

Saat negara besar sibuk adu kekuatan, lalu yang kecil jadi korban

Atau lebih buruk… jadi peluang.

Sekarang pertanyaannya sederhana:

Kalau nyawa bisa dinegosiasikan, siapa yang menentukan harganya? @waras

Tags: Bajak LautGeopolitik GlobalKapal TankerKonflik GlobalSanderaSelat HormuzSomalia

Kamu Melewatkan Ini

Drama Awak Kapal Pertamina Di Tengah Perang Yang Tak Terlihat

Drama Awak Kapal Pertamina Di Tengah Perang Yang Tak Terlihat

by teguh
Juli 10, 2026

Bagi dunia internasional, Selat Hormuz mungkin hanya terlihat sebagai garis kecil di peta geopolitik. Namun, bagi awak kapal Pertamina indonesia...

Dua Kapal Tangker Pertamina Keluar dari Drama Selat Hormuz

Dua Kapal Tangker Pertamina Keluar dari Drama Selat Hormuz

by teguh
Juli 10, 2026

Selat Hormuz kembali membuktikan satu hal dalam geopolitik, laut sempit bisa punya dampak selebar dunia. Dua kapal tanker milik PT...

Dua Musuh, Satu Kepentingan

Dua Musuh, Satu Kepentingan

by dimas
Juni 7, 2026

Di balik ancaman dan negosiasi yang tak berujung, AS dan Iran ternyata terjebak dalam kepentingan yang sama: sama-sama membutuhkan lawannya...

Next Post
Hari Buruh: Perayaan atau Alarm?

Hari Buruh: Perayaan atau Alarm?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id