Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Asap Hitam Pekat dari Endapan Minyak Ilegal Resahkan Warga Jambi

by dimas
Desember 21, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Di Rukun Tetangga (RT) 10 Kelurahan Paal Merah, Kota Jambi, bau solar tidak sekadar mengganggu indera penciuman. Bau itu menandai ancaman yang selama bertahun-tahun membayangi kehidupan warga. Gudang minyak milik PT Kerinci Toba Abadi yang berdiri di tengah permukiman kembali memicu sorotan publik setelah kebocoran minyak menyebabkan pencemaran serius dan kebakaran pada pertengahan Desember 2025.

Warga sebenarnya sudah lama mendengar kabar bahwa pemerintah melarang aktivitas gudang tersebut. Namun di lapangan, larangan itu tak pernah benar-benar terasa. Aktivitas di dalam gudang masih berlangsung, seolah tidak pernah ada perintah penutupan.

Aktivitas Gudang Tetap Berjalan

Ketua RT 10, Minto, menyebut warga berulang kali meminta pemerintah dan kepolisian menutup total gudang minyak itu. Warga menilai keberadaannya terlalu berisiko karena berada di kawasan padat penduduk.

“Katanya ditutup. Tapi yang nutup siapa, kita enggak tahu. Faktanya, masih ada pekerja yang keluar-masuk,” ujar Minto saat ditemui di rumahnya, Sabtu (20/12/2025).

Ia menjelaskan, aktivitas bongkar muat minyak berlangsung sangat dekat dengan rumah warga. Situasi ini memaksa warga hidup dalam kecemasan, tanpa kepastian soal standar keamanan maupun pengawasan resmi.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Kebocoran Minyak dan Api di Tengah Permukiman

Kondisi memburuk pada 15 Desember 2025 sekitar pukul 00.00 WIB. Minyak yang diduga ilegal bocor dari area gudang lalu mengalir ke saluran drainase permukiman. Dampaknya langsung menjalar ke sedikitnya empat RT, yakni RT 10, 11, 20, dan 23.

Aliran minyak tersebut memicu kebakaran besar di lahan rawa RT 11. Petugas pemadam kebakaran memang berhasil menjinakkan api, tetapi risiko belum sepenuhnya hilang. Dinas Pemadam Kebakaran mencatat endapan minyak di aliran air masih berpotensi kembali terbakar, terutama saat cuaca panas dan kering.

Dengan kata lain, bahaya masih mengintai di bawah permukaan.

Warga Kehilangan Air Bersih Bertahun-tahun

Pencemaran minyak ini juga menghantam kebutuhan paling dasar warga: air bersih. Minto mengungkapkan bahwa lima kepala keluarga telah kehilangan akses air bersih selama puluhan tahun. Air sumur mereka tercemar, meninggalkan noda kuning di dinding dan lantai kamar mandi.

“Mereka terpaksa numpang air ke tetangga. Itu pun cuma bisa dipakai buat cuci-cuci,” jelas Minto.

Solar yang mencemari sumber air juga mematikan tanaman pertanian dan ikan ternak milik warga. Air yang dulu menopang kehidupan sehari-hari kini berubah menjadi sumber ancaman kesehatan.

Dugaan Beking dan Penegakan Hukum yang Tertahan

Di tengah keresahan warga, isu perlindungan dari pihak tertentu ikut mengemuka. Minto menduga ada kekuatan besar yang membuat gudang tersebut sulit tersentuh hukum.

“Kami dengar-dengar ada yang beking. Tapi siapa dan sebesar apa, kami juga enggak tahu,” ujarnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan polisi telah memasang garis pembatas di sekitar gudang setelah insiden kebocoran. Namun hingga berita ini ditulis, pihak PT Kerinci Toba Abadi belum memberikan keterangan resmi. Kasat Reskrim Polresta Jambi juga belum merespons pertanyaan terkait status operasional gudang maupun penyebab kebakaran.

Catatan Akhir

Kasus ini kembali membuka ironi lama gudang minyak bisa beroperasi di tengah kota, sementara warga di sekitarnya kehilangan air bersih di halaman rumah sendiri. Jika larangan hanya berhenti di spanduk dan garis polisi, ancaman keselamatan tinggal menunggu waktu. Dan seperti biasa, warga menjadi pihak pertama yang harus menanggung risikonya. @dimas

Tags: IlegalkebakaranLingkunganPencemaranPenegakan Hukum

Kamu Melewatkan Ini

Fatwa Haram Vape di Depan Mata, Terus Nasib UMKM yang Tak Terlibat Narkotika?

Fatwa Haram Vape di Depan Mata, Terus Nasib UMKM yang Tak Terlibat Narkotika?

by teguh
Oktober 18, 2026

Aroma buah tidak menjamin cairan vape aman. Di balik kemasan yang tampak biasa, aparat menghadapi tantangan untuk membedakan produk legal...

Langit Oranye, Napas Terancam: Kabut Asap Uji Tanggung Jawab Negara

Langit Oranye, Napas Terancam: Kabut Asap Uji Tanggung Jawab Negara

by dimas
Oktober 18, 2026

Kabut asap akibat karhutla mengancam kesehatan dan penghidupan warga. Simak pentingnya tanggung jawab negara dalam mencegah kebakaran dan melindungi masyarakat....

Karhutla Padam, Sawit Tumbuh di Kawasan Hutan Dharmasraya

Karhutla Padam, Sawit Tumbuh di Kawasan Hutan Dharmasraya

by dimas
Oktober 18, 2026

Karhutla di Dharmasraya padam, tetapi tanaman sawit tumbuh di kawasan hutan seluas 5,9 hektare. Polisi menelusuri dugaan pelanggaran dan pihak...

Next Post
The Last of Us dan Harga Emosional Bertahan Hidup

The Last of Us dan Harga Emosional Bertahan Hidup

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id