Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo dan Albanese Bahas Sertifikasi Profesi dan Kerja Sama Pendidikan

by dimas
Februari 6, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden RI Prabowo Subianto mendorong perluasan Mutual Recognition Agreements (MRA) atau perjanjian timbal balik pengakuan sertifikasi profesi dengan Australia. Usulan ini ia sampaikan saat bertemu Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Melalui perluasan MRA, Prabowo ingin membuka akses lebih luas bagi tenaga profesional Indonesia agar bisa bekerja secara resmi di Australia. Ia menilai skema ini menguntungkan kedua negara.

“Saya mengusulkan perluasan mutual recognition agreements bagi sertifikasi profesi sehingga para profesional Indonesia dapat berkontribusi lebih banyak bagi perekonomian Australia,” ujar Prabowo.

Tawarkan Tenaga Terampil Indonesia

Prabowo menegaskan Indonesia memiliki banyak tenaga profesional kompeten. Pemerintah siap mendorong pengakuan sertifikasi lintas negara.

Australia, di sisi lain, membutuhkan tambahan tenaga terampil. Kekurangan ini terlihat di sektor kesehatan, teknik, pendidikan, dan teknologi.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi pekerja Indonesia. Lulusan baru, tenaga kesehatan, guru, dan insinyur berpotensi masuk pasar kerja Australia dengan jalur yang lebih jelas.

Bagi Indonesia, peluang ini berarti peningkatan remitansi, transfer keahlian, dan pengalaman kerja internasional.

Perkuat Pendidikan dan Pelatihan

Prabowo dan Albanese juga membahas kerja sama pendidikan. Keduanya sepakat memperkuat sistem pendidikan Indonesia.

Prabowo menjelaskan pemerintah tengah membangun universitas dan sekolah baru. Pemerintah juga menyiapkan program pelatihan bagi guru dan dosen.

“Melalui program pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi para guru dan tenaga pengajar,” jelasnya.

Langkah ini bertujuan memastikan tenaga kerja Indonesia memiliki standar kompetensi yang diakui.

Apresiasi Beasiswa Australia

Dalam pertemuan itu, Prabowo mengapresiasi Australia Awards Garuda Scholarships. Program ini membantu mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di Australia.

Beasiswa tersebut juga memperkuat jejaring akademik dan profesional kedua negara.

Prabowo menilai program ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas SDM nasional.

Dampak bagi Masyarakat

Kebijakan ini paling berdampak bagi mahasiswa, lulusan baru, dan tenaga profesional. Selama ini, banyak dari mereka terkendala pengakuan sertifikasi.

Di Australia, sektor yang kekurangan tenaga kerja akan mendapat pasokan pekerja terampil.

Dorongan perluasan MRA menandai arah baru diplomasi Indonesia. Negara tidak hanya mengekspor sumber daya alam, tetapi juga keahlian. Tantangannya kini terletak pada pelaksanaan, agar kerja sama ini benar-benar membuka pintu kerja, bukan sekadar janji di meja perundingan. @dimas

Tags: Anthony AlbaneseAustraliaBilateraldiplomasiEkonomi IndonesiaKerja SamaNasionalPendidikanPrabowo SubiantoSDMSertifikasi

Kamu Melewatkan Ini

Sekolah Rakyat: Solusi Pendidikan atau Program Populis yang Sulit Bertahan?

Sekolah Rakyat: Solusi Pendidikan atau Program Populis yang Sulit Bertahan?

by teguh
Mei 15, 2026

Kalau sekolah gratis benar-benar jadi jawaban, kenapa jutaan anak Indonesia masih tertinggal pendidikan?. Tapi pemerintah kembali datang lewat program sekolah...

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

by dimas
Mei 13, 2026

Rupiah menyentuh rekor pelemahan baru saat harga kebutuhan pokok terus naik. Di tengah klaim ekonomi tumbuh, publik mulai mempertanyakan realita...

Next Post
Ketika New START Melemah, Diplomasi Nuklir Diuji Kembali

Ketika New START Melemah, Diplomasi Nuklir Diuji Kembali

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Judi Online Kini Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Sudah Terpapar

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id