Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gencatan Senjata Thailand-Kamboja, Pengungsi Masih Takut Pulang

by dimas
Desember 29, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global

Tabooo.id: Global – Ratusan ribu warga di perbatasan Thailand-Kamboja masih menahan diri untuk kembali ke rumah mereka meski kedua negara telah menyepakati gencatan senjata. Ketakutan akan pertempuran baru tetap membayangi kehidupan sehari-hari pengungsi, terutama mereka yang kehilangan harta dan tempat tinggal akibat bentrokan bersenjata selama tiga pekan terakhir.

Kehidupan di Penampungan

Di sebuah universitas yang dialihfungsikan menjadi tempat penampungan di Thailand, Kanlaya Somjettana, 21 tahun, mengaku belum berani pulang. Sehari setelah gencatan senjata diumumkan, sebagian pengungsi mulai kembali ke rumah, tetapi banyak yang menunggu konfirmasi resmi dari otoritas bahwa kondisi aman.

“Sebagian orang sudah mulai pulang, tetapi banyak yang masih menunggu konfirmasi bahwa situasi aman,” ujar Kanlaya, seperti dilansir AFP, Minggu (28/12/2025). Ia berharap gencatan senjata bertahan lama, tetapi menegaskan tidak akan kembali tanpa jaminan keamanan.

Jumlah pengungsi di kampus mulai berkurang, meski ratusan orang masih bertahan. Di sisi Kamboja, kekhawatiran serupa dirasakan So Choeun, 35 tahun, yang tengah menunggu waktu melahirkan. Ia tetap berada di tenda darurat di pagoda Buddha, sekitar satu kilometer dari perbatasan.

“Meskipun ada gencatan senjata, kami belum berani pulang. Kami masih takut,” ujar So Choeun, menambahkan keluarganya akan menunggu beberapa hari untuk memastikan situasi benar-benar tenang. Suara ledakan sempat terdengar hingga Sabtu pagi, meski berhenti sejak siang hari.

Ini Belum Selesai

Listyo Sigit dan Dua Jenderal Ditahan dalam Kasus Penyadapan Presiden

Ketika Polisi Dilarang Nge-Vape, Siapa yang Mengawasi Pengawas?

Dampak bagi Pengungsi

Gencatan senjata yang baru berjalan sehari memang bertahan hingga Minggu, tetapi otoritas belum menyatakan seluruh wilayah perbatasan aman. Bentrokan lintas batas telah menewaskan sedikitnya 47 orang dan memaksa lebih dari satu juta warga mengungsi. Konflik terbaru mengingatkan pada bentrokan serupa pada Juli, ketika gencatan senjata sebelumnya juga sempat dilanggar.

Bagi sebagian warga, pekerjaan dan ternak memaksa mereka kembali. Saichon Wongpitak, petani padi dan singkong asal Thailand, memilih pulang meski takut.

“Kami takut, tetapi kami punya pekerjaan dan ternak di rumah,” ujarnya.

Ia menegaskan keluarga siap mengungsi kembali jika situasi memburuk.

Di sisi Kamboja, warga seperti Kot Ngik, 43 tahun, melihat gencatan senjata sebagai kesempatan agar anak-anak bisa kembali bersekolah. Namun, ia belum sepenuhnya percaya perdamaian akan bertahan.

“Kami belum yakin dengan keadaannya. Pertempuran bisa terjadi lagi kapan saja,” tambahnya.

Upaya Mediasi dan Harapan Perdamaian

China turun tangan memfasilitasi perdamaian. Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, dijadwalkan memimpin pertemuan menteri luar negeri Thailand dan Kamboja di Provinsi Yunnan. Wang menyebut gencatan senjata sebagai langkah awal membangun kembali perdamaian dan kepercayaan di wilayah perbatasan.

Catatan Publik

Bagi pengungsi, gencatan senjata belum menjamin rasa aman. Mereka yang paling terdampak tetap berada di garis antara ketakutan dan kebutuhan hidup, menunggu kepastian dari pemerintah. Konflik lintas batas ini menjadi pengingat bahwa perdamaian bisa diresapi oleh jeda sesaat, tapi kehidupan warga biasa tetap berada di ujung tanduk. @dimas

Tags: gencatan senjatakambojaKeamanan NegaraKonflik DuniaKrisis GlobalMediasipengungsiPerbatasanPerdamaian

Kamu Melewatkan Ini

Imigrasi Bendung 8.287 WNI, Mafia TPPO Masih Berkeliaran

Imigrasi Bendung 8.287 WNI, Mafia TPPO Masih Berkeliaran

by dimas
Agustus 4, 2026

Imigrasi menggagalkan keberangkatan 8.287 WNI yang diduga berisiko menjadi korban TPPO. Namun, sindikat perdagangan orang masih terus merekrut korban dengan...

Timnas Indonesia Hadapi Kamboja Malam Ini, Tiga Poin Jadi Harga Mati

Timnas Indonesia Hadapi Kamboja Malam Ini, Tiga Poin Jadi Harga Mati

by teguh
Juli 27, 2026

Timnas Indonesia menghadapi laga yang tidak boleh gagal. Senin (27/07/2026) pukul 20.30 WIB, skuad Garuda akan menjamu Kamboja pada laga...

Dua Musuh, Satu Kepentingan

Dua Musuh, Satu Kepentingan

by dimas
Juni 7, 2026

Di balik ancaman dan negosiasi yang tak berujung, AS dan Iran ternyata terjebak dalam kepentingan yang sama: sama-sama membutuhkan lawannya...

Next Post
Kapal Tenggelam Labuan Bajo, Pelatih Valencia CF dan Tiga Anak Hilang

Kapal Tenggelam Labuan Bajo, Pelatih Valencia CF dan Tiga Anak Hilang

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id