Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Beda Akhir Cerita: U-16 Juara, U-19 Futsal Indonesia Runner Up

by dimas
Desember 30, 2025
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sport – Air mata, keringat, dan peluang yang terbuang mewarnai malam panjang Timnas Futsal Indonesia U-19. Di panggung final Piala AFF Futsal U-19 2025, Garuda Muda harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 1-3 di Nonthaburi Hall, Senin (29/12/2025). Indonesia pulang sebagai runner up, membawa kisah perjuangan yang nyaris sempurna, namun belum berakhir manis.

Awal Berani, Peluang Datang Bertubi-tubi

Sejak peluit awal, Indonesia langsung menunjukkan keberanian. Dua tembakan di menit pertama memaksa kiper Thailand, Watcharin Kerdngoen, bekerja keras. Salah satunya datang dari sepakan Muhamad Fatih Zidan yang nyaris membuka keunggulan cepat. Dalam empat menit awal, Indonesia bahkan menciptakan beberapa peluang emas, termasuk duel satu lawan satu dengan kiper. Namun, penyelesaian akhir belum berpihak pada Merah Putih.

Thailand Menekan, Gol Pembuka Mengubah Arah

Thailand merespons dengan permainan fisik dan tekanan tinggi. Duel keras mewarnai laga, sebelum tempo sedikit melambat di pertengahan babak pertama. Kedua tim saling bertukar serangan, tetapi minim peluang bersih. Hingga akhirnya, Thailand memecah kebuntuan di menit ke-17. Poompuchid Huab Um menyambar bola rebound hasil tepisan Guntur Pratikno dan membawa Thailand unggul 1-0.

Tiga Penalti, Satu Gol Penyelamat Harapan

Drama belum berhenti. Indonesia mendapat tiga kesempatan second penalty dalam dua menit terakhir babak pertama. Dua eksekusi awal gagal, membuat frustrasi terlihat di wajah pemain. Namun, saat waktu hampir habis, M Robby Faturrahman melangkah tenang. Sepakannya mengoyak gawang Thailand dan mengubah skor menjadi 1-1 tepat di menit ke-20. Harapan kembali menyala.

Tamparan Cepat di Awal Babak Kedua

Sayangnya, babak kedua langsung memberi tamparan. Baru satu menit berjalan, Sorrawit Sirisawas memanfaatkan kesalahan operan pemain Indonesia dan melepaskan tembakan keras dari luar lingkaran. Thailand kembali memimpin 2-1.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Gol itu mengubah ritme pertandingan. Indonesia kesulitan membangun serangan cepat dan lebih sering mengandalkan umpan panjang. Thailand menguasai tempo dan memaksa Indonesia bertahan terlalu dalam. Tekanan tersebut berbuah gol ketiga lewat Setthawut Srithong, yang melepaskan placing akurat ke pojok gawang Guntur.

Indonesia mencoba bangkit. Robby hampir mencetak gol lewat tendangan bebas, namun Watcharin kembali tampil sebagai tembok kokoh. Power play yang dimainkan di menit-menit akhir juga gagal memberi ancaman berarti. Skor 3-1 bertahan hingga laga usai.

Belajar Kalah untuk Siap Menang

Kekalahan ini menyakitkan, tetapi perjuangan Garuda Muda tetap bermakna. Indonesia menunjukkan mental, keberanian, dan potensi besar. Final ini mungkin belum berakhir dengan trofi, namun bagi publik futsal Tanah Air, malam di Nonthaburi menjadi pengingat bahwa generasi ini sedang belajar kalah, sebelum benar-benar siap menang. @dimas

Tags: AtletFinalFutsalGarudaMudaNasionalPrestasiTimnas

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Bicara Cara Bertahan

Saat Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Belum Selesai Bertahan

by jeje
Mei 9, 2026

Di tengah harga pangan yang terus naik, pedagang kecil mulai menghadapi dilema paling melelahkan: menaikkan harga jual dan kehilangan pelanggan,...

Next Post
2026: Tahun K-Pop Ngebut Lagi, Siap Ambil Panggung Dunia

2026: Tahun K-Pop Ngebut Lagi, Siap Ambil Panggung Dunia

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id