Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Iran Buka Peluang Negosiasi Nuklir dengan AS, Minta Sanksi Dicabut

by eko
Februari 2, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: News – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, Minggu (1/2/26), membuka peluang perundingan nuklir yang “bermakna” dengan Amerika Serikat. Ia menegaskan satu syarat utama: kedua negara harus memulihkan rasa saling percaya.

Dalam wawancara dengan CNN International, Araghchi menekankan bahwa ia tidak mengkhawatirkan perang. Ia justru mencemaskan salah perhitungan akibat informasi keliru dan dorongan pihak luar yang bisa menyeret Washington ke konflik terbuka. Ia menyampaikan pesan yang jelas: Iran siap berbicara, tetapi tidak ingin diprovokasi.

Percaya Dulu, Baru Melangkah

Araghchi mengakui Iran kehilangan kepercayaan terhadap AS sebagai mitra perundingan. Meski begitu, ia menyebut sejumlah negara kawasan aktif menjembatani komunikasi kedua pihak. Ia menilai pertukaran pesan tersebut berjalan produktif dan bisa membuka jalan menuju pembicaraan yang lebih substantif.

Menurutnya, para pihak harus fokus pada isi perundingan, bukan pada bentuk atau salurannya. Ia tidak mempermasalahkan apakah kedua negara berkomunikasi secara langsung atau melalui perantara.

Araghchi juga menyatakan Teheran sejalan dengan tujuan Presiden AS Donald Trump untuk mencegah kepemilikan senjata nuklir oleh Iran. Ia membuka kemungkinan pembicaraan lanjutan jika tim perunding AS mengikuti komitmen yang Trump sampaikan, yakni mencapai kesepakatan yang adil dan setara.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Sebagai imbalannya, Iran menuntut pencabutan sanksi ekonomi yang selama ini menekan negaranya.

Iran Tegaskan Batasan

Araghchi menolak perluasan agenda perundingan ke isu program rudal balistik dan jaringan sekutu regional Iran. Ia meminta para perunding tidak memaksakan pembahasan atas hal-hal yang mustahil disepakati.

Dengan sikap itu, Iran menunjukkan fleksibilitas di isu nuklir, tetapi tetap menjaga garis merah pada aspek pertahanan dan pengaruh regional.

Risiko Perang Tak Akan Lokal

Saat membahas kemungkinan konflik militer dengan AS, Araghchi menyampaikan peringatan tegas. Ia menyebut perang sebagai bencana bagi semua pihak.

Ia mengingatkan bahwa AS menempatkan pangkalan militernya di berbagai negara Timur Tengah. Jika perang pecah, konflik hampir pasti melibatkan lebih banyak negara dan memperluas dampaknya ke seluruh kawasan.

Araghchi menambahkan bahwa Iran mempelajari konflik sebelumnya dengan Israel dan menguji kemampuan rudalnya dalam pertempuran nyata. Ia menyatakan negaranya kini lebih siap. Namun ia menegaskan kesiapan itu bertujuan untuk mencegah perang, bukan memicunya.

Soal Tahanan dan Tekanan Global

Menanggapi kekhawatiran Trump tentang tahanan di Iran, Araghchi membantah adanya rencana pelaksanaan hukuman mati terkait kerusuhan terbaru. Ia memastikan pemerintah Iran menghormati dan menjamin hak setiap orang yang ditangkap.

Pernyataan itu berusaha meredakan tekanan internasional yang kerap muncul dalam isu hak asasi manusia.

Siapa Untung, Siapa Buntung?

Jika kedua negara mencapai kesepakatan dan AS mencabut sanksi, Iran akan memperoleh manfaat ekonomi besar. Pemerintahnya bisa meningkatkan ekspor minyak, memperkuat nilai mata uang, dan menstabilkan kondisi domestik.

AS juga bisa mengklaim keberhasilan diplomasi tanpa harus mengirim pasukan. Stabilitas kawasan akan membantu menjaga harga energi global tetap terkendali.

Sebaliknya, jika negosiasi gagal dan konflik meletus, masyarakat Timur Tengah akan menanggung risiko terbesar. Harga energi bisa melonjak, jalur perdagangan terganggu, dan ketegangan regional meningkat. Warga Amerika pun berpotensi merasakan dampak ekonomi dan politiknya.

Kini diplomasi masih bergerak, meski perlahan. Para pemimpin memegang pilihan di tangan mereka: memperkuat kepercayaan dan meredakan ketegangan, atau membiarkan kecurigaan berubah menjadi krisis. Di kawasan yang mudah terbakar, satu keputusan keliru bisa menyalakan api yang sulit dipadamkan. @eko

Tags: Donald TrumpKeamanan NegaraNegosiasiNuklirPerang IranPerdamaianSelat Hormuz

Kamu Melewatkan Ini

Harga Pangan Global Naik Serempak, Perang dan El Nino Jadi Pemicu Utama

Perang Timur Tengah dan Bayangan Kelaparan Global yang Mulai Nyata

by dimas
Mei 9, 2026

Isunya tidak hanya tentang kenaikan harga pangan dan pupuk global, tetapi juga bagaimana perang, kebijakan energi, dan krisis iklim perlahan...

Dunia Sibuk Perang, Bajak Laut Panen Peluang

Dunia Sibuk Perang, Bajak Laut Panen Peluang

by Waras
Mei 1, 2026

Empat warga Indonesia disandera di perairan Somalia. Dunia? Lagi sibuk perang. Negosiasi berjalan. Pernyataan resmi keluar. Koordinasi dilakukan. Tapi di...

Telepon Terakhir Itu: ‘Kapal Diserang’ Setelah Itu Sunyi

Telepon Terakhir Itu: ‘Kapal Diserang’ Setelah Itu Sunyi

by Waras
Mei 1, 2026

Satu pesan suara mengubah segalanya.Setelah itu, tidak ada lagi kabar yang benar-benar pasti. Tabooo.id: Life - Bagi banyak orang, ini...

Next Post
Indonesia Akhiri Misi Maritim UNIFIL, TNI AL Tarik Kontingen dari Lebanon

Indonesia Akhiri Misi Maritim UNIFIL, TNI AL Tarik Kontingen dari Lebanon

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id