• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Entertainment

PS6 Tak Kunjung Diproduksi, PS5 Diproyeksi Jadi Konsol Terlama Sony

Januari 30, 2026
in Entertainment, Game
A A
PS6 Tak Kunjung Diproduksi, PS5 Diproyeksi Jadi Konsol Terlama Sony

Ilustrasi PlayStation 6. (Foto:Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – Sudah siap menyambut PS6? Tahan dulu hype-nya. Kalau kamu berharap Sony segera mengumumkan konsol generasi baru, kabarnya tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Analis senior MST, David Gibson, memprediksi PS6 baru meluncur setelah 2028. Dan alasannya justru karena PS5 masih terlalu kuat untuk digeser.

Ironis? Sedikit. Masuk akal? Banget.

PS5 Masih Jadi Mesin Uang Sony

Dalam laporan untuk Sandstone Insights Japan pada 16 Januari 2026, Gibson membahas performa finansial Sony yang terlihat solid. Ia menilai kuartal ketiga tahun fiskal yang berakhir Februari 2026 berpotensi melampaui ekspektasi pasar.

RelatedPosts

Dilan ITB 1997: Antara Nostalgia dan Realita yang Nyelekit

Riot Games Rilis Miks, Agent Valorant yang Membawa Beat ke Medan Tempur

Menurut laporan IGN, penjualan Q3 diperkirakan mencapai USD 11,6 miliar. Sementara itu, pendapatan operasionalnya diprediksi menembus USD 1 miliar. Angka ini tidak kecil. Bahkan, angka tersebut menunjukkan ekosistem PlayStation masih sangat sehat.

Game first-party dan third-party terus mendongkrak penjualan. Selain itu, langganan PSN menunjukkan performa kuat. Kombinasi ini membuat PS5 tetap relevan di pasar.

Gibson menyebut Sony memperkirakan siklus hidup PS5 akan lebih panjang dibanding generasi sebelumnya. Artinya, perusahaan tidak melihat urgensi untuk mempercepat kehadiran PS6.

Beberapa pelaku industri juga mengungkapkan prediksi serupa sejak tahun lalu. Dengan kondisi ini, PS5 berpotensi melampaui masa dominasi utama PS4 yang berlangsung sekitar tujuh tahun.

Strategi Bertahan Lebih Menguntungkan

Sony saat ini tidak sekadar mengejar angka penjualan unit. Berdasarkan laporan Push Square, perusahaan lebih fokus mempertahankan pengguna PS5 yang sudah ada.

Memang, Sony masih mendorong gamer PS4 untuk beralih. Namun setelah migrasi terjadi, perusahaan tampaknya ingin menjaga basis pemain tetap aktif dan loyal.

Strategi ini masuk akal. Selama pengguna aktif bermain, membeli game, dan berlangganan layanan digital, arus pendapatan terus mengalir. Dengan kata lain, Sony tidak perlu mengambil risiko besar dengan merilis konsol baru terlalu cepat.

Selain itu, Gibson juga mengingatkan potensi kenaikan biaya di masa depan. Jika biaya produksi meningkat, beban tersebut bisa saja diteruskan ke konsumen. Nintendo sudah memberi sinyal serupa dalam menyikapi isu biaya dan memori perangkat.

Karena itu, mempertahankan PS5 dalam jangka waktu lebih lama menjadi langkah yang relatif aman.

Generasi Baru Tidak Lagi Mendesak

Jika melihat tren industri, pergantian generasi konsol kini tidak secepat dulu. Lompatan teknologi memang tetap ada, tetapi tidak selalu terasa revolusioner.

Sebaliknya, model bisnis berbasis layanan dan langganan justru berkembang pesat. Ekosistem menjadi kunci. Selama sistem tersebut stabil dan menghasilkan keuntungan, produsen tidak terburu-buru mengganti perangkat keras.

Di sisi lain, penjualan Xbox pada 2025 yang kurang memuaskan juga memengaruhi peta persaingan. Sony dan Nintendo terlihat lebih stabil hingga 2026. Situasi ini membuat Sony memiliki ruang bernapas lebih panjang.

Pada akhirnya, penundaan PS6 bukan sekadar soal teknologi. Ini tentang strategi bisnis, stabilitas pasar, dan cara perusahaan membaca momentum.

Jadi, apakah kamu masih tidak sabar menunggu PS6? Atau sebenarnya PS5 sudah cukup untuk beberapa tahun ke depan?@eko

Tags: 2028analis GameDavid GibsonGamegame konsolPlayStationPS5PS6Sony Game
Next Post
CAPER Angkat Realita Pinjol, Amanda Manopo Jadi Ratu Tagihan

CAPER Angkat Realita Pinjol, Amanda Manopo Jadi Ratu Tagihan

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Legian: Ketika Malam Tidak Pernah Tidur

    Legian: Ketika Malam Tidak Pernah Tidur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Legian: Jalan yang Tidak Pernah Benar-Benar Tidur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sedap Malam: Ketika Ogoh-Ogoh Tidak Lagi Sekadar Dibakar, Tapi Mengingatkan Luka yang Belum Selesai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiamat Tidak Menunggu Zona Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantai yang Kita Banggakan, atau yang Kita Abaikan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.