Sabtu, Mei 2, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Senyap ke Viral: Kasus Pelecehan Mahasiswa Unair

by teguh
Mei 1, 2026
in Nasional, News
A A
Home News Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Empat mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya terseret dugaan kasus pelecehan seksual. Kasus ini tiba-tiba viral di media sosial, meski pihak kampus mengaku sudah lebih dulu menangani. Pertanyaannya, kenapa publik baru tahu sekarang?

Tabooo.id: Nasional – Akun Instagram @unairjournal memicu perhatian publik setelah mengunggah identitas terduga pelaku. Unggahan itu juga memuat rincian dugaan pelanggaran, mulai dari pelecehan verbal, sentuhan fisik paksa, hingga dugaan pemerkosaan. Nama mahasiswa dari FISIP dan FKG ikut terseret.

Pihak kampus langsung merespons. Ketua Pusat Humas dan Protokol Unair, Pulung Siswantaro, menegaskan bahwa Satgas PPKPT sudah lebih dulu menangani kasus ini.

“Kasus kekerasan seksual ini bukan kasus baru. Satgas PPKPT sudah menanganinya sesuai prosedur,” ujar Pulung, Jumat (01/05/2026).

Pulung menjelaskan, Satgas telah menyelesaikan tiga kasus dan menjatuhkan sanksi kepada pelaku. Sementara itu, satu kasus lain masih dalam tahap pendalaman.

“Tiga kasus sudah kami tangani. Kami juga sudah menjatuhkan sanksi sesuai rekomendasi Satgas. Korban pun mendapat pendampingan,” jelasnya.

Ini Belum Selesai

Hardiknas 2026: Seremoni Selesai, Reformasi Dimulai?

May Day Suram di Jabar: 20.536 Buruh Kena PHK, Ada Apa dengan Industri?

Namun, kampus menahan detail kronologi dan jenis sanksi. Pulung menegaskan bahwa kampus mengikuti aturan perlindungan data pribadi serta regulasi Kemendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024.

Perspektif Dan Kutipan Tambahan

Kebijakan tertutup ini memicu perdebatan. Publik menuntut transparansi, sementara kampus menekankan perlindungan korban.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, sebelumnya menegaskan pentingnya keamanan di kampus.

“Kampus harus jadi ruang aman. Sistem harus berani melindungi korban,” ujarnya, 2024.

Sosiolog dari Universitas Indonesia, Musni Umar, melihat kasus ini sebagai fenomena berulang.

“Kasus seperti ini sering tersembunyi. Korban takut bicara, dan sistem belum sepenuhnya berpihak,” jelasnya, Sabtu (02/05/2026).

Praktisi hukum pidana, Suparji Ahmad, menekankan pentingnya jalur hukum.

“Jika ada unsur pidana, proses hukum harus berjalan terbuka. Penanganan internal saja tidak cukup,” tegasnya.

Budayawan Goenawan Mohamad ikut menyoroti budaya diam di institusi.

“Masalahnya bukan hanya pelaku. Budaya diam membuat korban memilih bungkam,” tulisnya.

Tabooo Twist

Ini bukan sekadar kasus pelecehan di kampus. Ini benturan antara sistem internal yang berjalan diam dan tekanan publik yang menuntut keterbukaan.

Human Impact

Bagi mahasiswa, ini soal rasa aman. Mereka butuh kepastian: kampus benar-benar melindungi, bukan sekadar menyelesaikan di balik layar.

Closing

Kasus ini membuka realitas yang sering luput kekerasan seksual di kampus sering terjadi, tapi jarang terlihat.

Sekarang publik sudah tahu. Pertanyaannya, apakah sistem akan ikut berubah atau tetap berjalan diam seperti sebelumnya?

Tags: BudayawanKampusKasusMahasiswaPelecehanSosiolog

Kamu Melewatkan Ini

Siti Inggil: Sunyi yang Dipercaya, Sejarah yang Dipertanyakan

Siti Inggil: Sunyi yang Dipercaya, Sejarah yang Dipertanyakan

by teguh
Mei 1, 2026

Angin berembus pelan di antara bata-bata tua. Di bawah bayang pohon kesambi, waktu terasa melambat. Namun di ruang yang terasa...

Hari Buruh: Perayaan atau Alarm?

Hari Buruh: Perayaan atau Alarm?

by teguh
Mei 1, 2026

Setiap 1 Mei, panggung berdiri, suara menggema, dan janji kembali diulang. Namun ketika keramaian surut, satu pertanyaan muncul kita benar-benar...

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

by teguh
Mei 1, 2026

Kasus dugaan kekerasan seksual di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati belum juga menemukan titik terang. Laporan yang muncul sejak...

Next Post
Buruh Kepung Monas, Presiden Turun Kasi 'Kado'?

Buruh Kepung Monas, Presiden Turun Kasi "Kado"?

Pilihan Tabooo

Siti Mawarni: Lagu yang Lembut di Nada, Tapi Tajam Menampar Realita Narkoba

Siti Mawarni: Lagu yang Lembut di Nada, Tapi Tajam Menampar Realita Narkoba

April 27, 2026

Realita Hari Ini

May Day Suram di Jabar: 20.536 Buruh Kena PHK, Ada Apa dengan Industri?

May Day Suram di Jabar: 20.536 Buruh Kena PHK, Ada Apa dengan Industri?

Mei 2, 2026

Hardiknas 2026: Seremoni Selesai, Reformasi Dimulai?

Mei 2, 2026

Mesin Mati di Rel, Nyawa Melayang: Mobil Pengantar Haji Dihantam KA Argo Bromo Anggrek

Mei 1, 2026

Buruh Kepung Monas, Presiden Turun Kasi “Kado”?

Mei 1, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id