• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Dari Shortcut Jadi Short-Trap: Jalur Sawah ke Tol Purwomartani Resmi Dihapus

Maret 25, 2026
in News, Regional
A A
Dari Shortcut Jadi Short-Trap: Jalur Sawah ke Tol Purwomartani Resmi Dihapus

Kendaraan para pemudik melintasi jalan area persawahan di Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman setelah mengikuti google maps. (Foto:Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Google Maps akhirnya mencabut rute-rute alternatif menuju Gerbang Tol Purwomartani yang sempat mengarahkan pemudik ke jalan kampung dan area persawahan.

Keputusan ini muncul setelah banyak pemudik tersesat karena mengikuti navigasi digital yang justru membawa mereka ke jalur tanah.

Humas PT Jasamarga Jogja-Solo, Rachmat, memastikan perubahan ini langsung berlaku di lapangan. Ia menyebut tim sudah menghapus rute tersebut dari sistem navigasi. “Kami menerima laporan dari tim lapangan, dan sekarang jalur itu sudah tidak muncul di Google Maps,” ujarnya, Selasa (24/3/2026) malam.

Rachmat menegaskan, pemudik kini hanya bisa mengakses gerbang tol melalui Jalan Yogya–Solo. Ia juga meminta pengendara untuk mengikuti rambu resmi yang sudah terpasang.

Pemudik Sempat “Terseret” ke Tengah Sawah

Sebelumnya, sejumlah pemudik justru masuk ke jalur sempit di area persawahan karena mengikuti petunjuk aplikasi.

Damar, salah satu pemudik tujuan Jakarta, mengaku sempat ragu saat mobilnya melaju ke jalan tanah. Namun, ia tetap mengikuti arahan karena tidak menemukan opsi lain.

“Iya, saya ikut Google Maps. Sempat ragu, tapi sudah enggak bisa putar balik,” katanya.

Kondisi di lapangan memperlihatkan antrean kendaraan mengular di jalan yang tidak layak. Jalur sempit, tanah, dan minim penerangan membuat perjalanan makin berisiko.

Rambu Ditambah, Petugas Disiagakan

Untuk mencegah kejadian serupa, pengelola jalan tol langsung menambah rambu penunjuk arah menuju gerbang tol. Petugas juga berjaga di titik-titik rawan untuk mengarahkan arus kendaraan.

Langkah ini bertujuan agar pemudik tidak lagi bergantung penuh pada aplikasi navigasi. Pengelola ingin memastikan pengendara mengikuti jalur resmi yang sudah disiapkan.

RelatedPosts

Sopir Diduga Mengantuk, Mikrobus Rombongan Wisata Kecelakaan di Banten

Penyiraman Aktivis KontraS, Empat Personel BAIS TNI Jalani Pemeriksaan

Pemudik dan Warga Lokal Sama-Sama Kena Dampak

Kesalahan rute ini paling terasa bagi pemudik. Mereka kehilangan waktu, menghabiskan bahan bakar, dan menghadapi risiko terjebak di jalur yang tidak layak.

Di sisi lain, warga sekitar juga harus menanggung dampaknya. Jalan kampung mendadak padat, sementara area persawahan terganggu oleh lalu lintas kendaraan.

Situasi ini menunjukkan satu hal sederhana: ketika sistem digital keliru, dampaknya bisa langsung menyentuh kehidupan nyata.

Jangan 100% Percaya Aplikasi

Kasus ini jadi pengingat penting. Aplikasi navigasi memang memudahkan, tapi tidak selalu akurat di lapangan.

Pengendara tetap perlu membaca situasi, memperhatikan rambu, dan menggunakan logika sebelum mengikuti arahan. @eko

Tags: Google MapsJalan PintasJalan TolJogjaNyasarPemudikSawahTol

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Rp6 Juta Sehari dari Dapur Gizi: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    Joget Rp6 Juta Sehari: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Becak yang Tak Pernah Pulang: Saat Kota Membiarkan Warganya Tidur di Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Healing ke Bali, Pulangnya Butuh Healing Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Air Keras dan Jejak yang Sengaja Dikaburkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WFH: Kantor Tutup Sehari, Dompet Rakyat Ikut Sepi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.