Tabooo.id: Check – Media sosial kembali gaduh. Sebuah unggahan Facebook menyebar cepat dengan klaim menggelegar Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra disebut mengungkap adanya oknum polisi yang menjebak artis Ammar Zoni dalam kasus narkoba. Bahkan, narasi itu menambahkan bumbu dramatis polisi dipecat, ada permainan politik, hingga janji Ammar akan segera bebas.
Sekilas, ceritanya terdengar serius. Ada nama menteri, ada aparat, ada isu narkoba, dan tentu saja ada artis. Kombinasi yang memang mudah memancing emosi dan klik.
Namun, benarkah semua itu pernah diucapkan Yusril?
Fakta: Tidak Pernah Ada Pernyataan Seperti Itu
Setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Tabooo.id, klaim tersebut tidak benar.
Tidak ditemukan satu pun pernyataan resmi, wawancara, siaran pers, atau pemberitaan kredibel yang menyebut Yusril Ihza Mahendra mengatakan ada oknum polisi yang menjebak atau menuduh Ammar Zoni mengedarkan narkoba.
Penelusuran melalui Google Search, arsip media nasional, hingga pernyataan resmi pemerintah tidak menunjukkan adanya ucapan Yusril seperti yang diklaim dalam unggahan viral tersebut.
Artinya, narasi itu hoaks.
Foto Asli, Konteks Palsu
Unggahan hoaks tersebut menggunakan foto Yusril yang tampak sedang memberikan keterangan pers. Sekilas terlihat meyakinkan. Namun, ketika foto itu ditelusuri menggunakan teknik reverse image search, fakta lain muncul.
Foto tersebut ternyata berasal dari video di kanal YouTube tvOneNews yang diunggah pada 12 September 2025. Dalam video itu, Yusril sama sekali tidak membahas Ammar Zoni atau kasus narkoba.
Yang ia bahas justru soal Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset yang masuk dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025-2026.
Dengan kata lain, fotonya asli tetapi konteksnya dipelintir.
Kenapa Hoaks Ini Mudah Dipercaya?
Hoaks seperti ini bekerja dengan pola lama tapi efektif.
Pertama, ia mencatut nama pejabat tinggi negara agar terlihat sah. Kedua, ia mengaitkan isu sensitif narkoba dan aparat dengan figur publik yang sudah sering muncul di pemberitaan. Ketiga, ia menambahkan narasi konspiratif seperti “permainan politik” dan “pengalihan isu” agar pembaca merasa sedang membuka rahasia besar.
Padahal, jika dibaca pelan-pelan, klaimnya tidak menyertakan sumber jelas, tanggal pernyataan, atau media resmi yang memuat kutipan tersebut.
Logikanya sederhana pernyataan sekelas itu, kalau benar, pasti ramai diberitakan media arus utama. Nyatanya, tidak ada.
Konteks Kasus Ammar Zoni yang Sebenarnya
Sebagai konteks, Ammar Zoni memang tengah menjalani proses hukum terkait kasus narkoba. Ia sempat ditahan di Lapas Nusakambangan dan kemudian dipindahkan ke Lapas Narkotika Kelas IIA Cipinang pada 13 Desember 2025 untuk memudahkan proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Namun, proses hukum tersebut tidak pernah disertai pernyataan Yusril tentang adanya jebakan oleh oknum polisi, apalagi klaim polisi dipecat massal.
Hoaks ini juga bukan yang pertama. Sebelumnya, beredar klaim palsu bahwa Yusril menjenguk Ammar di Nusakambangan yang juga sudah dibantah oleh penelusuran fakta.
Kesimpulan: Ini Hoaks, Jangan Ikut Menyebarkan
Narasi yang mengklaim Yusril Ihza Mahendra mengatakan ada oknum polisi yang menjebak dan menuduh Ammar Zoni mengedarkan narkoba adalah informasi tidak benar.
Faktanya:
- Tidak ada pernyataan Yusril soal itu
- Foto yang digunakan diambil dari konteks berbeda
- Klaim tambahan soal polisi dipecat dan Ammar akan bebas tidak memiliki dasar
Hoaks memang sering tampil meyakinkan. Namun, sedikit cek konteks bisa menyelamatkan kita dari ikut menyebarkan kebohongan.
Karena sebelum jari refleks menekan tombol share, ada baiknya kita berhenti sejenak dan bertanya ini fakta, atau cuma sensasi?
Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital. @dimas




