Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bukan Pernyataan Yusril: Klaim Polisi Jebak Ammar Zoni Terbukti Hoaks

by dimas
Desember 17, 2025
in Check
A A
Home Check
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Check – Media sosial kembali gaduh. Sebuah unggahan Facebook menyebar cepat dengan klaim menggelegar Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra disebut mengungkap adanya oknum polisi yang menjebak artis Ammar Zoni dalam kasus narkoba. Bahkan, narasi itu menambahkan bumbu dramatis polisi dipecat, ada permainan politik, hingga janji Ammar akan segera bebas.

Sekilas, ceritanya terdengar serius. Ada nama menteri, ada aparat, ada isu narkoba, dan tentu saja ada artis. Kombinasi yang memang mudah memancing emosi dan klik.

Namun, benarkah semua itu pernah diucapkan Yusril?

Fakta: Tidak Pernah Ada Pernyataan Seperti Itu

Setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Tabooo.id, klaim tersebut tidak benar.

Tidak ditemukan satu pun pernyataan resmi, wawancara, siaran pers, atau pemberitaan kredibel yang menyebut Yusril Ihza Mahendra mengatakan ada oknum polisi yang menjebak atau menuduh Ammar Zoni mengedarkan narkoba.

Ini Belum Selesai

Benarkah Sekolah Negeri Bakal Bayar SPP pada 2027?

Viral Puan Disebut Bela Koruptor soal Masker, Faktanya Justru Berbeda

Penelusuran melalui Google Search, arsip media nasional, hingga pernyataan resmi pemerintah tidak menunjukkan adanya ucapan Yusril seperti yang diklaim dalam unggahan viral tersebut.

Artinya, narasi itu hoaks.

Foto Asli, Konteks Palsu

Unggahan hoaks tersebut menggunakan foto Yusril yang tampak sedang memberikan keterangan pers. Sekilas terlihat meyakinkan. Namun, ketika foto itu ditelusuri menggunakan teknik reverse image search, fakta lain muncul.

Foto tersebut ternyata berasal dari video di kanal YouTube tvOneNews yang diunggah pada 12 September 2025. Dalam video itu, Yusril sama sekali tidak membahas Ammar Zoni atau kasus narkoba.

Yang ia bahas justru soal Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset yang masuk dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025-2026.

Dengan kata lain, fotonya asli tetapi konteksnya dipelintir.

Kenapa Hoaks Ini Mudah Dipercaya?

Hoaks seperti ini bekerja dengan pola lama tapi efektif.

Pertama, ia mencatut nama pejabat tinggi negara agar terlihat sah. Kedua, ia mengaitkan isu sensitif narkoba dan aparat dengan figur publik yang sudah sering muncul di pemberitaan. Ketiga, ia menambahkan narasi konspiratif seperti “permainan politik” dan “pengalihan isu” agar pembaca merasa sedang membuka rahasia besar.

Padahal, jika dibaca pelan-pelan, klaimnya tidak menyertakan sumber jelas, tanggal pernyataan, atau media resmi yang memuat kutipan tersebut.

Logikanya sederhana pernyataan sekelas itu, kalau benar, pasti ramai diberitakan media arus utama. Nyatanya, tidak ada.

Konteks Kasus Ammar Zoni yang Sebenarnya

Sebagai konteks, Ammar Zoni memang tengah menjalani proses hukum terkait kasus narkoba. Ia sempat ditahan di Lapas Nusakambangan dan kemudian dipindahkan ke Lapas Narkotika Kelas IIA Cipinang pada 13 Desember 2025 untuk memudahkan proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Namun, proses hukum tersebut tidak pernah disertai pernyataan Yusril tentang adanya jebakan oleh oknum polisi, apalagi klaim polisi dipecat massal.

Hoaks ini juga bukan yang pertama. Sebelumnya, beredar klaim palsu bahwa Yusril menjenguk Ammar di Nusakambangan yang juga sudah dibantah oleh penelusuran fakta.

Kesimpulan: Ini Hoaks, Jangan Ikut Menyebarkan

Narasi yang mengklaim Yusril Ihza Mahendra mengatakan ada oknum polisi yang menjebak dan menuduh Ammar Zoni mengedarkan narkoba adalah informasi tidak benar.

Faktanya:

  1. Tidak ada pernyataan Yusril soal itu
  2. Foto yang digunakan diambil dari konteks berbeda
  3. Klaim tambahan soal polisi dipecat dan Ammar akan bebas tidak memiliki dasar

Hoaks memang sering tampil meyakinkan. Namun, sedikit cek konteks bisa menyelamatkan kita dari ikut menyebarkan kebohongan.

Karena sebelum jari refleks menekan tombol share, ada baiknya kita berhenti sejenak dan bertanya ini fakta, atau cuma sensasi?

Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital. @dimas

Tags: Berita ViralCek FaktaHoaksLiterasi DigitalStop Hoaks

Kamu Melewatkan Ini

Benarkah Sekolah Negeri Bakal Bayar SPP pada 2027?

Benarkah Sekolah Negeri Bakal Bayar SPP pada 2027?

by eko
Oktober 18, 2026

Benarkah sekolah negeri bakal menarik SPP pada 2027? Simak fakta anggaran pendidikan dan rencana pemerintah dalam RAPBN 2027. Tabooo.id -...

Kabar OTT Bupati Klaten Viral: Ketika Dugaan Berlari Lebih Cepat daripada Bukti

Kabar OTT Bupati Klaten Viral: Ketika Dugaan Berlari Lebih Cepat daripada Bukti

by teguh
Oktober 15, 2026

Kabar OTT (Operasi Tangkap Tangan) KPK di Klaten pada 15/10/2026 memicu perhatian publik. Nama Bupati Hamenang Wajar Ismoyo ikut muncul...

Benarkah Puan Bela Tersangka Korupsi soal Larangan Masker?

Viral Puan Disebut Bela Koruptor soal Masker, Faktanya Justru Berbeda

by eko
Oktober 14, 2026

Klaim viral menyebut Puan Maharani membela koruptor terkait larangan masker. Benarkah pernyataan itu berasal darinya? Simak fakta dan penelusurannya. Tabooo.id...

Next Post
Emas SEA Games 2025, Basral Graito Dipeluk Ofisial Malaysia

Emas SEA Games 2025, Basral Graito Dipeluk Ofisial Malaysia

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id