Sabtu, Mei 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Putri Rinjani 2026: Sonalia Sudah Mengukir Takdirnya Sejak 2024

by Tabooo
April 7, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality Regional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Sonalia Safitri tidak tiba-tiba memenangkan gelar Putri Rinjani 2026. Ia datang dengan rencana. Mungkin banyak orang melihat kemenangan sebagai “keberuntungan”. Tapi bagaimana kalau kemenangan itu sebenarnya sudah dirancang diam-diam sejak lama?

Bukan Mimpi Mendadak

Sonalia Safitri, mahasiswi asal Dusun Telaga Segoar, Desa Loloan, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, resmi meraih gelar Putri Rinjani 2026. Ia tumbuh jauh dari pusat perhatian, tapi justru datang dengan kesadaran yang tidak semua orang punya, yaitu sebuah arah.

Ia mengaku, langkahnya bukan spontan. Ia sudah memikirkan ini sejak 2024.

“Menjadi Putri Rinjani bukan sebuah mimpi bagi saya, melainkan sebuah perjalanan… saya sudah merencanakan sejak 2024,” ujar Sonalia kepada Tabooo.id, Selasa (07/04/2026) . “Waktu itu saya datang menyaksikan penganugerahan, lalu sempat foto dengan para winner. Dalam hati saya bilang, ‘foto dulu sama para winner, siapa tahu nanti kebagian jadi winner selanjutnya’,” imbuhnya.

Dan kalimat itu bukan sekadar harapan. Tahun ini, ia benar-benar berdiri di posisi yang dulu hanya ia bayangkan.

Ini Belum Selesai

Rupiah Rp15 Ribu: Target Berani atau Cara Halus Menenangkan Pasar?

Yovie: AI Bisa Bikin Lagu, Tapi Tak Punya Hati

View this post on Instagram

A post shared by INFO LOMBOK (@infolombok_official)

Identitasnya Adalah Sebuah Fakta

Dikenal sebagai “Nona Ambarwati”, Sonalia membawa identitas yang tidak dibuat-buat. Ia menempuh pendidikan di UIN Mataram, jurusan Pariwisata Syariah, sekaligus bekerja sebagai pemandu wisata profesional bersertifikasi nasional.

Ia aktif dalam berbagai organisasi seperti Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia, Himpunan Pramuwisata Indonesia, hingga komunitas perempuan pendaki Rinjani Women Adventure. Ia bahkan menjadi instruktur termuda di bidang kepemanduan di Nusa Tenggara Barat.

Prestasi Itu Nyata, Tapi Tanggung Jawabnya?

Namun, bagi Sonalia, gelar ini bukan sekadar pencapaian.

“Banyak yang bilang ini prestasi, dan memang benar. Tapi di balik kata prestasi, ada banyak tanggung jawab. Menurut saya, ini prestasi yang harus dijalankan dengan konsekuensi,” katanya.

Ia tidak berhenti pada gelar. Ia sadar, sorotan publik berarti ekspektasi yang ikut naik.

Perempuan Desa Diremehkan?

Di sela aktivitasnya, ia juga aktif dalam kegiatan sosial melalui Gumi Torean Foundation, fokus pada pengembangan generasi muda di desanya. Ia terlibat dalam edukasi dan kampanye lingkungan, terutama di kawasan Rinjani.

Menariknya, ketika isu perempuan desa sering dipandang sebelah mata, Sonalia justru melihatnya dengan perspektif yang lebih sadar.

“Saya sendiri jarang mendengar diremehkan, karena sebelum ke kota saya sudah melakukan analisis bagaimana harus tampil. Tapi kalau bicara soal perempuan desa diremehkan, itu memang masih sering terjadi,” ungkapnya.

Bukan Sebuah Keberuntungan

Ini bukan cerita “perempuan desa yang beruntung”. Melainkan sebuah kisah tentang seseorang yang diam-diam sudah menyiapkan dirinya, sementara dunia “mungkin” masih sibuk meragukan.

Kisah Nona Ambarwati ini penting untuk diketahui, karena sering kali kita hanya menunggu “momen yang tepat”, padahal orang lain sudah mulai berjalan sejak kamu masih ragu.

Terlebih lagi, narasi sukses seringkali disederhanakan menjadi “kerja keras + keberuntungan”. Padahal realitanya lebih kompleks, ada kesadaran, ada strategi, ada keberanian membaca situasi.

Sonalia tidak sekadar percaya diri. Ia melakukan analisis. Ia memahami medan. Ia menyesuaikan diri tanpa kehilangan identitas. Dan di situ letak perbedaannya.

Masalahnya, tidak semua orang mau mengakui itu. Lebih mudah menyebutnya “beruntung” daripada mengakui bahwa ia memang siap.

Mungkin Hari Ini Bukan Puncak

Kalau kemenangan Sonalia sudah dirancang sejak dua tahun lalu, mungkin yang kita lihat hari ini bukan puncak, tapi hanya satu hasil dari proses yang selama ini dia jalani, tapi tidak kita perhatikan. Mungkin, puncaknya masih nanti.

Lalu, bagaimana denganmu? Kamu masih mengandalkan keberuntungan atau mulai menyusun perjalananmu sendiri? @tabooo

Tags: Inspirasi Perempuankisah inspiratifRegionalTabooo News

Kamu Melewatkan Ini

Lapas atau Hotel? Viral Kamar Mewah Napi Cilegon Bikin Publik Curiga

Lapas atau Hotel? Viral Kamar Mewah Napi Cilegon Bikin Publik Curiga

by teguh
Mei 15, 2026

Sebuah video kamar narapidana yang terlihat “terlalu nyaman” di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Banten, mendadak memancing sorotan publik....

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

by teguh
Mei 13, 2026

Saat stunting, campak, hingga angka kematian ibu dan bayi masih menghantui banyak keluarga, sebuah video dari ruang rapat DPRD Jember...

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

by teguh
Mei 9, 2026

Video berdurasi 22 detik memicu gelombang opini di media sosial. Dua petugas berseragam Bea Cukai mendatangi Warung Madura pada malam...

Next Post
Plastik Naik Dua Kali Lipat, Pedagang Kecil Dipaksa Naik Harga atau Menyerah?

Plastik Naik Dua Kali Lipat, Pedagang Kecil Dipaksa Naik Harga atau Menyerah?

Pilihan Tabooo

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Mei 11, 2026

Realita Hari Ini

Rupiah Rp15 Ribu: Target Berani atau Cara Halus Menenangkan Pasar?

Rupiah Rp15 Ribu: Target Berani atau Cara Halus Menenangkan Pasar?

Mei 23, 2026

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

Mei 21, 2026

Yovie: AI Bisa Bikin Lagu, Tapi Tak Punya Hati

Mei 22, 2026

Jogja Financial Festival Dibuka: Literasi Keuangan atau Bahaya Utang Digital?

Mei 22, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id