Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kemenkomdigi Blokir 2 Juta Konten Judi Online Sepanjang 2025

by dimas
Januari 27, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah menegaskan sikap tegasnya terhadap konten negatif di dunia maya. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) memblokir hampir 2,7 juta konten negatif, termasuk 2 juta lebih konten terkait judi online (judol).

“Sepanjang 2025, kami menindak 2.737.962 konten negatif. Sebanyak 2.087.109 di antaranya terkait judi online,” ujar Meutya saat rapat Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Jumlah laporan yang masuk juga mencerminkan partisipasi aktif masyarakat. Kemenkomdigi menerima 392.000 laporan melalui situs aduankonten.id dan 493.000 aduan dari berbagai instansi. Sisanya terdeteksi langsung melalui sistem internal kementerian.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang melaporkan konten negatif melalui aduankonten.id,” tambahnya.

Masyarakat Menjadi Filter Pertama

Blokir masif ini bukan sekadar angka statistik. Setiap konten judi online yang ditindak berarti satu risiko ketergantungan atau kerugian ekonomi yang berhasil dicegah. Anak-anak, remaja, dan keluarga yang menjadi paling rentan secara tidak langsung mendapatkan perlindungan digital.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Namun, dampak nyata dari konten negatif tidak berhenti di situ. Banyak pengguna internet, terutama generasi muda, masih sering terpapar iklan judi yang muncul lewat akun media sosial, permainan daring, dan tautan ilegal. Pemblokiran konten berulang kali menekankan bahwa sistem pengawasan digital masih harus beradaptasi dengan cara baru penyebaran konten negatif.

Strategi Penguatan Pemblokiran 2026

Menkomdigi menjanjikan langkah lebih agresif tahun ini. Kementerian akan meningkatkan mekanisme sistem pemblokiran, memperpanjang durasi pemutusan akses, dan memperketat kontrol terhadap konten yang berpotensi membahayakan masyarakat.

“Di 2026, kami akan memperkuat sistem pemblokiran sekaligus memperpanjang durasi pemutusan akses, khususnya untuk konten yang membahayakan,” ujar Meutya.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah kini tidak sekadar reaktif, tetapi berusaha menutup celah penyebaran konten negatif yang terus berkembang. Dengan begitu, kontrol digital diarahkan untuk melindungi warga yang paling rentan sekaligus memberi pesan jelas kepada pelaku penyebaran konten ilegal.

Tantangan di Balik Angka

Meski jumlah konten yang diblokir besar, tantangan masih menunggu di depan. Penyebaran konten judi online tidak hanya bergerak di platform resmi, tapi juga melalui tautan pribadi, aplikasi chat, dan jaringan gelap internet. Masyarakat pun dihadapkan pada paradoks digital kebebasan berekspresi yang mudah diakses, namun harus terus dibarengi dengan literasi digital yang kuat.

Data ini juga membuka pertanyaan lebih besar apakah sistem pemblokiran dan regulasi digital bisa mengimbangi inovasi cepat para penyebar konten negatif? Atau apakah masyarakat tetap menjadi benteng utama menghadapi arus informasi berbahaya?

Pemblokiran jutaan konten judi online bukan sekadar prestasi statistik. Ini adalah tanda bahwa dunia maya membutuhkan penjagaan aktif, dan setiap klik atau laporan warga menjadi bagian dari pertahanan kolektif di era digital. @dimas

Tags: DigitalInformasiJudiKeamanan NegaraKontenLiterasimasyarakatMeutya HafidNasionalPerlindungan

Kamu Melewatkan Ini

Kuota Hangus Belum Tuntas: Kepatuhan Operator Baru 50–70 Persen

Kuota Hangus Belum Tuntas: Kepatuhan Operator Baru 50–70 Persen

by teguh
Oktober 14, 2026

Perlindungan kuota internet belum sepenuhnya merata. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut tingkat kepatuhan operator seluler baru mencapai 50–70...

JABFest 2026: Seni Melawan Pendangkalan, Buku Menjaga Ingatan

JABFest 2026: Seni Melawan Pendangkalan, Buku Menjaga Ingatan

by dimas
Oktober 13, 2026

JABFest 2026 di Yogyakarta menghadirkan seni, buku, film, dan diskusi untuk melawan pendangkalan berpikir serta menjaga ingatan kolektif. Tabooo.id: Yogyakarta...

Tinggal Kelas Bukan Obat Ajaib: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Mutu Pendidikan?

Tinggal Kelas Bukan Obat Ajaib: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Mutu Pendidikan?

by teguh
Oktober 13, 2026

Wacana tinggal kelas kembali membuka perdebatan tentang mutu pendidikan Indonesia. Sebelum meminta siswa mengulang pelajaran, pemerintah perlu memastikan sekolah mampu...

Next Post
Longsor Watukumpul, Dua Warga Hilang dan Operasi SAR Masih Berlanjut

Longsor Watukumpul, Dua Warga Hilang dan Operasi SAR Masih Berlanjut

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id