Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ducati Diavel V4 RS: Cruiser Apa Streetfighter?

by Tabooo
Mei 8, 2026
in Culture, Otomotif
A A
Home Culture Otomotif
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Otomotif – Ducati lagi-lagi bikin geger. Setelah Panigale jadi poster boy MotoGP untuk jalan raya, kini giliran Diavel V4 RS yang tampil sebagai muscle cruiser paling bengis dengan DNA Superbike murni di balik bodinya yang gemuk.

Kalau Diavel biasanya identik dengan motor touring berotot, varian RS ini jelas berkata lain: “lupakan cruising, mari kita bicara akselerasi 0–100 km/jam dalam 2,52 detik.” Ya, cepatnya setara hypercar.

RS: Lencana Balap, Bukan Sekadar Branding

Lencana “RS” bukan tempelan kosmetik. Dalam kamus Ducati, itu berarti Race-Spec. Artinya: mesin, sasis, dan komponen semua sudah disulap jadi versi ekstrim.

Kalau Diavel standar pakai mesin V4 Granturismo 1.158 cc (168 hp) yang nyaman buat touring, Diavel V4 RS langsung comot jantung Desmosedici Stradale 1.103 cc dari Panigale. Hasilnya? Tenaga melonjak jadi 182 hp, dengan karakter RPM tinggi khas motor balap.

Dan biar makin eksklusif, Ducati kasih kopling kering STM-EVO SBK—ikon balap yang terkenal berisik, keras, tapi bikin puritan Ducati senyum puas. Ini motor yang bukan sekadar dikendarai, tapi dipamerkan.

Ini Belum Selesai

Lirik Asli Genjer-Genjer: Lagu yang Dipaksa Memikul Dosa Politik

Film Jangan Buang Ibu: Kesepian di Balik Pengorbanan

Performa: Cruiser dengan Nafas Superbike

Secara klaim resmi, Diavel V4 RS adalah Ducati produksi tercepat soal akselerasi. 0–100 km/jam? 2,52 detik. Itu levelnya bukan lagi muscle cruiser, tapi hyper-naked race bike berkedok cruiser.

Buat menopang performa ini, Ducati kasih:

  • Suspensi Öhlins full adjustable → stabil di kecepatan tinggi.
  • Rem Brembo Stylema + cakram 330 mm → setara Superbike Panigale.
  • Pelek forged + bodi karbon → bikin bobot turun 3 kg, tapi dampaknya terasa jauh lebih besar karena pengurangan massa unsprung.

Hasilnya: motor berotot yang tadinya jadi “Harley versi Italia,” sekarang punya DNA handling lincah ala streetfighter.

Estetika: Otot Balap, Bukan Otot Touring

Visual Diavel V4 RS juga bukan lagi soal gaya cruiser macho. Ducati bikin panel serat karbon, jok tunggal monoposto, dan livery racing eksklusif.

Pesannya jelas: ini bukan motor buat bawa boncenger ke kafe, ini motor buat pamer di trek dan di garasi kolektor.

Pasar: Main di Kelas Ultra-Premium

Harga global ditetapkan $39.995 (sekitar Rp 650 juta), tapi untuk Indonesia jelas bakal melambung. Mengingat Diavel standar saja sudah Rp 535–610 juta OTR, maka RS diproyeksikan di atas Rp 800 juta, bahkan bisa sentuh Rp 1 miliar tergantung pajak dan ketersediaan unit.

Kompetitornya? Bukan Harley, tapi Triumph Rocket 3. Bedanya, Rocket jual displacement raksasa (2.458 cc) dan torsi brutal. Sementara Ducati jual teknologi balap, RPM tinggi, dan eksklusivitas edisi terbatas. Dua dunia berbeda, dua audiens berbeda.

Ducati Diavel V4 RS adalah paradoks. Di atas kertas, ini muscle cruiser. Tapi DNA-nya jelas: hyper-naked race-spec dengan baju tebal.

Motor ini tidak untuk semua orang. Tidak ramah kantong, tidak ramah perawatan, bahkan tidak ramah telinga (thanks to dry clutch drama). Tapi justru itulah esensinya.

Motor ini dibuat untuk mereka yang ingin bilang: “Saya punya Diavel tercepat yang pernah ada, dengan jantung MotoGP di dalamnya.”

Pertanyaannya: apakah kamu siap menjinakkan monster yang lebih pantas diparkir di sirkuit ketimbang dipakai cruising di Sudirman? @tabooo

Tags: DucatiLifestyleOtomotif

Kamu Melewatkan Ini

Tubuhmu Sebenarnya Kuat atau Cuma Bertahan Karena Kafein?

Tubuhmu Sebenarnya Kuat atau Cuma Bertahan Karena Kafein?

by teguh
Mei 26, 2026

Ada orang yang tidak bisa memulai pagi tanpa kopi. Ada juga yang merasa hidupnya “mati gaya” kalau belum menyeruput Americano...

Secangkir Kopi Tiap Hari: Ritual Produktif atau Alarm Tubuh yang Pelan-Pelan Menyala?

Secangkir Kopi Tiap Hari: Ritual Produktif atau Alarm Tubuh yang Pelan-Pelan Menyala?

by teguh
Mei 26, 2026

Buat sebagian orang, pagi tanpa kopi terasa seperti laptop tanpa baterai hidup, tapi sulit menyala. Secangkir kopi sudah berubah jadi...

Uji Tipe Kendaraan: Filter Keselamatan apa Formalitas atau Stempel Industri?

Uji Tipe Kendaraan: Filter Keselamatan apa Formalitas atau Stempel Industri?

by teguh
Mei 20, 2026

Uji tipe keselamatan itu tidak bisa ditawar. Kalimat itu sering muncul di industri otomotif global. Namun pertanyaannya sederhana kalau keselamatan...

Next Post
Bunker Kaliadem

Bunker Kaliadem: Jejak Luka Merapi yang Jadi Wisata

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id