Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Investasi dan Harga Sebuah Kepercayaan

by eko
Agustus 21, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter
Modal tak kembali dan keuntungan tak datang bisa mengubah kesepakatan investasi menjadi konflik. Kasus Ruben Onsu membuka pertanyaan soal kepercayaan.

Tabooo.id – Uang masuk dengan harapan keuntungan. Kesepakatan tercipta karena kepercayaan. Namun, ketika keuntungan tak datang dan modal tak kembali, hubungan bisnis bisa berubah menjadi konflik.

Kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi yang menyeret Ruben Onsu memperlihatkan bagaimana sebuah kesepakatan bisnis dapat berakhir di kantor polisi.

Menurut keterangan Polres Metro Jakarta Selatan, perkara bermula ketika terlapor menawarkan investasi kepada korban melalui usaha yang dimilikinya pada 2025.

Korban tertarik. Kedua pihak kemudian menyepakati investasi dan keuntungan yang akan diperoleh.

Masalah muncul ketika waktu kesepakatan tiba.

Ini Belum Selesai

Listyo Sigit Mau Pensiun, Tapi Siap Demo jika Desk Buruh Mandek?

Masuk Kampus Ada Jalurnya. Masuk KPK Juga Ternyata Ada Jalurnya

Keuntungan belum diterima. Modal korban juga belum kembali.

Dari Kesepakatan ke Laporan Polisi

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo menjelaskan, korban akhirnya melaporkan persoalan tersebut ke polisi.

“Tiba waktu kesepakatan, ternyata keuntungan belum didapatkan dan modal pun juga belum dikembalikan. Makanya, si korban melaporkan kejadian ini ke Polres Jakarta Selatan,” kata Joko.

Laporan itu tercatat pada 22 Agustus 2025. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan fakta dan keterangan terkait perkara tersebut.

Pada 25 April 2026, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menaikkan perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Kini, polisi menetapkan Ruben Samuel Onsu atau RSO sebagai tersangka. Penyidik juga masih mendalami jumlah dana dan total kerugian korban.

Proses hukum itu masih berjalan.

Ketika Uang Berhenti, Kepercayaan Ikut Retak

Dalam setiap investasi, uang memang menjadi modal utama. Namun, kepercayaan sering menjadi fondasi yang membuat kesepakatan bisa berjalan.

Seseorang menyerahkan dana karena percaya pada usaha, peluang keuntungan, dan orang yang menawarkan investasi tersebut.

Karena itu, konflik tidak selalu langsung muncul saat bisnis mengalami masalah.

Risiko bisa datang. Usaha bisa menghadapi kerugian. Keuntungan juga bisa meleset dari rencana.

Namun, situasi berubah ketika salah satu pihak merasa tidak memperoleh kejelasan mengenai dana yang telah masuk.

Di titik itu, pertanyaan mulai muncul.

Ke mana uang pergi? Mengapa keuntungan tak datang? Kapan modal kembali?

Pertanyaan yang awalnya muncul dalam ruang bisnis akhirnya dapat bergerak ke ruang hukum.

Bukan Sekadar Angka yang Hilang

Sengketa investasi tidak hanya bicara soal nominal.

Bagi korban, uang yang masuk mungkin berasal dari tabungan, hasil kerja, atau aset yang mereka kumpulkan bertahun-tahun.

Ketika dana itu tak kembali, dampaknya tidak berhenti pada rekening.

Ada rencana yang tertunda, ada kebutuhan yang terganggu dan ada rasa percaya yang runtuh.

Ini bukan sekadar soal investasi yang gagal. Ini soal ketika uang hilang dari kendali, sementara kejelasan juga ikut menghilang.

Di sinilah konflik menjadi lebih besar.

Satu pihak mungkin melihat masalah sebagai persoalan bisnis. Namun, pihak lain bisa merasa telah mengalami kerugian yang membutuhkan penjelasan dan pertanggungjawaban.

Investasi Butuh Untung, Tapi Lebih Dulu Butuh Kejelasan

Kasus yang menyeret Ruben Onsu masih berada dalam proses hukum. Polisi belum mengungkap jumlah kerugian korban dan masih mendalami materi penyidikan.

Karena itu, publik perlu melihat perkara ini berdasarkan fakta yang muncul dalam proses hukum, bukan sekadar spekulasi.

Namun, kasus ini juga meninggalkan pertanyaan yang lebih luas.

Mengapa orang mau menyerahkan uang kepada pihak lain?

Jawabannya sederhana: karena mereka percaya.

Kepercayaan memang tidak tercatat dalam nominal investasi. Tapi ketika modal tak kembali, justru kepercayaan itulah yang sering runtuh lebih dulu.

Dan ketika kepercayaan sudah pecah, keuntungan bukan lagi satu-satunya hal yang dipertanyakan. Semua janji sebelumnya ikut masuk ke dalam sengketa.@eko

Tags: Investasi BodongKepercayaanPengelapanRubem Onsu

Kamu Melewatkan Ini

Meriam, Peluru Gagal, Pengetahuan Dikirim: Cara Aceh Dirobohkan dari Dalam

Meriam, Peluru Gagal, Pengetahuan Dikirim: Cara Aceh Dirobohkan dari Dalam

by teguh
April 27, 2026

Aceh, 1873–1904. Ketika meriam, kapal perang, dan ribuan serdadu gagal menundukkan tanah rencong, Belanda segera mengubah strategi. Mereka tak lagi...

Kuota Tidak Hangus, Katanya Yang Hangus Perasaan Pelanggan

Kuota Tidak Hangus, Katanya Yang Hangus Perasaan Pelanggan

by teguh
April 18, 2026

Tabooo.id: Edge - Pernah beli paket data 50 GB, lalu sibuk beberapa hari, kemudian masa aktif habis dan kuota ikut...

Beasiswa untuk Siapa? Saat Bantuan Pendidikan Rentan Dikuasai Jalur Elite

Beasiswa untuk Siapa? Saat Bantuan Pendidikan Rentan Dikuasai Jalur Elite

by teguh
April 18, 2026

Tabooo.id: Deep - Beasiswa seharusnya menjadi tangga. Program ini dibuat agar anak dari keluarga biasa bisa naik kelas lewat pendidikan....

Next Post
Minyak Mengalir dari Blora, Manfaat dan PAD Masih Tersendat

Minyak Mengalir dari Blora, Manfaat dan PAD Masih Tersendat

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id