Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pemerintah Siapkan Makan Bergizi Gratis untuk Lansia Rentan

by dimas
Februari 3, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah mematangkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia, terutama mereka yang berusia di atas 75 tahun dan tinggal sendiri. Program ini tidak sekadar menyediakan asupan gizi, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia yang rentan secara sosial dan ekonomi.

Skema Program Sedang Dimatangkan

Menteri Sosial, Gus Ipul, menjelaskan pihaknya aktif berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, untuk merampungkan skema pelaksanaan program.

“Kita prioritaskan lansia di atas 75 tahun. Kalau alokasinya sudah terpenuhi, nanti kita akan memperluas ke kelompok usia di bawah 75 tahun,” ujar Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (3/2/2026).

Gus Ipul menambahkan, pemerintah akan menjalankan layanan MBG melalui dapur umum BGN dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekitar wilayah penerima manfaat. Program ini juga menargetkan penyandang disabilitas, sehingga cakupan layanan lebih inklusif.

Data Penerima Manfaat dari Pemerintah Daerah

Pemerintah daerah akan mengumpulkan data calon penerima manfaat. Kepala daerah akan menyeleksi daftar penerima melalui proses asesmen, kemudian menyerahkannya ke BGN untuk ditindaklanjuti dalam penyaluran makanan. Sistem ini memastikan bantuan sampai ke lansia yang benar-benar membutuhkan.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Selain menyuplai makanan, Kemensos menyiapkan layanan pendampingan bagi lansia dan penyandang disabilitas dengan tenaga caregiver dan perawat terlatih. Sementara proses pelatihan berlangsung, pemerintah akan menugaskan tenaga pengantar untuk menyalurkan makanan langsung ke rumah penerima manfaat.

“Kita awali dengan pelatihan dulu. Tapi sebelum selesai, tenaga pengantar akan memastikan makanan sampai ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas,” tambahnya.

Pemerintah menempatkan pendanaan program MBG secara terpusat di BGN, sementara Kemensos bertugas menyiapkan sistem distribusi dan pendampingan.

“Anggarannya kita jadikan satu di BGN. Kami menyiapkan pengantaran dan perawatan,” pungkasnya.

Dampak Terbesar bagi Lansia Rentan

Program MBG paling dirasakan manfaatnya oleh lansia yang hidup sendiri, terutama mereka yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan akses layanan gizi. Dengan program ini, mereka dapat menikmati asupan bergizi secara rutin sekaligus merasakan perhatian negara yang nyata.

Namun tantangan tetap besar. Pemerintah harus memastikan ketersediaan dapur umum, tenaga pengantar, dan perawat terlatih berjalan bersamaan agar program tidak berhenti di “anggaran di atas kertas.” Tanpa koordinasi yang tepat, makanan bergizi bisa terlambat atau tidak tersalurkan, sementara lansia menghadapi hari-hari panjang tanpa dukungan.

Seperti biasa, pemerintah menjanjikan niat baik, tetapi kenyataannya tetap harus dibuktikan. Apakah lansia benar-benar akan merasakan manfaatnya, atau ini sekadar angka di laporan tahunan? Kamu sendiri di pihak percaya atau skeptis? @dimas

Tags: BantuanBGNEkonomi IndonesiaGiziGus IpulKebijakankemensosKesejahteraanLansiaMakan Bergizi GratispemerintahSosialSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

by dimas
Mei 12, 2026

Rupiah anjlok menyentuh angka Rp 17.500 per dolar AS. Tekanan global dan turunnya kepercayaan investor disebut jadi penyebab utama. Di...

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

by dimas
Mei 11, 2026

Pembangunan tampak megah lewat angka pertumbuhan, gedung tinggi, dan proyek infrastruktur besar yang terus dipamerkan. Namun bagi banyak orang, kemajuan...

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

by teguh
Mei 9, 2026

Video berdurasi 22 detik memicu gelombang opini di media sosial. Dua petugas berseragam Bea Cukai mendatangi Warung Madura pada malam...

Next Post
Prabowo Buka Opsi Keluar BoP Jika Gaza Tidak Merdeka

Prabowo Buka Opsi Keluar dari BoP Jika Gaza Tidak Merdeka

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id