Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Investor MBG Geruduk BGN, Dapur Miliaran Masih Menganggur

by dimas
Juni 9, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Investor dapur MBG di wilayah 3T mendatangi BGN setelah menggelontorkan miliaran rupiah. Mereka menuntut kepastian operasional dapur yang belum berjalan.

Tabooo.id: Jakarta – Harapan mempercepat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) justru memunculkan gelombang protes. Sejumlah investor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendatangi kantor pusat Badan Gizi Nasional (BGN) di Menteng, Jakarta Pusat, untuk menuntut kepastian nasib dapur yang mereka bangun dengan investasi miliaran rupiah.

Mereka mengaku sudah menyiapkan fasilitas, membeli peralatan, dan membangun infrastruktur pendukung. Namun hingga kini, banyak dapur yang belum menjalankan operasional secara penuh.

Dalam video yang beredar di media sosial, seorang perwakilan investor menyampaikan kekecewaannya. Ia menilai para investor sudah membantu pemerintah memperluas jangkauan program MBG, tetapi belum memperoleh kepastian mengenai langkah berikutnya.

“Teman-teman di daerah sudah mengeluarkan miliaran rupiah. Sampai sekarang kami masih menunggu kejelasan,” ujar seorang investor dalam video yang viral, Selasa (9/6/2026).

Ketegangan Pecah di Kantor BGN

Suasana di kantor BGN sempat memanas. Rekaman video memperlihatkan adu mulut antara sejumlah investor dan petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Seorang pria berbaju cokelat bahkan melontarkan tantangan kepada petugas keamanan. Ucapannya memicu ketegangan dan menarik perhatian peserta aksi lainnya.

Meski situasi berlangsung panas, pihak keamanan tetap mengendalikan kondisi sehingga tidak terjadi bentrokan fisik.

Aksi tersebut memperlihatkan tingkat frustrasi investor yang terus meningkat. Mereka tidak hanya mempertanyakan nasib bangunan yang sudah berdiri, tetapi juga meminta kepastian mengenai arah kebijakan program yang mereka dukung sejak awal.

Nanik: Tidak Ada Penghentian Dapur SPPG

Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa BGN tidak menghentikan operasional dapur SPPG yang telah dibangun investor.

Menurut Nanik, akar persoalan terletak pada ketidakjelasan tindak lanjut program di sejumlah wilayah 3T, bukan pada penghentian kegiatan dapur.

“Investor merasa sudah membangun dapur, tetapi belum mendapatkan kejelasan mengenai kelanjutannya. Itu yang mereka sampaikan kepada kami,” kata Nanik.

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya mulai memimpin BGN pada September 2025 sehingga tidak terlibat dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan sebelumnya.

Karena itu, Nanik mengaku masih mempelajari berbagai keputusan yang berkaitan dengan pembangunan dapur MBG di wilayah 3T.

BGN Siapkan Konsultasi dengan DPR

Nanik mengatakan dirinya bersama dua wakil kepala BGN telah menerima perwakilan investor untuk mendengar langsung berbagai keluhan yang mereka sampaikan.

Setelah pertemuan tersebut, BGN berencana berkonsultasi dengan DPR dan sejumlah pihak terkait untuk mencari solusi yang dapat memberikan kepastian bagi investor maupun pelaksanaan program MBG.

“Kami menerima pengaduan mereka. Selanjutnya kami akan berkonsultasi dengan DPR dan pihak terkait untuk mencari jalan keluar terbaik,” ujarnya.

Ketika Investasi Menunggu Kepastian

Persoalan ini memperlihatkan tantangan besar dalam pelaksanaan program nasional yang melibatkan negara dan investor swasta secara bersamaan.

Para investor mengambil risiko finansial dengan membangun dapur di wilayah yang memiliki keterbatasan akses dan infrastruktur. Mereka berharap program MBG segera berjalan sehingga fasilitas yang sudah berdiri dapat melayani masyarakat.

Namun hingga kini, sebagian dapur masih menunggu keputusan lanjutan.

Ini bukan sekadar soal bangunan yang belum beroperasi. Ini soal kepastian kebijakan dan kepercayaan terhadap program strategis pemerintah.

Semakin lama ketidakjelasan berlangsung, semakin besar biaya yang harus ditanggung investor. Pada saat yang sama, masyarakat di wilayah 3T juga belum menikmati layanan yang sejak awal dijanjikan melalui program tersebut.

Program MBG lahir untuk memperkuat kualitas gizi anak-anak Indonesia dan menekan angka stunting. Namun keberhasilan program sebesar ini tidak hanya bergantung pada anggaran. Program juga membutuhkan tata kelola yang jelas, koordinasi yang kuat, dan kepastian bagi setiap pihak yang terlibat.

Pertanyaannya, seberapa cepat pemerintah mampu menjawab kegelisahan para investor sebelum kepercayaan terhadap program ini ikut terkikis? @dimas

Tags: Badan Gizi NasionalDapur SPPGMakan Bergizi GratisProgram Gizi Nasional

Kamu Melewatkan Ini

Nanik Dilantik Hari Ini, Tapi Apakah Korupsi di BGN Ikut Pergi?

Nanik Dilantik Hari Ini, Tapi Apakah Korupsi di BGN Ikut Pergi?

by dimas
Juni 8, 2026

Presiden Prabowo Subianto akan melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN di tengah kasus korupsi MBG. Mampukah ia memulihkan kepercayaan...

Gizi Rakyat vs Gizi Koruptor

Gizi Rakyat vs Gizi Koruptor

by Tabooo
Juni 6, 2026

MBG hadir untuk memberi makan anak-anak. Tapi ketika kasus korupsi muncul, publik mulai bertanya: siapa yang sebenarnya paling kenyang dari...

MBG dan Akar Korupsi yang Selama Ini Dibiarkan Tumbuh

MBG dan Akar Korupsi yang Selama Ini Dibiarkan Tumbuh

by dimas
Juni 5, 2026

Kasus korupsi MBG membuka persoalan yang lebih dalam: konflik kepentingan pejabat dalam proyek negara. Saat pengawas ikut bermain, korupsi menemukan...

Next Post
Statecraft Ekonomi: Kunci Negara di Era Ketidakpastian

Statecraft Ekonomi: Kunci Negara di Era Ketidakpastian

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id