Senin, Agustus 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Marc Marquez Cedera, Absen di MotoGP Australia dan Malaysia

by Tabooo
Mei 8, 2026
in Culture, Otomotif
A A
Home Reality Sports
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Sport – Marc Marquez, sang Juara Dunia MotoGP 2025, dipastikan absen di dua seri Grand Prix. Keputusan ini setelah hasil pemeriksaan medis terbaru menunjukkan adanya fraktur tulang di pangkal prosesus korakoid serta cedera ligamen bahu kanan.

Kabar ini diumumkan setelah Marquez menjalani evaluasi menyeluruh di Rumah Sakit Internasional Ruber, Madrid, Senin (6/10/2025). Pemeriksaan radiologis menegaskan bahwa cedera ini tidak terkait dengan luka lamanya dan tidak menunjukkan pergeseran tulang serius. Tapi tetap saja, rasa sakitnya cukup untuk membuatnya berhenti.

Bahu Retak, Mimpi Ditahan

Tim medis yang dipimpin oleh Dr. Samuel Antuma dan Dr. Ignacio Roger de Oña memutuskan pendekatan konservatif: istirahat total dan imobilisasi bahu sampai tulang terkonsolidasi sempurna.

Artinya, #93 akan absen dari dua seri besar, Australia dan Malaysia. Dua sirkuit favorit penggemar, tapi kini tanpa sang juara yang dikenal tak kenal takut di tikungan tajam.

“Untungnya, cederanya tidak parah, tapi penting untuk menghormati jadwal pemulihan,” ujar Marquez. “Target saya kembali sebelum akhir musim, tapi tanpa terburu-buru melampaui rekomendasi dokter. Sekarang prioritasnya adalah pulih 100%,” imbuhnya.

Ini Belum Selesai

Nginang di Sekaten: Saat Sirih Menjaga Jejak Tradisi

Ritek Surakarta Kenalkan Jaranan Sentherewe di Pakuwon Mall Solo

Sang Juara yang Tak Pernah Diam

Bagi Marc, cedera bukan hal baru. Dalam kariernya, ia sudah berulang kali jatuh dan bangkit, dari patah tulang humerus pada 2020 hingga gegar otak ringan di 2023. Tapi kali ini konteksnya berbeda, Marquez baru saja mengunci gelar juara dunia ke-9 setelah comeback fenomenal di musim 2025.

Di tengah euforia itu, tubuhnya kembali “meminta jeda”. Dunia melihatnya sebagai gladiator, tapi di balik helm dan adrenalin, ada manusia yang lelah.

Ironisnya, cedera ini datang di saat kariernya kembali stabil setelah tahun-tahun penuh operasi dan rasa sakit. Dari raja MotoGP menjadi simbol ketahanan, kini Marquez kembali diuji, bukan dengan kecepatan, tapi dengan kesabaran.

Kisah Marquez bukan sekadar berita olahraga, tapi pengingat bahwa bahkan juara pun perlu tahu kapan harus berhenti.

Di dunia yang menuntut kita terus cepat, Marquez mengajarkan bahwa istirahat juga bagian dari kemenangan. Ia mungkin akan absen di lintasan, tapi keputusannya menahan diri adalah tanda kedewasaan seorang pebalap yang sudah menaklukkan semua, kecuali waktu.

Karena kadang, menjadi tercepat berarti tahu kapan harus melambat. @tabooo

Tags: Marc MarquezMotoGPNewsOtomotifSports

Kamu Melewatkan Ini

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

by eko
Agustus 23, 2026

Bukan cuma soal motor, Bikers Iqro Solo Raya menjadikan komunitas sebagai ruang belajar Al-Qur'an, membangun persaudaraan, dan mencari arah hidup...

BBMC Central Java Genap 26 Tahun, Bikers Se-Indonesia Berkumpul di Solo

BBMC Central Java Genap 26 Tahun, Bikers Se-Indonesia Berkumpul di Solo

by eko
Agustus 23, 2026

BBMC Central Java rayakan 26 tahun di Taman Sriwedari Solo bersama 500 bikers dari berbagai daerah dan kegiatan sosial untuk...

Bela Prabowo soal “Londo Ireng”, Hasan Nasbi: Pemerintah Juga Boleh Mengkritik

Bela Prabowo soal “Londo Ireng”, Hasan Nasbi: Pemerintah Juga Boleh Mengkritik

by Tabooo
Agustus 1, 2026

Hasan Nasbi membela pernyataan Prabowo Subianto soal “Londo Ireng”. Menurutnya, kebebasan berpendapat harus berlaku dua arah, termasuk bagi pemerintah.

Next Post
Dari Proses Tanpa Proges Itulah Timnas Indonesia!

Dari Proses Tanpa Proges Itulah Timnas Indonesia!

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id