Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

CCTV Sudah Terpasang, Etika Masih Offline

by eko
Agustus 18, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter
CCTV dan patroli sudah berjalan di Balekambang Solo. Tapi teknologi pengawasan tidak bisa menggantikan etika pengunjung.

Tabooo.id – CCTV sudah terpasang. Petugas juga rutin berkeliling. Tapi ternyata ada satu hal yang belum bisa dipasang di Taman Balekambang: akal sehat.

Video pasangan yang melakukan tindakan tidak pantas di kawasan Balekambang Solo viral di media sosial. Pengunjung merekam dan membagikan video itu setelah melihat pasangan tersebut berada di bawah pohon beringin dekat danau.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.00 hingga 18.00 WIB. Pemkot Solo lalu menegur dan membina pasangan tersebut.

CCTV Bukan Satpam Digital 24 Jam

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Maretha, mengatakan Balekambang sudah memiliki CCTV.

Masalahnya, kamera tidak menjangkau semua sudut taman. Karena itu, petugas tetap berkeliling untuk mengawasi titik-titik rawan.

Ini Belum Selesai

Listyo Sigit Mau Pensiun, Tapi Siap Demo jika Desk Buruh Mandek?

Investasi dan Harga Sebuah Kepercayaan

“Memang kita tidak bisa meng-cover semua area. Meskipun sudah ada CCTV, kita tetap harus patroli,” kata Maretha.

Petugas juga beberapa kali menemukan muda-mudi yang melakukan tindakan tidak pantas di sejumlah titik.

Artinya, teknologi membantu. Tetapi manusia tetap harus turun tangan.

CCTV hanya merekam. Kamera tidak menegur. Kamera juga tidak menjelaskan bahwa taman kota bukan ruang privat.

Teknologi Bisa Melihat, Tapi Tidak Bisa Mengajari Etika

Di sinilah masalahnya terlihat jelas.

Banyak orang mengira semakin banyak kamera berarti semakin aman sebuah tempat. Padahal, kamera hanya bekerja saat seseorang sudah bertindak di depannya.

Etika bekerja lebih awal, etika membuat orang berpikir sebelum bertindak dan etika membuat seseorang sadar bahwa ia berbagi ruang dengan keluarga, anak-anak, lansia, dan pengunjung lain.

Kalau perilaku baru berhenti setelah petugas datang, berarti masalahnya bukan kurang CCTV.

Masalahnya adalah kurang kesadaran.

Pemkot Masih Memilih Teguran

Maretha mengatakan petugas belum memberi sanksi blacklist kepada pengunjung yang melanggar.

Pemkot masih mengutamakan teguran dan pembinaan.

“Belum, sementara belum. Baru kita bina. Baru kita beri teguran,” ujar Maretha.

Petugas juga menambah patroli pada sore hari karena waktu itu menjadi salah satu titik rawan.

Balekambang sendiri buka dari pukul 07.00 hingga 18.00 WIB.

Jangan Sampai Semua Harus Diawasi

Ini bukan berarti CCTV dan patroli tidak penting.

Keduanya tetap menjaga kenyamanan ruang publik. Namun, pengawasan tidak bisa menggantikan tanggung jawab pribadi.

Bayangkan jika setiap sudut taman harus punya kamera dan setiap kamera harus punya petugas. Ruang publik bisa berubah menjadi tempat yang terus mengawasi manusia.

Padahal, taman seharusnya membuat orang merasa nyaman, bukan diawasi terus-menerus.

Ini bukan sekadar soal pasangan yang viral. Ini soal cara kita memperlakukan ruang publik.

Kita bisa memasang kamera di mana saja, kita bisa menambah petugas dan kita bisa memperketat patroli.

Tapi kalau etika baru muncul setelah ditegur, teknologi secanggih apa pun tetap punya batas.

CCTV bisa melihat perilaku. Tapi manusia tetap harus jadi rem pertama.@eko

Tags: Balekambangetika ruang publikRuang PublikTaman Balekambang Solo

Kamu Melewatkan Ini

BEM UI Dicegat Polisi, Ketertiban atau Pembatasan Hak?

BEM UI Dicegat Polisi, Ketertiban atau Pembatasan Hak?

by dimas
Agustus 18, 2026

BEM UI dicegat polisi saat hendak demo di Bundaran HI. Perdebatan soal ketertiban dan hak menyampaikan pendapat pun mengemuka. Tabooo.id...

BEM UI Pilih Bundaran HI, Ruang Publik Jadi Panggung Perlawanan

BEM UI Pilih Bundaran HI, Ruang Publik Jadi Panggung Perlawanan

by dimas
Agustus 18, 2026

BEM UI memilih Bundaran HI sebagai lokasi aksi untuk menegaskan hak sipil dan menjadikan ruang publik sebagai panggung menyuarakan delapan...

Viral Pasangan di Balekambang, Pemkot Solo Perketat Patroli Sore

Viral Pasangan di Balekambang, Pemkot Solo Perketat Patroli Sore

by eko
Agustus 17, 2026

Video pasangan diduga berbuat mesum di Balekambang Solo viral. Pemkot memberi teguran dan memperkuat patroli di titik rawan. Tabooo.id: Surakarta...

Next Post
Ketika Daerah Mulai Bertanya: Apakah Republik Masih Mendengar?

Ketika Daerah Mulai Bertanya: Apakah Republik Masih Mendengar?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id