Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Bergabung Board of Peace

by dimas
Februari 1, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menegaskan sikap organisasi yang dipimpinnya mendukung keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace, platform internasional bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan ini ia sampaikan saat ditemui awak media di Istora Senayan, pada Sabtu (31/1/2026).

“Pandangan saya terkait dukungan Indonesia di Board of Peace didasarkan pada nilai-nilai Nahdlatul Ulama. Kita harus terus membantu Palestina,” ujar Gus Yahya.

Ia menegaskan, dukungan PBNU bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah prinsip moral yang konsisten dengan visi kemanusiaan dan perdamaian.

Board of Peace sebagai Alternatif Internasional

Gus Yahya menyadari sebagian pihak mungkin menolak Board of Peace atau meragukan beberapa elemen di dalamnya. Namun, ia menekankan platform ini menjadi salah satu alternatif nyata untuk menghentikan kekerasan di Gaza dan melindungi warga sipil Palestina dari tindakan genosida.

“Saat ini belum ada platform lain yang mampu mengonsolidasikan upaya internasional untuk perdamaian Palestina. Maka, Indonesia tidak boleh diam. Kita harus ikut serta dalam inisiatif ini,” jelas Gus Yahya.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Indonesia Resmi Bergabung, Komitmen Praktis dalam Perdamaian

Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani piagam BOP di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Menteri Luar Negeri Sugiono menambahkan, Indonesia akan ikut berpartisipasi membayar iuran sukarela sebagai bagian dari komitmen praktisnya.

Langkah ini menegaskan konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina sekaligus memperkuat posisi diplomasi di forum internasional. Warga Palestina, terutama di Gaza, menjadi pihak yang paling terdampak secara langsung, sementara masyarakat Indonesia melihat keterlibatan negaranya dalam agenda global yang sensitif.

Moral Politik dan Sindiran Halus

Gus Yahya menekankan, dukungan PBNU bukan karena tekanan politik, melainkan panggilan kemanusiaan. Keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace mencerminkan keberanian negara dalam menegakkan prinsip kemerdekaan dan solidaritas internasional.

Dan sedikit refleksi di panggung politik internasional, kadang “memilih platform yang tidak populer” memang terlihat berisiko tapi setidaknya negara masih bisa mengklaim, ia mencoba menyeberang dari kata-kata menjadi tindakan nyata. @dimas

Tags: Board Of PeacediplomasiGus YahyaInternasionalNasionalNUPalestinapbnuPerdamaianPolitik IndonesiaSenayanSolidaritas

Kamu Melewatkan Ini

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

by teguh
Mei 13, 2026

Saat stunting, campak, hingga angka kematian ibu dan bayi masih menghantui banyak keluarga, sebuah video dari ruang rapat DPRD Jember...

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Amir Syarifuddin: Tokoh yang Terlalu Rumit untuk Sejarah Indonesia?

Amir Syarifuddin: Tokoh yang Terlalu Rumit untuk Sejarah Indonesia?

by jeje
Mei 13, 2026

Amir Syarifuddin bukan tokoh yang mudah dijelaskan dalam satu kalimat. Ia pernah menjadi Perdana Menteri kedua Republik Indonesia, memimpin perlawanan...

Next Post
Timur Tengah Bergolak, AS Perkuat Pertahanan Israel dan Arab Saudi

Ketegangan Timur Tengah, AS Kirim Senjata ke Israel dan Arab Saudi

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id