Senin, April 6, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo Today
  • Tabooo
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

6G Di Depan Mata: RI Tak Kejar Sinyal Cepat, Tapi Otak di Baliknya

April 6, 2026
in Lifestyle, Teknologi
A A
6G Di Depan Mata: RI Tak Kejar Sinyal Cepat, Tapi Otak di Baliknya

Indonesia mulai menyiapkan pengembangan teknologi 6G. dengan riset antena yang dikembangkan oleh peneliti badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (Ilustrasi: Tabooo)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Teknologi – Indonesia mulai bergerak. Bukan sekadar ikut tren, tapi mencoba masuk ke dapur teknologi masa depan 6G. Lewat riset antena yang digarap peneliti Pusat Riset Telekomunikasi (PRT) BRIN, arah permainan mulai berubah dari konsumsi jadi inovasi.

Masalahnya, 6G bukan cuma soal internet lebih ngebut. Ini soal bagaimana perangkat “berpikir” lebih kompleks, lebih presisi, dan lebih terintegrasi. Di sinilah antena jadi aktor utama, bukan figuran.

Antena Bukan Lagi Pelengkap, Tapi Penentu

Peneliti PRT BRIN, Yohanes Galih Adhiyoga, menegaskan bahwa riset mereka fokus pada antena mikrostrip, baik single-layer maupun multilayer. Teknologi ini tidak berhenti di teori ia menawarkan peningkatan gain sekaligus kontrol arah sinyal yang lebih presisi.

“Riset tersebut turut dikembangkan PRT BRIN. Salah satu fokusnya adalah pengembangan antena mikrostrip untuk menjawab kebutuhan komunikasi generasi mendatang,” kata Yohanes.

Namun, antena di era 6G tidak lagi berdiri sendiri. Ia harus menyatu dengan berbagai komponen aktif seperti IC, transistor, hingga filter dalam satu sistem yang kompleks.

Ketika Smartphone Jadi “Kota Kecil”

Bayangkan smartphone sebagai kota padat. Semua fungsi ada di dalamnya komunikasi, sensor, hingga komputasi. Dalam kondisi seperti ini, antena harus tetap bekerja optimal tanpa mengganggu komponen lain. Di sinilah tantangan terbesar muncul.

Integrasi menjadi kunci. Sedikit saja salah desain, performa perangkat bisa turun drastis. Jadi, pengembangan antena bukan lagi sekadar soal bentuk, tapi soal harmoni dalam sistem.

6G: Lompatan, Bukan Sekadar Upgrade

Yohanes menegaskan bahwa riset 6G harus dimulai sekarang, bukan nanti saat teknologi ini sudah jadi tren.

“Saat ini 5G memang masih berkembang, tapi riset tidak bisa berhenti di situ. Kita harus menyiapkan teknologi berikutnya.”

Pernyataan ini seperti pengingat keras negara yang hanya menunggu, akan selalu tertinggal. 6G bukan sekadar upgrade kecepatan, tapi perubahan cara perangkat dan jaringan bekerja secara keseluruhan.

Peluang Besar untuk Generasi Muda

Di balik teknologi, ada faktor yang lebih penting manusia. Kepala PRT BRIN, Nasrullah Armi, melihat riset 6G sebagai peluang besar bagi talenta muda Indonesia.

RelatedPosts

Motor Matic: Pilihan Praktis atau Tanda Kita Makin Malas?

Zero Post: Saat Gen Z Capek Jadi Konten, Tapi Masih Jadi Penonton

“Kesempatan di bidang ini masih sangat luas. Mahasiswa perlu mulai menentukan minat sejak sekarang.”

Artinya, masa depan 6G tidak hanya ditentukan oleh laboratorium, tapi juga oleh pilihan generasi hari ini.

Jadi Penonton atau Pemain?

Indonesia sudah mulai menyiapkan langkah. Riset berjalan, arah sudah jelas, dan peluang terbuka lebar.

Tapi pertanyaan akhirnya tetap sederhana dan sedikit menampar. Saat 6G benar-benar datang, kita cuma pakai atau ikut menciptakan?. @teguh

Tags: AntenabrinIndonesiainovasiinternetKomponenKomputasiMikrostripMultilayerSensorSingle-LayerSinyalSmartphoneTransistorUpgrade

Recommended

Dukun Cabul di Magetan: Wajah Gelap ‘Pengobatan’ di Magetan

Dukun Cabul di Magetan: Wajah Gelap ‘Pengobatan’ di Magetan

April 4, 2026
Beasiswa Rp 898 Juta ke Inggris Dibuka: Kesempatan atau Ujian Mental?

Beasiswa Rp 898 Juta ke Inggris Dibuka: Kesempatan atau Ujian Mental?

April 4, 2026

Popular News

  • Air Mineral Terancam Mahal Gara-Gara Plastik: Wajar atau Alarm Bahaya?

    Air Mineral Terancam Mahal Gara-Gara Plastik: Wajar atau Alarm Bahaya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Nyawa TNI Melayang, Israel Belum Akui Keterlibatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pernikahan Berujung Duka: Preman Bunuh Ayah Pengantin di Purwakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cantik di Mata Dunia, Rapuh di Tangan Sendiri: Dilema Taman Nasional Komodo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Iran Tak Sekadar Bertahan: Hormuz Kini Jadi Alat Tekan Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.