Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Beda Akhir Cerita: U-16 Juara, U-19 Futsal Indonesia Runner Up

by dimas
Desember 30, 2025
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Sport – Air mata, keringat, dan peluang yang terbuang mewarnai malam panjang Timnas Futsal Indonesia U-19. Di panggung final Piala AFF Futsal U-19 2025, Garuda Muda harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 1-3 di Nonthaburi Hall, Senin (29/12/2025). Indonesia pulang sebagai runner up, membawa kisah perjuangan yang nyaris sempurna, namun belum berakhir manis.

Awal Berani, Peluang Datang Bertubi-tubi

Sejak peluit awal, Indonesia langsung menunjukkan keberanian. Dua tembakan di menit pertama memaksa kiper Thailand, Watcharin Kerdngoen, bekerja keras. Salah satunya datang dari sepakan Muhamad Fatih Zidan yang nyaris membuka keunggulan cepat. Dalam empat menit awal, Indonesia bahkan menciptakan beberapa peluang emas, termasuk duel satu lawan satu dengan kiper. Namun, penyelesaian akhir belum berpihak pada Merah Putih.

Thailand Menekan, Gol Pembuka Mengubah Arah

Thailand merespons dengan permainan fisik dan tekanan tinggi. Duel keras mewarnai laga, sebelum tempo sedikit melambat di pertengahan babak pertama. Kedua tim saling bertukar serangan, tetapi minim peluang bersih. Hingga akhirnya, Thailand memecah kebuntuan di menit ke-17. Poompuchid Huab Um menyambar bola rebound hasil tepisan Guntur Pratikno dan membawa Thailand unggul 1-0.

Tiga Penalti, Satu Gol Penyelamat Harapan

Drama belum berhenti. Indonesia mendapat tiga kesempatan second penalty dalam dua menit terakhir babak pertama. Dua eksekusi awal gagal, membuat frustrasi terlihat di wajah pemain. Namun, saat waktu hampir habis, M Robby Faturrahman melangkah tenang. Sepakannya mengoyak gawang Thailand dan mengubah skor menjadi 1-1 tepat di menit ke-20. Harapan kembali menyala.

Tamparan Cepat di Awal Babak Kedua

Sayangnya, babak kedua langsung memberi tamparan. Baru satu menit berjalan, Sorrawit Sirisawas memanfaatkan kesalahan operan pemain Indonesia dan melepaskan tembakan keras dari luar lingkaran. Thailand kembali memimpin 2-1.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Gol itu mengubah ritme pertandingan. Indonesia kesulitan membangun serangan cepat dan lebih sering mengandalkan umpan panjang. Thailand menguasai tempo dan memaksa Indonesia bertahan terlalu dalam. Tekanan tersebut berbuah gol ketiga lewat Setthawut Srithong, yang melepaskan placing akurat ke pojok gawang Guntur.

Indonesia mencoba bangkit. Robby hampir mencetak gol lewat tendangan bebas, namun Watcharin kembali tampil sebagai tembok kokoh. Power play yang dimainkan di menit-menit akhir juga gagal memberi ancaman berarti. Skor 3-1 bertahan hingga laga usai.

Belajar Kalah untuk Siap Menang

Kekalahan ini menyakitkan, tetapi perjuangan Garuda Muda tetap bermakna. Indonesia menunjukkan mental, keberanian, dan potensi besar. Final ini mungkin belum berakhir dengan trofi, namun bagi publik futsal Tanah Air, malam di Nonthaburi menjadi pengingat bahwa generasi ini sedang belajar kalah, sebelum benar-benar siap menang. @dimas

Tags: AtletFinalFutsalGarudaMudaNasionalPrestasiTimnas

Kamu Melewatkan Ini

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Sentimen Malaysia Berlanjut

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Sentimen Malaysia Berlanjut

by eko
Oktober 6, 2026

Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand. Sentimen Malaysia terhadap Indonesia masih berlanjut di media sosial. Tabooo.id -...

Timnas Indonesia: Menang, Cetak Banyak Gol, atau Pulang Kandang?

Timnas Indonesia: Menang, Cetak Banyak Gol, atau Pulang Kandang?

by teguh
Oktober 1, 2026

Malam ini bukan sekadar soal tiga poin. Timnas Indonesia harus menghadapi Bangladesh sambil menghitung gol, selisih skor, dan hasil pertandingan...

Thom Haye Diusir, Garuda Masuk Mode “Jangan Sampai Kebobolan”

Thom Haye Diusir, Garuda Masuk Mode “Jangan Sampai Kebobolan”

by teguh
September 29, 2026

Thom Haye diusir karena kartu merah dan Skor 0-0 mungkin terlihat sederhana. Tetapi bagi Timnas Indonesia, hasil itu lahir dari...

Next Post
2026: Tahun K-Pop Ngebut Lagi, Siap Ambil Panggung Dunia

2026: Tahun K-Pop Ngebut Lagi, Siap Ambil Panggung Dunia

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id