Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Internet Cepat Bikin Papua Maju? Atau Kita Terlalu Cepat Optimistis?

by teguh
Mei 10, 2026
in Talk
A A
Home Talk
Share on Facebook
Share on Twitter
Papua akhirnya punya “jalur tol” digital baru. Kabel laut lintas negara Pukpuk-1 resmi beroperasi di Jayapura, Jumat (08/05/2026). Pemerintah dan Telkom optimistis internet cepat bakal membuka ekonomi baru di Timur Indonesia. Tapi pertanyaannya belum selesai apakah sinyal cepat otomatis membuat hidup ikut bergerak?

Tabooo.id – Sebab di Papua, masalahnya bukan cuma internet lambat. Pendidikan belum merata, biaya logistik masih mahal, dan banyak kampung bahkan belum menikmati akses dasar yang stabil.

Papua Punya Jalur Digital Baru

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk-1 di Telkom Witel Jayapura.

Ini bukan proyek kabel biasa. Pukpuk menjadi kabel lintas batas pertama di Asia-Pasifik yang langsung menghubungkan Indonesia dengan Papua Nugini.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo mengatakan konektivitas digital menjadi prioritas nasional agar pembangunan berjalan lebih inklusif.

“Konektivitas harus dibangun secara merata dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital,” ujar Angga dalam keterangannya, Minggu (10/05/2026).

Sementara itu, Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini menilai proyek ini menegaskan Papua sebagai bagian penting dari konektivitas global.

Ini Belum Selesai

Langit Oranye, Napas Terancam: Kabut Asap Uji Tanggung Jawab Negara

Mengapa Publik Makin Skeptis terhadap Janji Pejabat?

“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital,” kata Dian.

CEO PNG DataCo Paul Komboi bahkan menyebut kabel ini bukan sekadar proyek teknis.

“PUKPUK-1 bukan sekadar kabel. Ini adalah jembatan antarnegara, platform bagi peluang ekonomi, dan fondasi transformasi digital,” ujarnya.

Internet Cepat Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru

Sebagian pihak melihat proyek ini sebagai peluang besar.

Pengamat ekonomi digital dari Institute for Development of Economics and Finance, Nailul Huda, menilai infrastruktur digital bisa mempercepat pertumbuhan UMKM, perdagangan daring, hingga akses pekerjaan digital di Papua.

“Ketika internet membaik, biaya transaksi turun. Pelaku usaha kecil bisa menjual lebih luas, akses pasar terbuka, bahkan anak muda punya peluang kerja digital,” kata Nailul kepada Tabooo.id.

Menurutnya, masalah Papua selama ini salah satunya karena keterisolasian ekonomi. Karena itu, internet cepat bisa menjadi pintu masuk pemerataan.

Terlebih, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas mandiri. Jalur ini membuat layanan internet lebih stabil dan mengurangi risiko gangguan besar.

Internet Cepat Tidak Otomatis Menghapus Ketimpangan

Budayawan Papua:

“Pembangunan jangan hanya bicara kabel dan menara. Papua juga butuh pembangunan rasa percaya bahwa mereka ikut tumbuh.” Benny Giay, budayawan Papua.

Namun tidak semua pihak langsung optimistis.

Akademisi Papua dari Universitas Cenderawasih, Dr. Marthen A. Wenda, mengingatkan bahwa pembangunan digital sering terlalu fokus pada infrastruktur, tetapi melupakan kesiapan manusianya.

“Kalau pendidikan digital, literasi, dan kemampuan ekonomi warga tidak dibangun bersamaan, internet cepat hanya dinikmati kelompok tertentu,” ujarnya.

Masalahnya sederhana: siapa yang benar-benar punya perangkat, kuota, dan kemampuan memanfaatkan internet?

Sebab di banyak wilayah pelosok Papua, tantangan masih sangat dasar. Ada kampung yang masih kesulitan listrik stabil. Ada sekolah yang kekurangan guru. Bahkan sebagian warga masih harus berjalan jauh untuk layanan kesehatan.

“Kalau fondasinya belum kuat, internet cepat bisa terasa seperti jalan tol yang hanya dilalui sedikit orang,” tambahnya.

Pelaku UMKM Papua: Harapan Ada, Tapi Biaya Masih Jadi Tembok

Di sisi lain, pelaku UMKM Papua justru melihat peluang sekaligus kekhawatiran.

Pemilik usaha kopi lokal di Jayapura, Yuliana Wamafma, berharap internet lebih stabil membantu pemasaran digital.

“Selama ini live jualan suka putus-putus. Kalau internet lebih bagus tentu membantu,” katanya.

Namun ia juga mengingatkan masalah utama pelaku usaha Papua belum selesai.

“Biaya kirim mahal. Barang datang lama. Kalau itu tidak dibenahi, jualan online tetap berat.”

Ini Bukan Sekadar Soal Kabel Laut

Di atas kertas, Pukpuk-1 terlihat menjanjikan. Papua kini masuk jalur konektivitas global hingga Asia-Pasifik bahkan terhubung ke jaringan internasional menuju Amerika Serikat melalui kabel SEA-US.

Namun pertanyaan publik tetap sama siapa yang paling menikmati proyek ini?

Apakah warga kampung di pelosok ikut merasakan? Atau justru hanya kota besar, perusahaan, dan sektor tertentu yang bergerak lebih cepat?

Sosiolog digital:

“Kesenjangan digital hari ini bukan cuma soal akses internet, tapi kemampuan memanfaatkan internet untuk naik kelas sosial.” Dr. Firman Noor, pengamat sosial

Karena sejarah pembangunan di Papua sering meninggalkan paradoks proyek besar datang lebih dulu, manfaatnya menyusul belakangan.

Kalau Sinyal Sudah Cepat, Apa Hidup Ikut Bergerak?

Internet cepat memang bisa membuka peluang. Tapi peluang tidak selalu otomatis jadi kesejahteraan.

Sebab kabel bawah laut tidak bisa sendirian menghapus kemiskinan, memperbaiki sekolah, atau menghadirkan dokter ke kampung terpencil.

Jadi, kalau sinyal akhirnya cepat, apakah hidup juga ikut bergerak lebih cepat?. @teguh

Tags: Ekonomi DigitalIndonesia TimurInfrastruktur DigitalinternetJayapuraKabel LautNegarapapuaPapua MajuPukpuk-1Tabooo TalkTelkom IndonesiaTransformasi Digital

Kamu Melewatkan Ini

Menanti Keamanan di Papua, Warga Sipil Terus Dibayangi Kekerasan

Menanti Keamanan di Papua, Warga Sipil Terus Dibayangi Kekerasan

by dimas
September 20, 2026

Menanti keamanan di Papua setelah penembakan Aris Sanda. TNI memburu pelaku, sementara DPR menyoroti perlindungan warga sipil. Tabooo.id - Jalan...

Abdon Kisamdu Ditangkap di Yahukimo: Yang Terputus Orangnya, Bukan Jaringannya

Abdon Kisamdu Ditangkap di Yahukimo: Yang Terputus Orangnya, Bukan Jaringannya

by teguh
September 20, 2026

Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, menjadi titik penangkapan Abdon Kisamdu pada Sabtu, 19/09/2026. Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto...

Abdon Kisamdu Ditangkap di Yahukimo, Dugaan Transaksi Senjata Jadi Sorotan

Abdon Kisamdu Ditangkap di Yahukimo, Dugaan Transaksi Senjata Jadi Sorotan

by teguh
September 20, 2026

Aparat gabungan menangkap Abdon Kisamdu di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9/2026). Aparat mengidentifikasi Abdon sebagai...

Next Post
Polri Pasca-Reformasi: Antara Institusi Sipil dan Bayang-Bayang Kekuasaan

Polri Pasca-Reformasi: Antara Institusi Sipil dan Bayang-Bayang Kekuasaan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id