Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Beda Akhir Cerita: U-16 Juara, U-19 Futsal Indonesia Runner Up

by dimas
Desember 30, 2025
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Sport – Air mata, keringat, dan peluang yang terbuang mewarnai malam panjang Timnas Futsal Indonesia U-19. Di panggung final Piala AFF Futsal U-19 2025, Garuda Muda harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 1-3 di Nonthaburi Hall, Senin (29/12/2025). Indonesia pulang sebagai runner up, membawa kisah perjuangan yang nyaris sempurna, namun belum berakhir manis.

Awal Berani, Peluang Datang Bertubi-tubi

Sejak peluit awal, Indonesia langsung menunjukkan keberanian. Dua tembakan di menit pertama memaksa kiper Thailand, Watcharin Kerdngoen, bekerja keras. Salah satunya datang dari sepakan Muhamad Fatih Zidan yang nyaris membuka keunggulan cepat. Dalam empat menit awal, Indonesia bahkan menciptakan beberapa peluang emas, termasuk duel satu lawan satu dengan kiper. Namun, penyelesaian akhir belum berpihak pada Merah Putih.

Thailand Menekan, Gol Pembuka Mengubah Arah

Thailand merespons dengan permainan fisik dan tekanan tinggi. Duel keras mewarnai laga, sebelum tempo sedikit melambat di pertengahan babak pertama. Kedua tim saling bertukar serangan, tetapi minim peluang bersih. Hingga akhirnya, Thailand memecah kebuntuan di menit ke-17. Poompuchid Huab Um menyambar bola rebound hasil tepisan Guntur Pratikno dan membawa Thailand unggul 1-0.

Tiga Penalti, Satu Gol Penyelamat Harapan

Drama belum berhenti. Indonesia mendapat tiga kesempatan second penalty dalam dua menit terakhir babak pertama. Dua eksekusi awal gagal, membuat frustrasi terlihat di wajah pemain. Namun, saat waktu hampir habis, M Robby Faturrahman melangkah tenang. Sepakannya mengoyak gawang Thailand dan mengubah skor menjadi 1-1 tepat di menit ke-20. Harapan kembali menyala.

Tamparan Cepat di Awal Babak Kedua

Sayangnya, babak kedua langsung memberi tamparan. Baru satu menit berjalan, Sorrawit Sirisawas memanfaatkan kesalahan operan pemain Indonesia dan melepaskan tembakan keras dari luar lingkaran. Thailand kembali memimpin 2-1.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Gol itu mengubah ritme pertandingan. Indonesia kesulitan membangun serangan cepat dan lebih sering mengandalkan umpan panjang. Thailand menguasai tempo dan memaksa Indonesia bertahan terlalu dalam. Tekanan tersebut berbuah gol ketiga lewat Setthawut Srithong, yang melepaskan placing akurat ke pojok gawang Guntur.

Indonesia mencoba bangkit. Robby hampir mencetak gol lewat tendangan bebas, namun Watcharin kembali tampil sebagai tembok kokoh. Power play yang dimainkan di menit-menit akhir juga gagal memberi ancaman berarti. Skor 3-1 bertahan hingga laga usai.

Belajar Kalah untuk Siap Menang

Kekalahan ini menyakitkan, tetapi perjuangan Garuda Muda tetap bermakna. Indonesia menunjukkan mental, keberanian, dan potensi besar. Final ini mungkin belum berakhir dengan trofi, namun bagi publik futsal Tanah Air, malam di Nonthaburi menjadi pengingat bahwa generasi ini sedang belajar kalah, sebelum benar-benar siap menang. @dimas

Tags: AtletFinalFutsalGarudaMudaNasionalPrestasiTimnas

Kamu Melewatkan Ini

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Prabowo meminta RUU Perampasan Aset dipercepat. DPR masih menjaring masukan publik. Tantangannya bukan cuma pengesahan, tetapi memastikan aset hasil kejahatan...

Mentalitas Singapura, Alarm Serius Timnas Indonesia Sebelum Laga Hidup-Mati

Mentalitas Singapura, Alarm Serius Timnas Indonesia Sebelum Laga Hidup-Mati

by teguh
Agustus 7, 2026

Lolos ke Piala Asia mengubah cara berpikir The Lions. Kini Timnas Indonesia menghadapi lawan yang bukan hanya lebih rapi secara...

Next Post
2026: Tahun K-Pop Ngebut Lagi, Siap Ambil Panggung Dunia

2026: Tahun K-Pop Ngebut Lagi, Siap Ambil Panggung Dunia

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id