Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Indonesia Akhiri Misi Maritim UNIFIL, TNI AL Tarik Kontingen dari Lebanon

by dimas
Februari 2, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Indonesia memastikan tidak lagi mengirimkan kontingen Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) untuk misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Keputusan ini disampaikan langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat menyambut kepulangan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/2/2026).

Muhammad Ali menyatakan Satgas MTF TNI Kontingen Garuda XXVIII-P menjadi penugasan terakhir Indonesia dalam misi tersebut. Ia menegaskan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memang tidak berencana melanjutkan mandat MTF dalam struktur UNIFIL.

Keputusan ini menandai berakhirnya satu bab penting keterlibatan TNI AL dalam operasi maritim perdamaian di perairan Lebanon. Selama bertahun-tahun, Indonesia dikenal sebagai salah satu kontributor aktif pasukan laut dalam misi tersebut.

KRI Sultan Iskandar Muda Pulang Setelah 14 Bulan

KRI Sultan Iskandar Muda tiba di Indonesia setelah menjalani misi selama 1 tahun 2 bulan di Lebanon. Kapal korvet kelas SIGMA itu membawa pulang 120 prajurit, terdiri atas 105 awak kapal dan 15 personel pendukung dari berbagai unsur.

Personel pendukung meliputi pilot, flight engineer, air crew, perwira kesehatan, perwira intelijen, perwira psikologi, perwira penerangan, personel Kopaska, serta penyelam. Kepulangan mereka menutup rangkaian panjang tugas MTF TNI di bawah bendera PBB.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Selama penugasan sejak 17 Januari 2025, Satgas MTF Konga XXVIII-P menjalankan 33 kali operasi. Sekitar 70 persen di antaranya berupa patroli keamanan laut di kawasan Mediterania. Tugas tersebut difokuskan pada pengamanan perairan, pemantauan lalu lintas laut, serta pencegahan penyelundupan senjata sesuai mandat UNIFIL.

Diplomasi Laut dan Pengakuan Internasional

Selain operasi, KRI Sultan Iskandar Muda aktif menjalankan diplomasi angkatan laut. Kapal ini melaksanakan sekitar 150 kali latihan bersama dengan angkatan laut negara sahabat.

Upaya tersebut berbuah pengakuan internasional. Satgas menerima berbagai penghargaan, mulai dari Letter of Appreciation dari komandan MTF, UN Medal dari Force Commander UNIFIL, hingga medali dari Angkatan Laut Lebanon dan kontingen negara sahabat lainnya.

Bagi TNI AL, capaian ini menegaskan profesionalisme prajurit Indonesia di mata dunia. Namun, keputusan penghentian pengiriman MTF juga memunculkan pertanyaan tentang arah baru kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian global.

Dampak bagi Indonesia dan Arah Baru Diplomasi Pertahanan

Berakhirnya penugasan MTF berarti Indonesia tidak lagi hadir dalam dimensi maritim UNIFIL. Dampaknya paling terasa bagi prajurit TNI AL yang selama ini menjadikan misi luar negeri sebagai sarana peningkatan pengalaman, kemampuan interoperabilitas, dan reputasi internasional.

Di sisi lain, pemerintah menilai langkah ini tetap sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memperkuat pertahanan nasional dan menjalankan politik luar negeri bebas aktif. Kontribusi Indonesia di panggung perdamaian dunia disebut akan terus berlanjut, meski dalam format dan wilayah berbeda.

Pada akhirnya, keputusan ini menunjukkan bahwa peta keterlibatan Indonesia dalam misi PBB ikut bergerak mengikuti perubahan mandat global. Pertanyaannya, apakah Indonesia sedang menyiapkan peran baru yang lebih strategis, atau justru perlahan mengurangi jejaknya di laut lepas perdamaian dunia? @dimas

Tags: diplomasiKeamanan NegaraLuar NegeriNasionalPasukanPerdamaianpertahananPolitik Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

by teguh
Mei 13, 2026

Saat stunting, campak, hingga angka kematian ibu dan bayi masih menghantui banyak keluarga, sebuah video dari ruang rapat DPRD Jember...

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Amir Syarifuddin: Tokoh yang Terlalu Rumit untuk Sejarah Indonesia?

Amir Syarifuddin: Tokoh yang Terlalu Rumit untuk Sejarah Indonesia?

by jeje
Mei 13, 2026

Amir Syarifuddin bukan tokoh yang mudah dijelaskan dalam satu kalimat. Ia pernah menjadi Perdana Menteri kedua Republik Indonesia, memimpin perlawanan...

Next Post
Rakornas 2026: Prabowo Dorong Sinergi Pusat-Daerah demi Indonesia Emas

Rakornas 2026: Prabowo Dorong Sinergi Pusat-Daerah demi Indonesia Emas

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id