Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Banjir Pekalongan Masih Meluas, Puluhan Ribu Warga Mengungsi

by dimas
Februari 2, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Lebih dari dua pekan, banjir terus melanda sejumlah wilayah di Kota Pekalongan. Pada Minggu (1/2/2026), laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat 35.993 kepala keluarga terdampak, dengan 14.397 rumah tergenang air setinggi 10-50 sentimeter.

Ratusan warga masih bertahan di pengungsian. Kepala Bidang Pengendalian Operasi dan Pengelolaan Data Informasi BPBD Jawa Tengah, Armin Nugroho, menyebutkan, “Sebanyak 297 jiwa masih mengungsi di lima titik penampungan, meski sebagian warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing.” ujarnya

Genangan air setengah meter membuat warga belum bisa kembali beraktivitas normal. BPBD bersama aparat terkait terus memantau wilayah terdampak, mendata pengungsi, menyalurkan logistik, dan mengoperasikan pompa air agar banjir surut lebih cepat. Armin menegaskan, kesiapsiagaan tetap penting karena curah hujan masih berpotensi tinggi di Pekalongan.

Tangisan Sungai Bremi dan Kisah Warga

Sujatmiko (60), salah satu warga Tirto yang rumahnya terendam, menuturkan penyebab banjir.

“Tanggul Sungai Bremi jebol. Air merambah, ditambah hujan deras. Rumah saya tenggelam, cuma atap genteng yang terlihat,” ujarnya.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Meski begitu, Sujatmiko menilai kebutuhan dasar di pengungsian masih terpenuhi.

“Konsumsi dan obat-obatan aman. Warga saling membantu. Mudah-mudahan banjir tidak kembali lagi. Daerah Tirto langganan banjir, tapi yang sekarang paling besar,” tambahnya.

Kisah warga ini memberi gambaran nyata bagaimana masyarakat paling terdampak ibu rumah tangga, lansia, dan anak-anak menanggung risiko sekaligus menahan stres akibat kehilangan tempat tinggal sementara.

Operasi Modifikasi Cuaca Diperpanjang

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Pantura. Semula dijadwalkan 15-20 Januari, OMC kini diperpanjang hingga 24 Januari karena banjir belum surut dan potensi hujan ekstrem masih tinggi.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menegaskan, “Operasi Modifikasi Cuaca akan menyesuaikan perkembangan cuaca berdasarkan informasi dari BMKG.” tegasnya.

Langkah ini menunjukkan pemerintah berusaha merespons bencana secara dinamis, meski fakta di lapangan masih menantang warga untuk bertahan.

Dampak dan Refleksi

Banjir Pekalongan bukan sekadar masalah genangan air; ini ujian sistem tanggul, kesiapsiagaan pemerintah, dan ketahanan masyarakat. Warga yang kehilangan akses rumah, sekolah, dan mata pencaharian menjadi pihak yang paling menderita, sementara operasi pemerintah berupaya menambal sistem yang rapuh.

Jika air bisa berbicara, mungkin ia akan tersenyum melihat drama manusia yang mencoba menaklukkannya sambil tetap membasahi lantai rumah mereka. @dimas

Tags: banjirBNPBBPBDJawa TengahPekalonganpengungsiTerdampak

Kamu Melewatkan Ini

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

by teguh
Agustus 21, 2026

Distribusi bantuan pascagempa Flores kembali menjadi sorotan. Camat Manggarai, Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Agustinus Supratman, memprotes pembagian bantuan...

17 Agustus Mode Darurat: HUT 81 RI, Bendera Naik, Data Korban Mengejar

17 Agustus Mode Darurat: HUT 81 RI, Bendera Naik, Data Korban Mengejar

by teguh
Agustus 17, 2026

Merah Putih tetap naik di Lapangan Motang Rua, Ruteng, Senin, 17 Agustus 2026. Upacara HUT ke-81 RI dimulai pukul 09.00...

HUT RI Digelar di Manggarai, Tapi Kecamatan Fokus Tangani Gempa

HUT RI Digelar di Manggarai, Tapi Kecamatan Fokus Tangani Gempa

by teguh
Agustus 17, 2026

HUT RI digelar di Manggarai, Merah Putih tetap berkibar di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Senin, 17/08/2026. Pemkab Manggarai menggelar...

Next Post
Mendagri Tegaskan Wakil Kepala Daerah Ikut Hadir di Rakornas 2026

Mendagri Tegaskan Wakil Kepala Daerah Ikut Hadir di Rakornas 2026

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id