Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

by dimas
Mei 12, 2026
in Bisnis, Reality
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter
Rupiah anjlok menyentuh angka Rp 17.500 per dolar AS. Tekanan global dan turunnya kepercayaan investor disebut jadi penyebab utama. Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, pelemahan rupiah kini bukan lagi sekadar angka di layar perdagangan.

Tabooo.id: Reality – Nilai tukar rupiah kembali mencetak sejarah pahit. Pada perdagangan Selasa (12/5/2026), rupiah menembus level Rp 17.500 per dolar AS dan mencatat pelemahan terdalam sepanjang sejarah. Bagi publik, angka itu mungkin terlihat seperti statistik ekonomi biasa. Tapi di balik layar, pasar sedang mengirim sinyal yang jauh lebih serius kepercayaan mulai goyah.

Rupiah Tertekan dari Dua Arah

Data Bloomberg menunjukkan rupiah diperdagangkan di kisaran Rp 17.512 per dolar AS pada siang hari. Angka itu melemah 0,56 persen dibanding penutupan sebelumnya di level Rp 17.414 per dolar AS. Dalam waktu singkat, rupiah berubah dari sekadar mata uang yang melemah menjadi simbol kegelisahan pasar terhadap kondisi ekonomi nasional.

Tekanan datang dari faktor eksternal dan domestik secara bersamaan. Dari luar negeri, konflik geopolitik di Timur Tengah mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia. Situasi itu membuat investor global memburu dolar AS sebagai aset aman. Akibatnya, indeks dolar AS menguat dan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, ikut tertekan.

Namun pasar tidak hanya melihat faktor global. Pelaku pasar juga mulai menyoroti kondisi ekonomi dalam negeri. Meski ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026, banyak investor menilai pertumbuhan itu belum mencerminkan kekuatan sektor riil maupun investasi yang sehat.

Pengamat ekonomi dan mata uang dari PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menilai tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut. Ia memperkirakan nilai tukar rupiah bisa bergerak menuju Rp 17.550 per dolar AS dalam pekan ini jika sentimen negatif belum mereda.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Sorotan Lembaga Internasional

Sentimen pasar semakin memburuk setelah sejumlah lembaga internasional memberi perhatian khusus terhadap Indonesia. MSCI tengah meninjau status pasar saham Indonesia. Di saat yang sama, Moody’s Ratings dan Fitch Ratings sudah lebih dulu menurunkan proyeksi peringkat kredit Indonesia.

Kondisi itu membuat investor asing mulai mempertanyakan arah kebijakan ekonomi pemerintah. Mereka juga menyoroti konsistensi pemerintah dalam menjaga stabilitas fiskal dan iklim investasi.

Investor global sangat sensitif terhadap ketidakjelasan arah kebijakan. Ketika pasar melihat ketidakpastian, modal asing biasanya keluar lebih cepat daripada respons pemerintah.

Langkah BI Dinilai Belum Menyentuh Akar Masalah

Bank Indonesia sudah menyiapkan tujuh langkah stabilisasi untuk menahan tekanan rupiah. BI melakukan intervensi pasar valuta asing, membeli surat berharga negara di pasar sekunder, dan memperketat pembelian dolar AS.

Namun sejumlah ekonom menilai langkah tersebut belum cukup kuat untuk membalikkan sentimen pasar. Mereka menilai masalah utama bukan hanya soal moneter, tetapi juga menyangkut kepercayaan terhadap arah kebijakan ekonomi nasional.

Ini bukan sekadar cerita rupiah melemah. Ini tentang bagaimana pasar membaca tingkat kepercayaan terhadap masa depan ekonomi Indonesia.

Dampaknya Mulai Terasa ke Publik

Tekanan rupiah perlahan mulai menyentuh kehidupan masyarakat. Pelemahan nilai tukar berpotensi mendorong kenaikan harga impor, biaya produksi industri, hingga harga kebutuhan pokok.

Ketika dolar terus naik, tekanan paling besar biasanya tidak dirasakan elite pasar. Masyarakat dengan daya beli terbatas justru menghadapi dampak paling nyata.

Kini pertanyaannya bukan hanya soal seberapa jauh rupiah akan melemah. Pertanyaan besarnya apakah pemerintah mampu mengembalikan kepercayaan pasar sebelum tekanan ini berubah menjadi beban ekonomi yang lebih luas bagi publik? @dimas

Tags: Dolar ASEkonomi IndonesiaKrisis Kepercayaan PasarNilai Tukar RupiahRupiah Melemah

Kamu Melewatkan Ini

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

by dimas
Mei 11, 2026

Pembangunan tampak megah lewat angka pertumbuhan, gedung tinggi, dan proyek infrastruktur besar yang terus dipamerkan. Namun bagi banyak orang, kemajuan...

Pajak Mobil 0%: Kebijakan Lingkungan atau Desain Ekonomi Terselubung?

Pajak Mobil 0%: Kebijakan Lingkungan atau Desain Ekonomi Terselubung?

by teguh
Mei 6, 2026

Jakarta sedang menekan pedal gas untuk kendaraan listrik. Pemerintah mempertahankan pajak nol persen. Tapi pertanyaannya: ini benar soal lingkungan atau...

Cireng Murah Menyembunyikan Biaya yang Tidak Pernah Kamu Lihat

Cireng Murah Menyembunyikan Biaya yang Tidak Pernah Kamu Lihat

by Anisa
Mei 3, 2026

Harga murah menggoda kamu untuk menggigit tanpa pikir panjang, tetapi satu porsi cireng langsung memindahkan biaya dari dompet ke tubuh...

Next Post
Perempuan Pembela HAM: Demokrasi Butuh Mereka, Kekuasaan Takut Suara Mereka

Perempuan Pembela HAM: Demokrasi Butuh Mereka, Kekuasaan Takut Suara Mereka

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id