Rabu, Agustus 26, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bantuan Perbaikan Rumah Korban Gempa NTT Capai Rp30 Juta

by eko
Agustus 26, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Pemerintah menyiapkan bantuan Rp15 juta hingga Rp30 juta untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa NTT, sesuai tingkat kerusakan.

Tabooo.id – Pemerintah menyiapkan bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Nilainya mencapai Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang.

Bantuan ini mendukung pemulihan warga setelah gempa merusak permukiman. Namun, pemerintah masih melanjutkan pendataan agar bantuan tepat sasaran.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan pemerintah menentukan nilai bantuan berdasarkan tingkat kerusakan rumah.

“Rusak ringan akan disampaikan nanti sebesar Rp15 juta, sedangkan rusak sedang Rp30 juta,” kata Berton dalam keterangan yang dihimpun dari Badan Komunikasi Pemerintah RI di Jakarta, Rabu (26/8/26).

Rumah Rusak Berat Dapat Penanganan Berbeda

Pemerintah tidak memasukkan rumah rusak berat dalam skema bantuan Rp15 juta hingga Rp30 juta.

Ini Belum Selesai

Massa AMPB Bertahan di DPR, Logistik Jadi Medan Negosiasi

Dua Garebeg Mulud Karaton Surakarta, Delapan Gunungan Jadi Rebutan

Pemerintah akan menangani rumah rusak berat melalui pembangunan kembali atau penggantian rumah. BNPB dan kementerian terkait juga menyiapkan mekanisme penyaluran serta pertanggungjawaban bantuan.

Saat ini, pemerintah fokus pada pendataan kerusakan rumah. Langkah ini penting untuk mencegah perbedaan data antarinstansi.

Berton mengatakan BNPB telah memberi bimbingan teknis kepada calon asesor. Mereka akan menilai kondisi rumah warga setelah gempa.

Para asesor akan memakai metode yang sama. Mereka akan menentukan kategori rumah, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat.

Data Akurat Jadi Kunci Penyaluran Bantuan

Menurut Berton, bimbingan teknis bertujuan menyamakan pemahaman para petugas. Pemerintah ingin semua pihak memakai metode pendataan yang sama.

“Kami berharap nanti dengan pembimbingan teknis ini tentu akan membangun keseragaman pemahaman metode mekanisme pendataan dampak bencana,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan data akhir berdasarkan by name, by address. Artinya, petugas akan mencatat nama dan alamat setiap warga terdampak.

Data yang akurat akan membantu pemerintah menyalurkan bantuan dengan tepat. Cara ini juga dapat mengurangi risiko warga terdampak terlewat dari pendataan.

Ini bukan hanya soal bantuan Rp15 juta atau Rp30 juta. Ini soal seberapa cepat pemerintah mengubah data menjadi bantuan nyata.

Bagi korban gempa, rumah bukan sekadar bangunan. Rumah menjadi tempat untuk kembali memulai hidup.

Tags: BNPBGempa 7.7Korban NTTNTT

Kamu Melewatkan Ini

Ketika Jadi Camat Berarti Harus Menjawab 21.171 Orang Sekaligus

Ketika Jadi Camat Berarti Harus Menjawab 21.171 Orang Sekaligus

by teguh
Agustus 22, 2026

Suara Agustinus Supratman meninggi di tengah perdebatan soal bantuan. Camat Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, itu sedang berhadapan dengan...

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

by teguh
Agustus 21, 2026

Distribusi bantuan pascagempa Flores kembali menjadi sorotan. Camat Manggarai, Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Agustinus Supratman, memprotes pembagian bantuan...

Gibran ke NTT, Trauma Korban Jadi Ujian Pascabencana

Gibran ke NTT, Trauma Korban Jadi Ujian Pascabencana

by dimas
Agustus 20, 2026

Gibran bertolak ke NTT untuk meninjau penanganan pascabencana dan memastikan pemulihan warga, termasuk trauma healing dengan melibatkan mahasiswa UI. Tabooo.id:...

Next Post
Sibuk Cari Penunggang, Lupa Dengar Tuntutan

Sibuk Cari Penunggang, Lupa Dengar Tuntutan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id