Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Panglima Kopassus Anugerahkan Sangkur Perak kepada 8 Prajurit Berprestasi

by sigit
Januari 14, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi menganugerahkan Sangkur Perak kepada delapan prajurit Kopassus berprestasi. Penghargaan ini tidak sekadar menjadi seremoni simbolik, melainkan bentuk pengakuan atas kerja ekstra, dedikasi tinggi, dan keberanian yang melampaui tugas rutin seorang prajurit.

Upacara Penghargaan di Tengah Penugasan

Kopassus menggelar upacara penganugerahan pada Rabu (14/1/2026). Serma Wardoyo dan Serma Edi Sutono hadir langsung mewakili para penerima. Sementara itu, enam prajurit lainnya tetap menerima penghargaan meski tengah menjalankan tugas di daerah operasi. Lewat momen ini, Kopassus menegaskan satu pesan penting: negara tetap mencatat prestasi, meski para prajurit bekerja jauh dari sorotan publik.

Amanat Panglima: Prestasi Harus Menular

Dalam amanatnya, Letjen TNI Djon Afriandi menyampaikan apresiasi tinggi kepada para prajurit. Ia menilai prestasi tersebut mampu menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran Kopassus.
“Teruslah berbuat yang terbaik, tulus, dan ikhlas pada setiap penugasan,” tegas Djon di hadapan peserta upacara.

Detik-Detik Menegangkan di Langit Filipina

Nama Serma Edi Sutono mencuri perhatian utama. Kopassus memberinya Pisau Komando Perak atas aksi heroik dalam Latihan Bersama DOLPHINE XVI-2024. Saat melakukan penerjunan freefall dari ketinggian 10 ribu kaki, Serma Edi menghadapi situasi yang nyaris merenggut dua nyawa sekaligus.

Ia melakukan penerjunan tandem bersama Sgt. Sabado, prajurit Socom Filipina. Di ketinggian sekitar 3.000 kaki, Serma Edi menyadari rekannya mengalami blackout di udara. Waktu terus menyusut. Tanpa ragu, ia langsung melakukan pengejaran di udara, mendekati tubuh rekannya yang meluncur bebas, lalu menarik payung utama hingga mengembang sempurna.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Nyawa Selamat, Risiko Berbalik Menghantam

Aksi cepat itu menyelamatkan nyawa Sgt. Sabado. Namun, risiko langsung berbalik mengancam Serma Edi. Ia kehilangan ketinggian aman. Payung utamanya gagal mengembang sempurna, disusul payung cadangan yang juga bermasalah. Ia menghantam pohon sebelum akhirnya jatuh keras ke tanah.

Kopassus menilai keberanian mengambil risiko fatal demi menyelamatkan rekan itulah yang membuat Serma Edi layak menerima Sangkur Perak, simbol kehormatan tertinggi bagi prajurit Korps Baret Merah.

Siapa Diuntungkan, Siapa Menanggung Harga

Bagi institusi, Kopassus menuai keuntungan besar. Kisah ini kembali menguatkan citra pasukan elit yang profesional, solid, dan rela berkorban. Bagi masyarakat, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keamanan nasional lahir dari risiko nyata, bukan sekadar jargon di podium.

Namun di sisi lain, cerita ini juga membuka mata tentang harga mahal yang harus dibayar prajurit di lapangan. Bahkan ketika misi berakhir sukses, luka fisik maupun mental tetap mereka bawa pulang.

Sangkur Perak memang berkilau. Tapi di balik kilaunya, ada peluh, darah, dan keputusan sepersekian detik yang tak pernah tercatat dalam laporan anggaran negara. (red)

Tags: BerprestasipenghargaanPrestasi

Kamu Melewatkan Ini

Saat Alumni Menambal Lubang Biaya Pendidikan, Negara?

Saat Alumni Menambal Lubang Biaya Pendidikan, Negara?

by teguh
April 21, 2026

Selasa, 21/04/2026, kabar baik datang dari SMA Negeri 2 Pamekasan. Sebanyak 76 siswa lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026....

Teknologi Hijau Mulai Masuk ke Hidup Sehari-hari

Teknologi Hijau Mulai Masuk ke Hidup Sehari-hari

by teguh
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Teknologi - Kamu mungkin sering dengar soal energi terbarukan, zero waste, atau sustainability. Kedengarannya “industri banget”, ya? Tapi faktanya,...

Next Goal: Program Sekaligus Ujian Serius Sepak Bola Putri Indonesia

Next Goal: Program Sekaligus Ujian Serius Sepak Bola Putri Indonesia

by teguh
April 8, 2026

Tabooo.id: Sports - Sepak bola biasanya bicara soal gol, kemenangan, dan rivalitas. Tapi kali ini, ceritanya beda. PSSI menggandeng Federasi...

Next Post
Konsep Otomatis

KPK Pegang Bukti Aliran Dana Kuota Haji, Ketua PBNU Ikut Terseret

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id