Rabu, Mei 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Teknologi Hijau Mulai Masuk ke Hidup Sehari-hari

by teguh
Mei 8, 2026
in Reality, Teknologi
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Teknologi – Kamu mungkin sering dengar soal energi terbarukan, zero waste, atau sustainability. Kedengarannya “industri banget”, ya? Tapi faktanya, pelan-pelan konsep itu lagi turun level dari pabrik ke kehidupan sehari-hari.

Dan cerita dari PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk bisa jadi gambaran nyata.

Perusahaan ini kembali meraih Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup di TMII, Jakarta, Selasa (07/04/2026). Bukan sekali dua kali ini yang keenam sejak 2020. Tapi yang menarik bukan pialanya, melainkan cara mereka menjalankan “gaya hidup hijau” versi industri.

Dari Mesin Pabrik ke Pola Hidup

Masalahnya, selama ini teknologi hijau sering terasa jauh. Seolah cuma urusan perusahaan besar atau negara.

Padahal, menurut Hanif Faisol Nurofiq, inovasi lingkungan justru punya dampak langsung ke kehidupan kita.

Ini Belum Selesai

Jemaah Haji Indonesia Menuju Arafah: Jutaan Langkah ke Puncak Haji

Kodam Jaya Ikut Buru Begal: Jakarta Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

“Berbagai inovasi yang dilakukan perusahaan telah berdampak langsung terhadap ketahanan lingkungan. Ini bukan sekadar penghargaan,” ujarnya pada Selasa (07/04/2026).

Kalimat ini sederhana, tapi maknanya dalam apa yang terjadi di industri, efeknya bakal sampai ke rumah kita juga udara, air, bahkan harga hidup.

Zero Waste: Bukan Gaya, Tapi Sistem

Di Sido Muncul, konsep seperti zero waste bukan jargon Instagram. Mereka benar-benar menjalankannya lewat sistem. Mulai dari:

  • Menggunakan lebih dari 90% energi terbarukan
  • Mengolah limbah jadi bahan produksi lagi (sirkular)
  • Mengurangi limbah berbahaya dan mengoptimalkan yang non-B3

Menurut Irwan Hidayat, ini bukan proyek sesaat. “Menjaga lingkungan adalah bagian dari operasional kami sehari-hari. Ini bukan proyek khusus,” tegasnya, Selasa (07/04/2026).

Kalau diterjemahkan ke gaya hidup ini seperti kamu mulai bawa tumbler, pilah sampah, atau hemat listrik bukan karena tren, tapi karena sudah jadi kebiasaan.

Teknologi Hijau Mulai Masuk ke Hidup Sehari-hari
Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat juga menerima penghargaan Green Leadership Utama untuk keempat kalinya.

Teknologi Hijau Sama Dengan Gaya Hidup Baru

Yang bikin menarik, pendekatan ini nggak berhenti di pabrik. Lewat program SMARTANI, teknologi lingkungan ditarik ke desa dari pengolahan limbah sampai ketahanan pangan.

Artinya, teknologi hijau bukan cuma soal mesin canggih. Tapi juga soal cara kita hidup:

  • Memanfaatkan apa yang ada
  • Mengurangi yang terbuang
  • Memikirkan dampak jangka panjang

Dan ini relate banget dengan gaya hidup Gen Z sekarang yang mulai sadar bumi bukan cuma tempat tinggal, tapi “rumah” yang lagi butuh dirawat.

Dari Lingkungan ke Kepercayaan

Menurut Sudharto P. Hadi, tren ini bahkan sudah masuk ke level yang lebih serius investasi.

“Ketika ESG-nya bagus, itu menarik bagi investor. Tidak ada lagi dikotomi antara lingkungan dan ekonomi,” ujarnya.

Artinya sederhana peduli lingkungan bukan lagi pilihan idealis. Tapi sudah jadi nilai tambah bahkan secara finansial.

Jadi, Ini Masih Sekadar Tren?

Atau sebenarnya kita lagi masuk ke fase baru? Di mana teknologi hijau bukan lagi milik industri, tapi mulai jadi bagian dari gaya hidup pelan, tapi pasti.

Dan kalau perusahaan saja sudah mulai konsisten dari hal kecil setiap hari,
pertanyaannya sekarang pindah ke kita kita masih mau anggap sustainability sebagai tren, atau mulai jadi kebiasaan?. @teguh

Tags: EnergiGen ZInstagramJakartaJamupenghargaanProgram

Kamu Melewatkan Ini

Secangkir Kopi Tiap Hari: Ritual Produktif atau Alarm Tubuh yang Pelan-Pelan Menyala?

Secangkir Kopi Tiap Hari: Ritual Produktif atau Alarm Tubuh yang Pelan-Pelan Menyala?

by teguh
Mei 26, 2026

Buat sebagian orang, pagi tanpa kopi terasa seperti laptop tanpa baterai hidup, tapi sulit menyala. Secangkir kopi sudah berubah jadi...

Kodam Jaya Ikut Buru Begal: Jakarta Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kodam Jaya Ikut Buru Begal: Jakarta Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

by teguh
Mei 25, 2026

Kalau tentara mulai patroli jalanan, pertanyaannya bukan lagi siapa takut begal. Pertanyaannya berubah seberapa genting kondisi Jakarta sekarang? Tabooo.id: Kodam...

Milan Mengurangi Sampah, Jakarta Masih Sibuk Mengelolanya

Milan Mengurangi Sampah, Jakarta Masih Sibuk Mengelolanya

by teguh
Mei 24, 2026

Banyak orang mungkin melihat perjalanan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, ke Milan sebagai agenda rutin pejabat datang, berdiskusi, bertukar...

Next Post
Tekken 7 Buktikan Loyalitas Masih Lebih Kuat dari Tren

Tekken 7 Buktikan Loyalitas Masih Lebih Kuat dari Tren

Pilihan Tabooo

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Mei 24, 2026

Realita Hari Ini

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Februari 21, 2026

Mendagri Tegaskan Wakil Kepala Daerah Ikut Hadir di Rakornas 2026

Februari 2, 2026

MBG Bukan Makan Bergizi Gratis, Ini Versi “Mantap Banget Gila”

April 9, 2026

Ribuan Pemudik Padati Terminal Tirtonadi Solo, Lonjakan Penumpang Capai 50 Persen

Maret 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id