Video pasangan diduga berbuat mesum di Balekambang Solo viral. Pemkot memberi teguran dan memperkuat patroli di titik rawan.
Tabooo.id: Surakarta – Sore di Taman Balekambang biasanya identik dengan warga yang bersantai. Namun, sebuah video pasangan yang diduga melakukan tindakan tidak pantas di bawah pohon beringin justru viral di media sosial.
Akun Instagram @nidiaarl mengunggah video tersebut. Dalam unggahan itu, pasangan terlihat berada di bawah pohon beringin dekat danau Balekambang. Pengunjung menyebut kejadian itu berlangsung sekitar pukul 17.00 hingga 18.00 WIB.
“Kita beri teguran. Jadi teman-teman anak-anak muda yang ketahuan kita beri teguran. Sementara baru pembinaan seperti itu,” kata Maretha saat ditemui di Stadion Sriwedari, Laweyan, Solo, Senin (17/8/2026).
Balekambang Punya CCTV, Tapi Petugas Tetap Patroli
Maretha mengatakan petugas rutin menyisir sejumlah titik di kawasan Balekambang. Pemkot juga memasang CCTV untuk membantu pengawasan.
Namun, kamera tidak mampu menjangkau seluruh sudut taman. Karena itu, petugas tetap melakukan patroli langsung, terutama pada sore hari.
“Memang kita nggak bisa meng-cover semua area. Meskipun sudah ada CCTV, tapi harus kita patroli,” ujarnya.
Petugas beberapa kali menemukan muda-mudi yang melakukan tindakan tidak pantas. Temuan itu tidak hanya terjadi di sekitar pohon beringin dekat danau.
Petugas juga menyisir area utara, termasuk kawasan VIP, serta sejumlah titik di bagian selatan Balekambang.
Sore Hari Jadi Titik Rawan
Maretha menyebut sore menjadi salah satu waktu yang perlu mendapat perhatian lebih. Saat ini, Taman Balekambang buka mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB.
Jika ada kegiatan pada malam hari, petugas meningkatkan pengawasan di sejumlah titik.
Pemkot Solo sejauh ini belum menerapkan sanksi blacklist bagi pengunjung yang kedapatan melakukan tindakan asusila. Petugas masih mengutamakan teguran dan pembinaan.
“Belum, sementara belum. Baru kita bina. Baru kita beri teguran,” kata Maretha.
Taman Publik Bukan Ruang Tanpa Batas
Viralnya video ini menunjukkan satu persoalan yang lebih besar. Ruang publik memang terbuka untuk semua, tetapi tetap memiliki batas perilaku.
Balekambang bukan ruang privat. Pengunjung datang untuk menikmati taman, danau, serta fasilitas publik tanpa mengganggu kenyamanan orang lain.
CCTV merekam kejadian. Petugas melakukan patroli. Namun, ruang publik tetap membutuhkan kesadaran dari setiap penggunanya.
Ini bukan sekadar soal satu pasangan yang viral. Ini soal bagaimana ruang publik tetap nyaman ketika semua orang memiliki hak yang sama untuk menikmatinya. @eko








