Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Asap Hitam Pekat dari Endapan Minyak Ilegal Resahkan Warga Jambi

by dimas
Desember 21, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Di Rukun Tetangga (RT) 10 Kelurahan Paal Merah, Kota Jambi, bau solar tidak sekadar mengganggu indera penciuman. Bau itu menandai ancaman yang selama bertahun-tahun membayangi kehidupan warga. Gudang minyak milik PT Kerinci Toba Abadi yang berdiri di tengah permukiman kembali memicu sorotan publik setelah kebocoran minyak menyebabkan pencemaran serius dan kebakaran pada pertengahan Desember 2025.

Warga sebenarnya sudah lama mendengar kabar bahwa pemerintah melarang aktivitas gudang tersebut. Namun di lapangan, larangan itu tak pernah benar-benar terasa. Aktivitas di dalam gudang masih berlangsung, seolah tidak pernah ada perintah penutupan.

Aktivitas Gudang Tetap Berjalan

Ketua RT 10, Minto, menyebut warga berulang kali meminta pemerintah dan kepolisian menutup total gudang minyak itu. Warga menilai keberadaannya terlalu berisiko karena berada di kawasan padat penduduk.

“Katanya ditutup. Tapi yang nutup siapa, kita enggak tahu. Faktanya, masih ada pekerja yang keluar-masuk,” ujar Minto saat ditemui di rumahnya, Sabtu (20/12/2025).

Ia menjelaskan, aktivitas bongkar muat minyak berlangsung sangat dekat dengan rumah warga. Situasi ini memaksa warga hidup dalam kecemasan, tanpa kepastian soal standar keamanan maupun pengawasan resmi.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHWTM ke-123, Persaudaraan Jadi Kekuatan

Pemerintah Janji Redam PHK, Tapi Industri Sudah Mulai Berguguran

Kebocoran Minyak dan Api di Tengah Permukiman

Kondisi memburuk pada 15 Desember 2025 sekitar pukul 00.00 WIB. Minyak yang diduga ilegal bocor dari area gudang lalu mengalir ke saluran drainase permukiman. Dampaknya langsung menjalar ke sedikitnya empat RT, yakni RT 10, 11, 20, dan 23.

Aliran minyak tersebut memicu kebakaran besar di lahan rawa RT 11. Petugas pemadam kebakaran memang berhasil menjinakkan api, tetapi risiko belum sepenuhnya hilang. Dinas Pemadam Kebakaran mencatat endapan minyak di aliran air masih berpotensi kembali terbakar, terutama saat cuaca panas dan kering.

Dengan kata lain, bahaya masih mengintai di bawah permukaan.

Warga Kehilangan Air Bersih Bertahun-tahun

Pencemaran minyak ini juga menghantam kebutuhan paling dasar warga: air bersih. Minto mengungkapkan bahwa lima kepala keluarga telah kehilangan akses air bersih selama puluhan tahun. Air sumur mereka tercemar, meninggalkan noda kuning di dinding dan lantai kamar mandi.

“Mereka terpaksa numpang air ke tetangga. Itu pun cuma bisa dipakai buat cuci-cuci,” jelas Minto.

Solar yang mencemari sumber air juga mematikan tanaman pertanian dan ikan ternak milik warga. Air yang dulu menopang kehidupan sehari-hari kini berubah menjadi sumber ancaman kesehatan.

Dugaan Beking dan Penegakan Hukum yang Tertahan

Di tengah keresahan warga, isu perlindungan dari pihak tertentu ikut mengemuka. Minto menduga ada kekuatan besar yang membuat gudang tersebut sulit tersentuh hukum.

“Kami dengar-dengar ada yang beking. Tapi siapa dan sebesar apa, kami juga enggak tahu,” ujarnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan polisi telah memasang garis pembatas di sekitar gudang setelah insiden kebocoran. Namun hingga berita ini ditulis, pihak PT Kerinci Toba Abadi belum memberikan keterangan resmi. Kasat Reskrim Polresta Jambi juga belum merespons pertanyaan terkait status operasional gudang maupun penyebab kebakaran.

Catatan Akhir

Kasus ini kembali membuka ironi lama gudang minyak bisa beroperasi di tengah kota, sementara warga di sekitarnya kehilangan air bersih di halaman rumah sendiri. Jika larangan hanya berhenti di spanduk dan garis polisi, ancaman keselamatan tinggal menunggu waktu. Dan seperti biasa, warga menjadi pihak pertama yang harus menanggung risikonya. @dimas

Tags: IlegalkebakaranLingkunganPencemaranPenegakan Hukum

Kamu Melewatkan Ini

Karnaval Usai, Peradaban Diuji: Sampah Jadi Cermin Seperti Apa Kesadaran Publik

Karnaval Usai, Peradaban Diuji: Sampah Jadi Cermin Seperti Apa Kesadaran Publik

by teguh
Juni 27, 2026

"Masalah sampah di Indonesia bukan hanya persoalan teknis pengelolaan, tetapi persoalan pola pikir. Selama masyarakat masih menganggap sampah sebagai masalah...

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Tifa Resmi ke Jaksa

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Tifa Resmi ke Jaksa

by dimas
Juni 23, 2026

Kasus ijazah Jokowi memasuki babak baru. Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma resmi dilimpahkan ke jaksa setelah berkas dinyatakan lengkap. Tabooo.id:...

Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan, Perang Narasi Berujung Proses Hukum

Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan, Perang Narasi Berujung Proses Hukum

by dimas
Juni 19, 2026

Roy Suryo dan dr Tifa ditahan Polda Metro Jaya setelah berkas perkara kasus dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah...

Next Post
The Last of Us dan Harga Emosional Bertahan Hidup

The Last of Us dan Harga Emosional Bertahan Hidup

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id