• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Paus Leo XIV Serukan Diplomasi, Kritik Kekerasan Global

Januari 11, 2026
in Global, News
A A
Konsep Otomatis

Paus Leo XIV bersama para duta besar di Kapel Sistina setelah menyampaikan pidato tahunannya di Hall of Benedictione, Vatikan, Jumat (9/1/2026).(DOK KBRI VATIKAN)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Paus Leo XIV menepuk meja diplomasi global. Dalam pidato State of World pertamanya di Hall of Benediction, Vatikan, Jumat (9/1/2026), pemimpin umat Katolik sedunia itu menegaskan: negara-negara kini lebih memilih senjata daripada dialog. Organisasi internasional gagal menahan konflik.

“Perang kembali menjadi tren, dan semangat untuk berperang semakin menyebar,” kata paus pertama asal Amerika ini. Ia mendesak semua pihak mengedepankan diplomasi berbasis dialog dan konsensus, bukan kekuatan.

Kekhawatiran Global: Dari Venezuela Hingga Asia Timur

Paus Leo XIV menyoroti krisis di Venezuela, Myanmar, Ukraina, dan konflik maritim Asia Timur, termasuk sengketa Taiwan dan Laut China Selatan. Ia menekankan: rakyatlah yang menanggung derita. “Solusi politik damai harus diutamakan, dan kepentingan rakyat harus didahulukan, bukan kepentingan partisan,” tegasnya.

Paus juga mengingatkan soal Tanah Suci dan Tepi Barat. Penduduk sipil Palestina terus menjadi korban kekerasan. Ia menegaskan bahwa solusi dua negara tetap menjadi perspektif yang relevan bagi Israel–Palestina.

Siapa Untung, Siapa Rugi?

Paus Leo XIV menunjukkan pola global: negara yang memakai kekuatan untuk menegaskan pengaruhnya memperoleh keuntungan politik dan strategis jangka pendek. Namun rakyat baik sipil di kawasan konflik maupun masyarakat global menanggung kerugian nyata. Nyawa hilang, hak asasi dilanggar, dan keamanan sosial terguncang.

Ia menyindir: prinsip pasca-Perang Dunia II, yang melarang agresi untuk mencapai tujuan nasional, kini terkikis. “Negara mencari perdamaian melalui senjata, bukan keadilan dan kesucian hidup. Ini ancaman serius bagi hukum dan tatanan sipil damai,” ujarnya.

Diplomasi Damai Masih Jalan Terbaik

Paus menegaskan bahwa Takhta Suci mendukung semua inisiatif yang mempromosikan perdamaian. Ia menyerukan kerja sama global untuk melawan polarisasi, memperkuat pembangunan manusia, dan melindungi keluarga dari keruntuhan sosial.

Ia juga menekankan perlunya menghadapi fenomena baru seperti AI, privasi digital, dan konsumerisme dengan literasi dan tanggung jawab. “Perdamaian tetap sulit, tapi realistis. Dunia harus berani memilih dialog dan kerendahan hati,” pungkasnya.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Catatan Akhir

Di tengah perang, sengketa, dan politik kekuatan, pesan paus mengingatkan satu hal: senjata mungkin memberi kemenangan sementara, tetapi rakyat dan kemanusiaan selalu menanggung biaya termahal. Ironisnya, kekuatan yang membanggakan diri di panggung internasional sering lupa bahwa manusia paling sederhana, di ujung konflik, yang benar-benar menderita. (red)



Tags: GlobalHall of BenedictionkbriLaut Cina selatanMyanmarPalestinaPaus Leo XIVTaiwanUkrainaVatikanVenezuela
Next Post
Konsep Otomatis

Erick Thohir Lepas Atlet Para Games ke Thailand, Optimistis Raih 82 Emas

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.