Tabooo.id: Musik – Pernah merasa K-pop belakangan ini seperti “tenang tapi mengancam”? Tidak terlalu ramai, tetapi juga tidak pernah benar-benar pergi. Kini sinyalnya makin jelas. Tahun 2026 diprediksi menjadi momen kebangkitan besar. Para raksasa lama kembali turun gunung, membawa nostalgia, strategi matang, dan ambisi menaklukkan tangga musik global.
EXO, BIGBANG, BLACKPINK, hingga BTS bersiap membuka babak baru. Mereka tidak sekadar melakukan comeback. Mereka mengirim pesan tegas K-pop belum selesai.
EXO dan Album yang Menandai Babak Baru
EXO membuka parade 2026 lewat album studio kedelapan berjudul Reverexe yang akan rilis pada 19 Januari. Album ini menjadi karya grup pertama mereka sejak Exist pada 2023. Setelah cukup lama fokus pada aktivitas individu, enam anggotaSuho, Chanyeol, D.O., Kai, Sehun, dan Lay kembali berdiri di satu panggung.
Absennya Chen, Baekhyun, dan Xiumin akibat konflik kontrak memang menyisakan celah. Namun, EXO memilih melaju. Mereka bahkan mengawali fase baru ini dengan tampil di Melon Music Awards 2025. Sikap itu menunjukkan satu hal: EXO tidak menunggu situasi sempurna untuk tetap berkarya.
BIGBANG: Dari Legenda ke Panggung Coachella
Di sisi lain, BIGBANG memilih jalur yang lebih simbolik dan berani. G-Dragon, Taeyang, dan Daesung dijadwalkan tampil di Coachella 2026. Ini bukan sekadar festival musik, melainkan panggung legitimasi global.
Penampilan tersebut menandai aktivitas besar pertama BIGBANG sejak merilis Still Life pada 2022. Mereka kembali bukan sebagai grup muda yang haus pembuktian, melainkan legenda yang paham waktu dan momentum. Di tengah industri yang dijejali wajah baru, BIGBANG hadir sebagai pengingat bahwa pengaruh sejati tidak lekang oleh tren.
BLACKPINK dan Kekuatan Individu yang Menyatu
BLACKPINK juga bersiap menyapa penggemar lewat comeback pada awal 2026, beriringan dengan tur dunia Deadline. Menariknya, kekuatan BLACKPINK justru tumbuh saat mereka menjalani fase “berpisah sementara”.
Rosé menembus Grammy. Jennie masuk daftar album terbaik versi Rolling Stone. Lisa meraih MTV Video Music Awards. Jisoo mencicipi Billboard Hot 100. Saat keempatnya kembali sebagai grup, BLACKPINK hadir bukan sekadar sebagai idola, melainkan sebagai merek global dengan daya tawar tinggi.
Comeback kali ini terasa seperti reuni para superstar, bukan sekadar kembalinya idol group ke ruang rekaman.
BTS: Reuni yang Ditunggu Dunia
Namun, magnet terbesar tetap BTS. Setelah seluruh anggota menuntaskan wajib militer, grup ini menyiapkan album penuh pertama sejak Proof pada 2022. Mereka menjadwalkan perilisan album itu pada musim semi 2026, lalu melanjutkannya dengan tur dunia berskala besar.
Menariknya, euforia penggemar sudah terasa bahkan sebelum rilisan baru hadir. Lagu lama seperti Anpanman kembali memuncaki tangga lagu digital global. BTS memang belum muncul sepenuhnya, tetapi gaungnya sudah menggema ke mana-mana.
Lebih dari Sekadar Nostalgia
Kembalinya para raksasa K-pop pada 2026 tidak hanya soal rindu penggemar. Fenomena ini mencerminkan siklus industri tentang bagaimana generasi lama beradaptasi tanpa kehilangan identitas.
Di tengah tren serba cepat dan algoritma yang kejam, mereka memilih bergerak matang. Mereka tidak terburu-buru dan tidak reaktif. Justru sikap itulah yang membuat mereka tetap relevan.
Tahun 2026 mungkin bukan sekadar musim comeback. Bisa jadi, inilah momen ketika K-pop kembali mengingatkan dunia hype boleh datang dan pergi, tetapi fondasi yang kuat selalu menemukan jalannya pulang ke panggung utama. @dimas





