Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kemenkomdigi Blokir 2 Juta Konten Judi Online Sepanjang 2025

by dimas
Januari 27, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah menegaskan sikap tegasnya terhadap konten negatif di dunia maya. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) memblokir hampir 2,7 juta konten negatif, termasuk 2 juta lebih konten terkait judi online (judol).

“Sepanjang 2025, kami menindak 2.737.962 konten negatif. Sebanyak 2.087.109 di antaranya terkait judi online,” ujar Meutya saat rapat Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Jumlah laporan yang masuk juga mencerminkan partisipasi aktif masyarakat. Kemenkomdigi menerima 392.000 laporan melalui situs aduankonten.id dan 493.000 aduan dari berbagai instansi. Sisanya terdeteksi langsung melalui sistem internal kementerian.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang melaporkan konten negatif melalui aduankonten.id,” tambahnya.

Masyarakat Menjadi Filter Pertama

Blokir masif ini bukan sekadar angka statistik. Setiap konten judi online yang ditindak berarti satu risiko ketergantungan atau kerugian ekonomi yang berhasil dicegah. Anak-anak, remaja, dan keluarga yang menjadi paling rentan secara tidak langsung mendapatkan perlindungan digital.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Namun, dampak nyata dari konten negatif tidak berhenti di situ. Banyak pengguna internet, terutama generasi muda, masih sering terpapar iklan judi yang muncul lewat akun media sosial, permainan daring, dan tautan ilegal. Pemblokiran konten berulang kali menekankan bahwa sistem pengawasan digital masih harus beradaptasi dengan cara baru penyebaran konten negatif.

Strategi Penguatan Pemblokiran 2026

Menkomdigi menjanjikan langkah lebih agresif tahun ini. Kementerian akan meningkatkan mekanisme sistem pemblokiran, memperpanjang durasi pemutusan akses, dan memperketat kontrol terhadap konten yang berpotensi membahayakan masyarakat.

“Di 2026, kami akan memperkuat sistem pemblokiran sekaligus memperpanjang durasi pemutusan akses, khususnya untuk konten yang membahayakan,” ujar Meutya.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah kini tidak sekadar reaktif, tetapi berusaha menutup celah penyebaran konten negatif yang terus berkembang. Dengan begitu, kontrol digital diarahkan untuk melindungi warga yang paling rentan sekaligus memberi pesan jelas kepada pelaku penyebaran konten ilegal.

Tantangan di Balik Angka

Meski jumlah konten yang diblokir besar, tantangan masih menunggu di depan. Penyebaran konten judi online tidak hanya bergerak di platform resmi, tapi juga melalui tautan pribadi, aplikasi chat, dan jaringan gelap internet. Masyarakat pun dihadapkan pada paradoks digital kebebasan berekspresi yang mudah diakses, namun harus terus dibarengi dengan literasi digital yang kuat.

Data ini juga membuka pertanyaan lebih besar apakah sistem pemblokiran dan regulasi digital bisa mengimbangi inovasi cepat para penyebar konten negatif? Atau apakah masyarakat tetap menjadi benteng utama menghadapi arus informasi berbahaya?

Pemblokiran jutaan konten judi online bukan sekadar prestasi statistik. Ini adalah tanda bahwa dunia maya membutuhkan penjagaan aktif, dan setiap klik atau laporan warga menjadi bagian dari pertahanan kolektif di era digital. @dimas

Tags: DigitalInformasiJudiKeamanan NegaraKontenLiterasimasyarakatMeutya HafidNasionalPerlindungan

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Bicara Cara Bertahan

Saat Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Belum Selesai Bertahan

by jeje
Mei 9, 2026

Di tengah harga pangan yang terus naik, pedagang kecil mulai menghadapi dilema paling melelahkan: menaikkan harga jual dan kehilangan pelanggan,...

Next Post
Longsor Watukumpul, Dua Warga Hilang dan Operasi SAR Masih Berlanjut

Longsor Watukumpul, Dua Warga Hilang dan Operasi SAR Masih Berlanjut

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id