Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Basarnas: ATR 42-500 Jatuh di Maros Tidak Ada Korban Selamat

by sigit
Januari 20, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI M Syafi’i, memastikan kabar duka tidak ada penumpang atau kru yang selamat dari kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Maros, Sulawesi Selatan. Pernyataan itu disampaikan Syafi’i saat menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Selasa (20/1/2026).

“Tidak ada. Kita tetap mengharapkan mukjizat ada korban yang bisa kita selamatkan dalam kondisi hidup,” ujarnya. Harapan itu muncul meski fakta awal menunjukkan semua penumpang dan kru berada dalam kondisi kritis saat jatuh.

Harapan Tipis dari Mukjizat

Meski Kecelakaan ini tampak fatal, Syafi’i tetap menyinggung kemungkinan mukjizat. Dia mencontohkan kejadian serupa sebelumnya, di mana seorang penumpang selamat meski sempat mengalami mati suri akibat pesawat yang hancur berkeping-keping.

“Selain mencari korban, kita juga mengumpulkan puing-puing untuk diserahkan kepada KNKT,” tambah Syafi’i. Namun tim SAR menghadapi medan terjal dan licin yang memperlambat proses evakuasi.

Daftar Kru dan Penumpang ATR 42-500

  • Kru: Capt Andy Dahananto (Pilot), Farhan Gunawan (Co-Pilot), Hariadi (FOO), Restu Adi P (EOB), Dwi Murdiono (EOB), Florencia Lolita (FA), Esther Aprilita S (FA)
  • Penumpang: Deden, Ferry, Yoga

Sejauh ini, tim SAR baru berhasil mengevakuasi dua korban tewas, sementara pencarian terus berlangsung.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Dampak dan Konteks Publik

Kecelakaan ini menimbulkan trauma dan kehilangan mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Sulawesi Selatan. Selain itu, publik menuntut kejelasan mengenai penyebab jatuhnya pesawat. Oleh karena itu, pihak berwenang harus segera menjamin keselamatan penerbangan agar tragedi serupa tidak terulang.

Yang paling dirugikan jelas keluarga korban, karena kehilangan nyawa dalam sekejap meninggalkan luka yang tak tergantikan. Sebaliknya, masyarakat luas berpotensi diuntungkan jika KNKT berhasil menelusuri akar masalah dan mencegah kecelakaan berikutnya.

Akhir Tragis dan Peringatan Keras

Tragedi ATR 42-500 kembali menegaskan satu hal: kita tidak bisa menawar hukum alam dan risiko penerbangan. Harapan akan mukjizat hanya menjadi penghiburan sementara. Nyata atau tidaknya keselamatan penumpang tetap bergantung pada prosedur, pengecekan, dan keputusan tepat sebelum pesawat lepas landas.

Di dunia nyata, mukjizat memang menenangkan hati, tetapi tindakan manusia yang tepatlah yang menyelamatkan nyawa. (red)

Tags: ATR 42-500BasarnasKecelakaanMarospilotSARSulsel

Kamu Melewatkan Ini

Ledakan dari Masa Lalu: Bom Sisa Perang Dunia II Paksa Warga Biak Tinggalkan Rumah

Ledakan dari Masa Lalu: Bom Sisa Perang Dunia II Paksa Warga Biak Tinggalkan Rumah

by teguh
Juni 3, 2026

Suara ledakan bom sisa perang dunia II itu mengakhiri ketenangan siang di pesisir Biak. Dalam hitungan detik, rumah-rumah berguncang, puing...

Bom Perang Dunia II: Ketika Sisa Bom Tahun 1944 Meledak di Tahun 2026

Bom Perang Dunia II: Ketika Sisa Bom Tahun 1944 Meledak di Tahun 2026

by teguh
Juni 2, 2026

Ledakan dahsyat yang mengguncang Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Minggu (31/05/2026) sore, awalnya terlihat sebagai...

Bom Perang Dunia II Meledak di Biak, Puluhan Rumah Hancur dalam Sekejap

Bom Perang Dunia II Meledak di Biak, Puluhan Rumah Hancur dalam Sekejap

by teguh
Juni 1, 2026

Ledakan dahsyat mengguncang Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/05/2026) sore. Bom Perang Dunia II yang...

Next Post
Dari Kursi Bupati ke Gedung KPK: Sudewo dan Harta Rp31,5 Miliar

Dari Kursi Bupati ke Gedung KPK: Sudewo dan Harta Rp31,5 Miliar

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id