• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Banjir Sumatra, Prabowo Tegaskan Bantuan Harus Jelas dan Ikhlas

Januari 5, 2026
in Nasional, News
A A
Banjir Sumatra, Prabowo Tegaskan Bantuan Harus Jelas dan Ikhlas

Presiden Prabowo menghabiskan malam Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana, di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Rabu, (31/12/2025) malam. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah membuka pintu selebar-lebarnya bagi bantuan untuk korban banjir dan longsor di Sumatra. Dalam rapat terbatas di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026), Prabowo menekankan bahwa pertimbangan kemanusiaan membuat negara tidak mungkin menolak uluran tangan siapa pun.

Prabowo menilai bantuan dari berbagai pihak memberi tambahan energi di tengah situasi darurat. Namun, ia menegaskan satu prinsip utama yang tidak bisa ditawar: setiap bantuan harus jelas asal-usulnya, tercatat, dan mengikuti mekanisme resmi pemerintah.

“Sebagai manusia, masa kita menolak bantuan? Kalau ada yang tulus ikhlas mau membantu, silakan. Tapi bantuannya harus jelas,” tegas Prabowo.

Pemerintah Atur Jalur, Distribusi Harus Tertib

Prabowo menjelaskan pemerintah pusat akan mengatur jalur distribusi bantuan agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Ia meminta setiap pihak yang ingin menyumbang menyampaikan secara resmi jenis, jumlah, dan bentuk bantuan.

Presiden menyebut laporan dari gubernur dan pejabat daerah akan menjadi dasar koordinasi lanjutan dengan kementerian terkait. Pemerintah pusat, kata Prabowo, akan mengambil peran langsung untuk menyalurkan bantuan kepada korban.

“Nanti pihak-pihak itu melapor ke pemerintah pusat, lalu pemerintah yang menyalurkan,” ujarnya.

Diaspora Diminta Ikut Terlibat Secara Terkoordinasi

Prabowo juga membuka ruang bagi diaspora Indonesia di luar negeri, termasuk diaspora Aceh, yang merasa terpanggil membantu daerah asal mereka. Ia mempersilakan bantuan tersebut masuk selama mengikuti prosedur yang berlaku.

Menurut Prabowo, solidaritas lintas wilayah dan lintas negara menunjukkan kekuatan bangsa saat menghadapi krisis. Namun, ia mengingatkan semua pihak agar menjaga koordinasi sehingga bantuan tidak tumpang tindih atau dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.

Pengalaman Buruk Jadi Alarm Pemerintah

Di balik sikap terbuka tersebut, Prabowo mengingatkan pemerintah pernah mengalami masalah dalam penyaluran bantuan bencana. Ia menyinggung adanya pihak yang memberi bantuan, tetapi kemudian menuntut imbalan atau kepentingan lain.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

“Kita tidak menolak bantuan. Tapi bantuannya harus ikhlas. Kita pernah dibantu, ujung-ujungnya ada yang menagih,” tambahnya.

Pernyataan itu menegaskan sikap politik pemerintah yang ingin menjaga transparansi dan akuntabilitas, terutama di tengah sorotan publik terhadap penanganan bencana.

Korban Masih Menunggu Dampak Nyata

Di lapangan, ribuan warga korban banjir dan longsor masih berjuang menghadapi kerusakan rumah, keterbatasan logistik, serta ancaman penyakit pascabanjir. Mereka menjadi kelompok yang paling bergantung pada kecepatan distribusi bantuan.

Karena itu, kejelasan mekanisme bukan sekadar urusan administrasi. Mekanisme yang tegas menentukan apakah bantuan benar-benar sampai ke tangan korban atau justru berhenti di rantai birokrasi.

Pada akhirnya, bencana kembali menguji negara seberapa cepat pemerintah bergerak saat air naik, dan seberapa tulus solidaritas hadir tanpa pamrih. Jika bantuan harus “jelas”, publik kini menunggu satu bukti kejelasan itu terasa di lapangan, bukan hanya terdengar di ruang rapat. @dimas

Tags: Aceh TamiangAlambanjirBantuanbencanaKemanusiaanNasionalNegarapemerintahPenanganan BencanaPrabowo SubiantoSolidaritassumatra
Next Post
Bayi Menangis Terus, Diangkat atau Dibiarkan? Ini Bukan Soal Tega atau Tidak

Bayi Menangis Terus, Diangkat atau Dibiarkan? Ini Bukan Soal Tega atau Tidak

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.