• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Petugas Lapas Ambon Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Roti Tawar

Januari 8, 2026
in News, Regional
A A
Konsep Otomatis

Petugas Lapas Kelas IIA Ambon menggagalkan upaya penyelundupan enam paket sabu yang disembunyikan dalam roti tawar milik seorang pengunjung, Minggu (4/1/2026). (Foto: Lapas Kelas IIA Ambon)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Upaya penyelundupan narkoba ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali terbongkar. Kali ini, pelaku menyiasati pengamanan dengan menyembunyikan sabu di dalam roti tawar. Namun, ketelitian petugas menggagalkan rencana itu sebelum barang haram tersebut menembus area hunian warga binaan.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (4/1/2026). Saat itu, petugas Lapas Ambon menjalankan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan pengunjung. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mendapati enam paket kecil narkotika jenis sabu yang terselip rapi di dalam roti tawar. Petugas langsung mengamankan seluruh barang bukti.

Terbongkar Saat Pemeriksaan Rutin

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia menyebut petugas menemukan sabu ketika memeriksa barang titipan dari seorang pengunjung lapas.

“Benar, petugas menemukan narkoba yang diduga sabu saat memeriksa barang bawaan pengunjung,” ujar Ricky kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).

Kasus ini kembali menegaskan bahwa penyelundupan narkoba ke dalam lapas masih menjadi ancaman serius. Meski pengawasan terus diperketat, pelaku terus mengembangkan modus untuk memanfaatkan celah pengamanan.

Pengunjung Pergi, Petugas Meningkatkan Kewaspadaan

Kepala Lapas Kelas IIA Ambon, Sumarwoto Hendra Budimana, memaparkan kronologi kejadian. Menurutnya, seorang pengunjung mendatangi lapas dan meminta izin menitipkan barang kepada petugas tanpa menjalani prosedur kunjungan secara lengkap.

Petugas menerima titipan tersebut dan segera membawanya ke ruang sortir. Di tahap itulah kecurigaan muncul. Setelah membuka dan memeriksa barang secara menyeluruh, petugas menemukan enam paket kecil sabu yang tersembunyi di dalam roti tawar.

“Petugas membuka roti itu dan menemukan enam paket kecil narkoba yang diduga sabu,” ujar Sumarwoto.

Usai menitipkan barang, pengunjung tersebut langsung meninggalkan area lapas. Hingga kini, petugas masih menelusuri narapidana yang menjadi target penerima paket narkoba tersebut.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

“Kami masih mendalami kasus ini dan belum mengetahui siapa penerima barang itu,” tambahnya.

Koordinasi dengan Polisi dan Pengamanan Diperketat

Menindaklanjuti temuan tersebut, Lapas Ambon segera berkoordinasi dengan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Petugas menyerahkan barang bukti kepada Satuan Reserse Narkoba untuk kepentingan penyelidikan lanjutan.

“Kami sudah menyerahkan barang bukti ke Satresnarkoba Polresta Ambon,” jelas Sumarwoto.

Sebagai langkah pencegahan, pihak lapas langsung memperketat sistem pengamanan. Petugas meningkatkan pengawasan terhadap pengunjung dan mengintensifkan razia di dalam lingkungan lapas.

“Kami memperkuat pengawasan dan meningkatkan frekuensi razia,” tegasnya.

Narkoba dan Lapas: Ancaman yang Terus Mengintai

Kasus ini kembali membuka sisi rapuh sistem pemasyarakatan dalam menghadapi peredaran narkoba. Lapas yang seharusnya berfungsi sebagai ruang pembinaan justru terus menjadi target penyelundupan.

Dampaknya tidak hanya dirasakan aparat, tetapi juga warga binaan yang berupaya menjalani hukuman secara bersih. Selama narkoba masih berusaha masuk dengan berbagai cara bahkan lewat roti tawar perang melawannya belum akan selesai.

Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, godaan tetap mencari celah. Negara pun kembali diuji seberapa kuat lapas mampu benar-benar menutup pintu bagi narkoba? @dimas

Tags: DitjenhukumKeamananKriminallapasLapas AmbonnarkobaNarkotikaPemasyarakatanPengawasanPenyelundupansabu
Next Post
Konsep Otomatis

Baduy Tutup Kawasan Adat Selama Kawalu, Wisata Dibatasi

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.