Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Longsor Watukumpul, Dua Warga Hilang dan Operasi SAR Masih Berlanjut

by dimas
Januari 27, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, diguncang tanah longsor Minggu (25/1/2026) pagi. Dua warga masih hilang setelah hujan deras mengguyur sejak pukul 06.00 WIB, menimbun lahan pertanian padi seluas satu hektar. Korban saat itu sedang berkebun ketika longsor menghantam, meninggalkan jejak kehancuran di area perhutani.

Longsor Terpisah dari Banjir Bandang Pulosari

Kabid Pengendalian Operasi dan Pengelolaan Data Informasi BPBD Jawa Tengah, Armin Nugroho, menegaskan longsor Watukumpul berbeda lokasi dengan banjir bandang yang menimpa Kecamatan Pulosari.

“Dua orang tertinggal akibat longsor, lokasinya di Watukumpul. Saat itu korban sedang berkebun, kemudian tanah longsor menimpa mereka,” tegas Armin melalui sambungan telepon, Senin (26/1/2026).

Tim SAR Terus Menyelamatkan Korban

Tim SAR gabungan tetap mengerahkan seluruh upaya untuk menemukan korban yang hilang. Medan curam dan hujan deras sempat memperlambat operasi, tetapi pencarian berlangsung sejak Minggu malam hingga Senin siang. Dua warga Desa Bongas, Hamim (60) dan Aksinudin (40), berhasil selamat, sementara dua lainnya masih dicari.

Korban Banjir Pulosari Tetap Satu Orang

Armin memastikan jumlah korban jiwa akibat banjir di Pulosari tetap satu orang, yakni warga Desa Penakir.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

“Untuk longsor Watukumpul tidak ada laporan meninggal, yang ada masih dalam pencarian,” tegasnya. Pernyataan ini sekaligus meluruskan informasi yang sempat beredar terkait jumlah korban.

Imbauan Kewaspadaan Bagi Warga

Armin mengingatkan masyarakat di wilayah rawan bencana agar tetap waspada. Intensitas hujan diperkirakan masih tinggi beberapa hari ke depan.

“Kami mohon masyarakat mematuhi arahan petugas. Jika diminta mengungsi, patuhi demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Evakuasi dan Antisipasi Bencana Susulan

BPBD Jawa Tengah bersama BPBD Pemalang, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan terus bersiaga. Mereka tidak hanya menelusuri lokasi longsor, tetapi juga mengevakuasi warga, membersihkan material, dan mengantisipasi potensi longsor maupun banjir susulan.

Refleksi Kesiapsiagaan

Bencana ini menegaskan rapuhnya interaksi manusia dengan alam saat curah hujan ekstrem datang. Dua nyawa masih hilang, puluhan mengungsi, dan medan curam memaksa petugas bertarung dengan waktu. Kesiapsiagaan komunitas dan kepatuhan warga terhadap arahan petugas menjadi pertahanan utama dari ancaman alam yang kerap datang tiba-tiba. @dimas

Tags: Banjir BandangbencanaBPBDCuacaEkstremEvakuasihilangJawa TengahlongsorPemalangSARTanah Longsor

Kamu Melewatkan Ini

Kabar OTT KPK Bupati Klaten Beredar, KPK Belum Beri Konfirmasi

Kabar OTT KPK Bupati Klaten Beredar, KPK Belum Beri Konfirmasi

by teguh
Oktober 15, 2026

Kabar OTT KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, beredar pada Kamis, 15/10/2026. Informasi itu turut menyebut nama...

Dua Kakak Kelas Jadi Anak Berhadapan dengan Hukum di Pemalang

Dua Kakak Kelas Jadi Anak Berhadapan dengan Hukum di Pemalang

by dimas
Oktober 9, 2026

Polisi menangani dua kakak kelas sebagai anak berhadapan dengan hukum dalam kasus kematian siswa SD di Pemalang. Penyidik masih mendalami...

Siswa SD Pemalang Meninggal, Dugaan Bullying Berujung Autopsi

Siswa SD Pemalang Meninggal, Dugaan Bullying Berujung Autopsi

by dimas
Oktober 7, 2026

Siswa SD Pemalang meninggal setelah mengalami sakit perut. Keluarga menduga bullying, sementara polisi melakukan autopsi untuk mengungkap penyebab kematian. Tabooo.id:...

Next Post
Konsep Otomatis

KPK Geledah Ruko di Kartoharjo Terkait OTT Wali Kota Madiun

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id