Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

by teguh
Mei 12, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Bagi banyak keluarga miskin, sekolah sering terasa seperti mimpi mahal. Namun, Sekolah Rakyat di Kota Kupang mulai membuka pintu baru bagi anak-anak yang sulit mengakses pendidikan.

Tabooo.id: Harapan itu terlihat saat Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PANRB) Purwadi Arianto meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (12/05/2026).

Purwadi menilai SRMP 19 Kupang mampu membuka akses belajar yang lebih luas. Program itu masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden di sektor pendidikan.

“Kami mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak, mulai dari Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kota, tenaga pendidik, hingga pengelola sekolah yang bersama-sama mendukung penyelenggaraan program ini,” kata Purwadi dalam keterangan tertulis.

Menurut Purwadi, pendidikan bukan hanya soal ruang kelas. Pendidikan juga membuka peluang hidup yang lebih baik, terutama bagi anak-anak dari keluarga rentan.

Ia menilai sistem asrama di Sekolah Rakyat dapat membentuk karakter siswa sejak dini. Sistem itu juga melatih disiplin, kemandirian, dan rasa percaya diri.

Ini Belum Selesai

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

“Pendidikan memiliki peran penting dalam membuka peluang dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah seperti NTT,” ujar Purwadi.

Ia berharap SRMP 19 Kupang terus menjadi ruang aman bagi siswa untuk belajar dan mengejar cita-cita.

“Ukuran keberhasilan program ini bukan hanya jumlah sekolah yang dibangun, tetapi seberapa besar harapan dan masa depan yang dapat dibuka bagi anak-anak Indonesia,” ucapnya.

Pendidikan Gratis Tak Cukup Hanya Bangun Sekolah

Kepala SRMP 19 Kupang, Felipina Agustina Kale, menyambut baik kunjungan Purwadi. Ia menilai Sekolah Rakyat membantu anak-anak yang sebelumnya sulit mendapat akses pendidikan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan program sekolah rakyat. Merupakan satu program yang sangat luar biasa,” kata Felipina.

Felipina mengatakan program itu membantu banyak siswa dari keluarga kurang mampu. Mereka kini bisa belajar tanpa terbebani biaya pendidikan.

“Semoga program ini terus berjalan dan kita dapat bersama-sama mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan lancar,” ujarnya.

Namun, pengamat pendidikan Darmaningtyas mengingatkan satu hal penting. Pendidikan gratis tidak cukup jika pemerintah mengabaikan kualitas pengajaran dan fasilitas sekolah.

“Masalah pendidikan kita bukan hanya akses, tapi juga kualitas dan pemerataan,” ujar Darmaningtyas dalam berbagai diskusi pendidikan.

Sosiolog pendidikan Musni Umar juga menilai sekolah berasrama bisa membangun karakter anak. Namun, sekolah tetap perlu menjaga kondisi psikologis siswa agar mereka tetap nyaman belajar.

Bukan Sekadar Gedung, Tapi Kesempatan Hidup

NTT masih menghadapi tantangan besar di sektor pendidikan. Banyak keluarga masih berjuang melawan keterbatasan ekonomi dan akses sekolah.

Karena itu, Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek pembangunan. Program ini menguji keseriusan negara membuka peluang hidup yang lebih baik.

Pada akhirnya, anak-anak tidak hanya membutuhkan ruang kelas. Mereka juga membutuhkan alasan untuk percaya bahwa masa depan masih bisa berubah. @teguh

Tags: Anak IndonesiaKemiskinanKupangNTTPendidikan GratisPendidikan IndonesiaPendidikan Untuk SemuaPrabowo SubiantoSekolah RakyatWamen PANRB

Kamu Melewatkan Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

by teguh
Mei 12, 2026

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat akhirnya memaksa MPR RI mengambil langkah tegas....

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

by dimas
Mei 11, 2026

Pembangunan tampak megah lewat angka pertumbuhan, gedung tinggi, dan proyek infrastruktur besar yang terus dipamerkan. Namun bagi banyak orang, kemajuan...

Pengabdian Tanpa Kepastian, Apakah Guru Honorer Hanya Dipakai Saat Dibutuhkan?

Pengabdian Tanpa Kepastian, Apakah Guru Honorer Hanya Dipakai Saat Dibutuhkan?

by dimas
Mei 7, 2026

Nasib guru honorer kembali berada di persimpangan kebijakan. Terbitnya Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026...

Next Post
Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id