Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Marc Marquez Cedera, Absen di MotoGP Australia dan Malaysia

by Tabooo
Mei 8, 2026
in Culture, Otomotif
A A
Home Reality Sports
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sport – Marc Marquez, sang Juara Dunia MotoGP 2025, dipastikan absen di dua seri Grand Prix. Keputusan ini setelah hasil pemeriksaan medis terbaru menunjukkan adanya fraktur tulang di pangkal prosesus korakoid serta cedera ligamen bahu kanan.

Kabar ini diumumkan setelah Marquez menjalani evaluasi menyeluruh di Rumah Sakit Internasional Ruber, Madrid, Senin (6/10/2025). Pemeriksaan radiologis menegaskan bahwa cedera ini tidak terkait dengan luka lamanya dan tidak menunjukkan pergeseran tulang serius. Tapi tetap saja, rasa sakitnya cukup untuk membuatnya berhenti.

Bahu Retak, Mimpi Ditahan

Tim medis yang dipimpin oleh Dr. Samuel Antuma dan Dr. Ignacio Roger de Oña memutuskan pendekatan konservatif: istirahat total dan imobilisasi bahu sampai tulang terkonsolidasi sempurna.

Artinya, #93 akan absen dari dua seri besar, Australia dan Malaysia. Dua sirkuit favorit penggemar, tapi kini tanpa sang juara yang dikenal tak kenal takut di tikungan tajam.

“Untungnya, cederanya tidak parah, tapi penting untuk menghormati jadwal pemulihan,” ujar Marquez. “Target saya kembali sebelum akhir musim, tapi tanpa terburu-buru melampaui rekomendasi dokter. Sekarang prioritasnya adalah pulih 100%,” imbuhnya.

Ini Belum Selesai

Film Hebat Bukan Soal Ramai, Tapi yang Berani Berkata Jujur

Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta: Kisah Raden Ronggo dari Madiun

Sang Juara yang Tak Pernah Diam

Bagi Marc, cedera bukan hal baru. Dalam kariernya, ia sudah berulang kali jatuh dan bangkit, dari patah tulang humerus pada 2020 hingga gegar otak ringan di 2023. Tapi kali ini konteksnya berbeda, Marquez baru saja mengunci gelar juara dunia ke-9 setelah comeback fenomenal di musim 2025.

Di tengah euforia itu, tubuhnya kembali “meminta jeda”. Dunia melihatnya sebagai gladiator, tapi di balik helm dan adrenalin, ada manusia yang lelah.

Ironisnya, cedera ini datang di saat kariernya kembali stabil setelah tahun-tahun penuh operasi dan rasa sakit. Dari raja MotoGP menjadi simbol ketahanan, kini Marquez kembali diuji, bukan dengan kecepatan, tapi dengan kesabaran.

Kisah Marquez bukan sekadar berita olahraga, tapi pengingat bahwa bahkan juara pun perlu tahu kapan harus berhenti.

Di dunia yang menuntut kita terus cepat, Marquez mengajarkan bahwa istirahat juga bagian dari kemenangan. Ia mungkin akan absen di lintasan, tapi keputusannya menahan diri adalah tanda kedewasaan seorang pebalap yang sudah menaklukkan semua, kecuali waktu.

Karena kadang, menjadi tercepat berarti tahu kapan harus melambat. @tabooo

Tags: Marc MarquezMotoGPNewsOtomotifSports

Kamu Melewatkan Ini

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

by Tabooo
Juni 10, 2026

DPR RI resmi sahkan RUU Polri menjadi undang-undang dalam rapat paripurna. DPR menyebut aturan baru ini memperkuat transformasi, pengawasan, netralitas,...

Dua Kirab Malam 1 Suro, Keraton Surakarta Masuk Zona Rawan?

Dua Kirab Malam 1 Suro, Keraton Surakarta Masuk Zona Rawan?

by Tabooo
Juni 9, 2026

Dua Kirab Malam 1 Suro di Keraton Surakarta disebut berpotensi digelar pada tanggal yang sama. Situasi ini memicu kekhawatiran karena...

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

by Tabooo
Mei 21, 2026

Spanduk bertuliskan “Surat Permohonan Maaf” muncul di Bundaran UGM, Yogyakarta. Isinya mengkritik pemerintahan Prabowo-Gibran dan sempat mencuri perhatian pengguna jalan...

Next Post
Dari Proses Tanpa Proges Itulah Timnas Indonesia!

Dari Proses Tanpa Proges Itulah Timnas Indonesia!

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id