Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Cabai Mahal, Pemprov Jawa Tengah Salurkan Subsidi ke 15 Daerah

by dimas
Februari 25, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sepanjang Ramadhan 2026. Langkah ini diambil setelah harga cabai rawit merah melonjak tajam dan menekan daya beli masyarakat.

Kenaikan harga paling terasa pada pekan kedua Februari. Di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit merah menyentuh Rp 85.000 per kilogram. Angka itu melampaui Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp 57.000 per kilogram, atau melonjak sekitar 49 persen.

Lonjakan tersebut langsung memukul rumah tangga, pedagang kecil, hingga pelaku usaha kuliner. Bagi warga berpenghasilan harian, selisih puluhan ribu rupiah per kilogram bukan sekadar angka statistik itu berarti pengeluaran dapur yang membengkak.

Operasi Pasar dan Subsidi Cabai

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Dyah Lukisari, menyatakan pihaknya langsung menyalurkan tiga ton cabai ke 15 kabupaten/kota sebagai langkah intervensi. Ia bergerak setelah menerima arahan dari Gubernur Ahmad Luthfi untuk menekan gejolak harga melalui operasi pasar.

Pemprov membanderol cabai bersubsidi di angka Rp 65.000 per kilogram. Selisih harga itu diharapkan bisa menahan laju kenaikan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Wilayah sasaran distribusi difokuskan pada daerah nonpenghasil seperti Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Tegal, Kota Pekalongan, serta sejumlah kabupaten seperti Demak, Rembang, Pati, Klaten, Karanganyar, Jepara, Brebes, Banyumas, dan Sukoharjo. Pemerintah menunjuk Perusda Jateng Agro Berdikari (JTAB) untuk menyalurkan komoditas tersebut secara langsung ke pasar.

Strategi ini menyasar titik-titik konsumsi tinggi yang tidak memiliki suplai lokal memadai. Dengan memperpendek rantai distribusi, pemerintah berharap harga kembali mendekati batas wajar.

Pengawasan Spekulan dan Stok Pangan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, July Emmylia, memastikan stok pangan sebenarnya cukup. Namun lonjakan permintaan menjelang Ramadhan memicu kenaikan harga di lapangan. Ia menggandeng Satgas Pangan Polda Jawa Tengah untuk mengawasi distribusi dan menelusuri kemungkinan praktik penimbunan.

Di sisi lain, Perum Bulog wilayah Jawa Tengah memperkuat distribusi beras SPHP dan MinyakKita. Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Jateng, Gandi Prarista, menyatakan pihaknya menyalurkan beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 12.500 per kilogram dan MinyakKita Rp 12.700 per liter.

Bulog mengklaim stok beras aman hingga akhir tahun. Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap bisa mengakses bahan pokok dengan harga terkendali, terutama saat konsumsi meningkat selama Ramadhan.

Siapa yang Paling Terdampak?

Kenaikan harga cabai paling terasa bagi rumah tangga kelas menengah ke bawah dan pedagang makanan kecil. Warung makan, penjual gorengan, hingga pelaku UMKM kuliner harus memilih menaikkan harga jual atau menanggung margin yang menyusut.

Jika harga bahan pokok terus merangkak naik, tekanan inflasi pangan bisa meluas. Ramadhan yang seharusnya menjadi momentum peningkatan konsumsi justru berpotensi menekan daya beli jika harga tak terkendali.

Langkah operasi pasar dan distribusi SPHP menjadi ujian cepat bagi pemerintah daerah. Publik menunggu hasil konkret di lapangan, bukan sekadar klaim stok aman. Sebab bagi warga, stabilitas harga bukan soal pernyataan resmi melainkan soal apakah uang belanja cukup sampai akhir bulan. @dimas

Tags: 2026BulogcabaiHargaInflasiJawa TengahOperasiPasarRamadhanSatgasSembako

Kamu Melewatkan Ini

Kabar OTT KPK Bupati Klaten Beredar, KPK Belum Beri Konfirmasi

Kabar OTT KPK Bupati Klaten Beredar, KPK Belum Beri Konfirmasi

by teguh
Oktober 15, 2026

Kabar OTT KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, beredar pada Kamis, 15/10/2026. Informasi itu turut menyebut nama...

Pemalang Kering Tiga Bulan: 10.764 KK Menunggu Air, Ketahanan Sistem Diuji

Pemalang Kering Tiga Bulan: 10.764 KK Menunggu Air, Ketahanan Sistem Diuji

by teguh
September 26, 2026

Pemalang kering tiga bulan tanpa kepastian air mengubah kemarau menjadi persoalan sehari-hari bagi ribuan keluarga di Pemalang, Jawa Tengah. Tabooo.id...

Kekeringan Tiga Bulan di Pemalang, 10.764 KK Kini Bergantung pada Kiriman Air

Kekeringan Tiga Bulan di Pemalang, 10.764 KK Kini Bergantung pada Kiriman Air

by teguh
September 26, 2026

Kekeringan Tiga Bulan di Pemalang masih berlansung dan air bersih yang biasanya tinggal membuka keran kini berubah menjadi barang yang...

Next Post
Pria di Bantul Tewas Diserang Pria Bertopeng, Polisi Masih Buru Pelaku

Pria di Bantul Tewas Diserang Sosok Bertopeng Saat Tertidur

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id