• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

China Pasang Badan, Indonesia Digadang Pimpin Dewan HAM PBB 2026

Desember 26, 2025
in Global, News
A A
China Pasang Badan, Indonesia Digadang Pimpin Dewan HAM PBB 2026

Dewan HAM PBB juga bertanggung jawab untuk menangani situasi pelanggaran HAM dan membuat rekomendasi tentangnya.(GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Pemerintah China secara terbuka mendukung Indonesia untuk menjabat Ketua Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2026. Dukungan itu ditegaskan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, saat konferensi pers di Beijing, Kamis (25/12/2025).

Tak berhenti pada pernyataan simbolik, China juga langsung menawarkan penguatan kerja sama. Beijing menyatakan kesiapan meningkatkan dialog, memperdalam kolaborasi, serta mendorong apa yang mereka sebut sebagai “multilateralisme sejati” jika Indonesia memegang palu sidang Dewan HAM PBB.

Dukungan tersebut muncul seiring langkah resmi Indonesia yang telah memperoleh nominasi dari Kelompok Asia-Pasifik untuk memimpin Dewan HAM PBB pada 2026. Menariknya, momentum ini bertepatan dengan usia 20 tahun berdirinya lembaga HAM global tersebut. Selanjutnya, Dewan HAM PBB akan mengesahkan nominasi ini dalam pertemuan pada 8 Januari 2026.

Jika proses berjalan mulus, Sidharto Suryodipuro Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa akan memimpin Dewan HAM PBB selama satu tahun. Meski singkat, jabatan itu membawa dampak global dan sorotan internasional yang tak kecil.

Indonesia Diuntungkan, Kredibilitas Dipertaruhkan

Bagi Indonesia, peluang ini membuka panggung besar. Sebagai ketua, Indonesia akan mengendalikan agenda, memimpin sidang, sekaligus menjadi wajah Dewan HAM PBB di mata dunia. Karena itu, Kementerian Luar Negeri RI menegaskan komitmen untuk memimpin secara objektif, inklusif, dan berimbang prinsip yang kelak diuji dalam praktik.

Selain itu, momentum ini memberi keuntungan diplomatik nyata. Citra Indonesia sebagai jembatan dialog Global South kian menguat. Di saat yang sama, pengaruh Indonesia di forum internasional meningkat, begitu pula posisi tawarnya dalam isu-isu HAM global.

Namun, seiring naiknya panggung, sorotan pun mengeras. Dunia internasional akan kembali membuka catatan HAM di dalam negeri. Setiap kasus, setiap kerusuhan, dan setiap laporan berpotensi kembali menjadi bahan evaluasi.

China Untung Stabilitas, Barat Mencermati

Di sisi lain, China jelas melihat keuntungan strategis. Kepemimpinan Indonesia yang dikenal moderat dan pragmatis memberi ruang pendekatan dialogis dalam isu HAM topik yang selama ini sensitif bagi Beijing.

RelatedPosts

Pemerintah Siapkan WFH 1 Hari untuk Tekan Konsumsi BBM

Harga Emas Dunia Anjlok di Tengah Tekanan Suku Bunga Tinggi

Sebaliknya, negara-negara Barat dan kelompok HAM internasional bersiap mengawasi. Mereka akan menilai apakah Dewan HAM di bawah Indonesia mampu bersikap tegas, atau justru memilih jalur kompromi demi menjaga konsensus.

Rotasi Kawasan, Tapi Politik Tetap Jalan

Secara formal, jabatan ketua memang mengikuti rotasi kawasan, dan Asia-Pasifik mendapat giliran pada 2026. Indonesia pun saat ini masih aktif sebagai anggota Dewan HAM PBB periode 2024–2026, bersama China, Jepang, Korea Selatan, hingga Vietnam. Meski begitu, pengalaman menunjukkan bahwa rotasi geografis di PBB tak pernah sepenuhnya bebas dari tarik-menarik kepentingan politik.

Pada akhirnya, kursi ketua Dewan HAM PBB bukan sekadar simbol prestise. Jabatan ini menjadi ujian nyata bagi Indonesia: mampukah menjaga keseimbangan antara kepentingan nasional, solidaritas Global South, dan tuntutan universal HAM?

Sebab di panggung HAM dunia, Indonesia boleh memegang palu sidang namun sorotan kamera tak pernah berpihak pada satu arah saja. (red)

Tags: chinaDewanDuniaGlobal SouthHAMHAM PBBKeamananPBBpemerintahuniversal ham
Next Post
BBM Dibatasi? Pajak Mati Dilarang Isi? Ini Faktanya

BBM Dibatasi? Pajak Mati Dilarang Isi? Ini Faktanya

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.