Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Belanja Negara Jadi Penentu, Gaji ASN Belum Bisa Naik Sekarang

by teguh
Januari 2, 2026
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah belum mau gegabah soal kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memilih menginjak rem, sambil menghitung ulang kondisi keuangan negara sebelum membuka dompet lebih lebar.

Keputusan itu ia sampaikan setelah membahas usulan kenaikan gaji ASN bersama Menteri PANRB Rini Widyantini dalam pertemuan Senin (31/12/2025). Namun, pembahasan belum berujung lampu hijau.

“Saya perlu melihat kondisi keuangan satu triwulan ke depan. Setelah masuk triwulan kedua, baru bisa membahas kenaikan belanja pemerintah, termasuk gaji,” ujar Purbaya saat media briefing di kantor Kementerian Keuangan, Jumat (2/1/2026).

Negara Hitung Ulang Sebelum Tambah Beban

Purbaya menegaskan, negara harus memastikan ruang fiskal tetap aman. Ia tak ingin kebijakan populis justru menekan APBN di tengah berbagai kebutuhan belanja lain.

Menurutnya, pemerintah masih menghadapi banyak kewajiban besar. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pembiayaan sosial, hingga stabilitas ekonomi nasional. Semua itu menuntut perhitungan ketat, bukan sekadar janji.

Ini Belum Selesai

Bentrokan Menteng: Tujuh Tersangka, Satu Nyawa Melayang

Publikasi Ilmiah Naik Tajam, Mengapa Mutu Riset Dipersoalkan?

Sikap ini menunjukkan kehati-hatian Kemenkeu dalam menjaga keseimbangan kas negara, terutama di awal tahun anggaran.

ASN Menunggu, APBN Menentukan

Di sisi lain, jutaan ASN masih menunggu kepastian. Kenaikan gaji memang sudah masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025. Aturan itu bahkan tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025.

Namun, aturan belum otomatis berubah menjadi realisasi. Keputusan akhir tetap berada di tangan bendahara negara, alias Menteri Keuangan.

Artinya, meski regulasi membuka peluang, realisasi kenaikan gaji tetap bergantung pada kemampuan fiskal dan prioritas belanja pemerintah.

Siapa Diuntungkan, Siapa Menahan Napas?

Jika kenaikan gaji terealisasi, ASN, TNI/Polri, hingga pejabat negara jelas menjadi pihak yang diuntungkan. Daya beli mereka berpotensi naik di tengah tekanan harga kebutuhan hidup.

Sebaliknya, penundaan membuat ASN harus kembali bersabar. Di saat yang sama, negara mendapatkan ruang bernapas untuk mengatur ulang anggaran dan mencegah defisit melebar.

Publik juga ikut berkepentingan. Keputusan ini akan menentukan apakah APBN lebih fokus pada kesejahteraan aparatur atau tetap mengutamakan belanja publik yang lebih luas.

Antara Realisme dan Harapan

Pemerintah kini berdiri di persimpangan. Di satu sisi, ASN berharap apresiasi atas kerja mereka. Di sisi lain, negara harus tetap realistis dengan isi kas yang terbatas.

Pada akhirnya, angka di APBN yang akan berbicara. Karena dalam urusan gaji, niat baik saja tidak cukup saldo negara tetap jadi penentu terakhir. @teguh

Tags: anggaranAPBNASNBelanjaGajiNegaraPolriTNI

Kamu Melewatkan Ini

MBG Dilarang Pakai Subsidi, Siapa Menanggung Selisih Biayanya?

MBG Dilarang Pakai Subsidi, Siapa Menanggung Selisih Biayanya?

by teguh
Juli 28, 2026

Larangan penggunaan LPG 3 kilogram, beras SPHP, dan MinyaKita di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar perubahan teknis. Kebijakan...

Enam Anggota Satresnarkoba Tangsel Terjerat Narkoba

Enam Polisi Satresnarkoba Tangsel Diduga Terjerat Narkoba

by dimas
Juli 27, 2026

Enam anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan diduga terlibat kasus narkoba dan penyalahgunaan wewenang. Polri kini mendalami perkara tersebut. Tabooo.id: Tangerang...

Negara Dibangun, Kebajikan Dilupakan: Mengapa Integritas Tertinggal?

Negara Dibangun, Kebajikan Dilupakan: Mengapa Integritas Tertinggal?

by dimas
Juli 23, 2026

Indonesia membangun institusi yang semakin modern, tetapi integritas dan kebajikan publik tertinggal. Mengapa paradoks ini terus terjadi? Tabooo.id - Di...

Next Post
Konsep Otomatis

Atalia Hadirkan Kakak dan ART sebagai Saksi Cerai

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id