Selasa, April 28, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Selamat! Kamu Menang. Penonton Tetap Bingung

by jeje
April 27, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter
Sekarang bikin film itu gampang. Bukan secara teknis, tapi secara strategi. Kamu tidak perlu memikirkan penonton cukup tebak selera juri. Sisanya? tinggal berharap menang.

Tabooo.id: Edge – Bayangkan kamu bikin film. Awalnya kamu ingin orang menonton dan memahami ceritanya. Namun pelan-pelan, tujuan itu bergeser. Kamu mulai merancang sesuatu yang harus “ditebak”.

Pertanyaan pun berubah: apa yang juri suka?
Simbol seperti apa yang terlihat “dalam”?
Seberapa aneh ending yang dianggap “berani”?

Akhirnya, kamu tidak lagi bercerita. Kamu menyusun strategi.

Selamat.
Kamu siap masuk festival.

Film atau Strategi Lomba?

Hari ini, banyak sineas tidak lagi berangkat dari kegelisahan. Mereka justru memulai dari perhitungan.

Ini Belum Selesai

Penjajah Selalu Menang Saat Elite Lokal Siap Dijual

Ngupil Bukan Masalah, Masalahnya Kita Kebanyakan Akting

Alih-alih bertanya “apa yang ingin gue sampaikan?”, mereka langsung memikirkan peluang seleksi.

Proses kreatif pun ikut berubah. Sineas menyusun karya seperti peserta lomba yang mengejar nilai.

Semakin abstrak, terasa semakin aman.
Sebaliknya, semakin sulit dipahami, semakin dianggap “dalam”.

Jadi Juri Lebih Penting dari Penonton

Masalahnya terlihat jelas.

Penonton tidak duduk di kursi juri. Namun, karya justru diarahkan ke sana.

Akibatnya, film hanya berbicara ke segelintir orang. Sementara yang lain menonton sambil mencoba memahami.

Ironisnya, kebingungan sering dianggap bukti kualitas.

Kalau tidak mengerti, penonton disalahkan.
Padahal, bisa saja filmnya memang tidak ingin menjelaskan apa pun.

Menang, Lalu?

Pola ini terus berulang.

Sineas membuat film, mengirim ke festival, lalu mengejar kemenangan. Setelah itu, semuanya berhenti.

Jika kalah, mereka langsung pindah ke proyek berikutnya. Jika menang, mereka cukup unggah poster dan ucapan terima kasih.

Film tidak berkembang. Ia hanya lewat sebentar.

Diskusi jarang muncul. Upaya mendekatkan karya ke penonton hampir tidak ada. Jembatan itu tidak pernah dibangun.

Yang penting, status “menang” sudah dikantongi.

Festival atau Lingkaran Dalam?

Festival Film Indonesia dan festival lain seharusnya mempertemukan film dengan penonton.

Namun kenyataannya berbeda.

Sineas mengarahkan film ke juri.
Kemudian juri menilai karya tersebut.
Setelah itu, mereka saling memberi pengakuan.

Di sisi lain, penonton hanya menyaksikan dari jauh.

Situasi ini terasa seperti lingkaran tertutup.

Edukasi yang Hilang

Padahal festival punya potensi besar.

Ia bisa membuka ruang belajar. Selain itu, ia bisa membantu penonton memahami cara melihat film.

Lebih jauh, visual mampu membentuk cara berpikir baru.

Namun ketika semua fokus pada kemenangan, fungsi itu perlahan menghilang.

Menang memang penting.

Namun kalau yang menang hanya ego,
filmnya ke mana? @jeje

Tags: Badan Perfilman IndonesiaCinema IndonesiaFestival Film IndonesiaSineas IndonesiaSineas Muda

Kamu Melewatkan Ini

Festival Film Indonesia: Dari Ruang Edukasi Jadi Arena Ambisi

Ketika Festival Film Jadi Arena Ambisi, Cerita Tak Lagi Utama

by jeje
April 27, 2026

Sekarang banyak film lahir bukan untuk penonton, tapi untuk juri. Sineas muda sibuk menebak selera festival, bukan membangun cerita. Lalu...

Festival Film Indonesia: Kompetisi atau Ruang Belajar Penonton?

Festival Film Indonesia: Kompetisi atau Ruang Belajar Penonton?

by jeje
April 27, 2026

Banyak sineas pemula kini membuat film bukan untuk penonton, tapi untuk juri. Mereka memburu piala, bukan pemahaman. Padahal, festival film...

Dari Mati Suri ke Bangkit Lagi: Kisah Festival Film Indonesia

Dari Mati Suri ke Bangkit Lagi: Kisah Festival Film Indonesia

by jeje
April 27, 2026

Setiap tahun, Festival Film Indonesia hadir dengan pemenang baru. Namun, di tengah perayaan itu, muncul satu hal yang jarang dibahas: siapa sebenarnya...

Next Post
Kabinet Selalu Berubah: Prabowo Sedang Merapikan atau Mengacak Kekuasaan?

Kabinet Selalu Berubah: Prabowo Sedang Merapikan atau Mengacak Kekuasaan?

Pilihan Tabooo

Dari Layar ke Realita: Film”Unseen, Unannounced” Bongkar Kejujuran yang Lama Disembunyikan

Dari Layar ke Realita: Screning Film “Unseen, Unannounced” Bongkar Kejujuran yang Lama Disembunyikan

April 22, 2026

Realita Hari Ini

Vote Buying Terancam Punah? KPK Dorong Larangan Uang Kartal di Pemilu

Vote Buying Terancam Punah? KPK Dorong Larangan Uang Kartal di Pemilu

April 27, 2026

47.000 Kejahatan, 468 Terdakwa: El Salvador Hajar MS-13

April 27, 2026

Prabowo Dikabarkan Rombak Kabinet Hari Ini, Siapa Kehilangan Kursi?

April 27, 2026

Kabinet Selalu Berubah: Prabowo Sedang Merapikan atau Mengacak Kekuasaan?

April 27, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id