• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

KPK Bongkar Aliran Rp 19 Miliar ke Keluarga Bupati Pekalongan

Maret 5, 2026
in Nasional, News
A A
KPK Bongkar Aliran Rp 19 Miliar ke Keluarga Bupati Pekalongan

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq usai diperiksa di KPK, Jakarta (4/3/2026). KPK menahannya dalam kasus dugaan korupsi outsourcing. (Foto: ANTARA FOTO)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi membuka aliran dana Rp 19 miliar yang mengalir ke keluarga Fadia Arafiq. Uang itu diduga berasal dari proyek pengadaan tenaga outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, memaparkan temuan tersebut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu (4/3/2026). Ia menjelaskan, sepanjang 2023 hingga 2026, PT RNB (Raja Nusantara Berjaya) menerima pembayaran Rp 46 miliar dari kontrak dengan sejumlah perangkat daerah di Pemkab Pekalongan.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Namun, dari total dana itu, perusahaan hanya mengalokasikan Rp 22 miliar untuk membayar gaji pegawai outsourcing. Sisanya, menurut KPK, mengalir dan terbagi ke lingkar keluarga bupati dengan nilai mencapai Rp 19 miliar atau sekitar 40 persen dari total transaksi.

Pembagian Uang dan Dugaan Pengaturan Internal

KPK merinci aliran dana tersebut. Fadia Arafiq diduga menerima Rp 5,5 miliar. Suaminya, Muhammad Sabiq Ashraff, menerima Rp 1,1 miliar. Direktur PT RNB, Rul Bayatun, diduga menikmati Rp 2,3 miliar. Selain itu, anak bupati yang juga bernama Muhammad Sabiq Ashraff menerima Rp 4,6 miliar, sementara Mehnaz menerima Rp 2,5 miliar. Penyidik juga mencatat penarikan tunai sebesar Rp 3 miliar.

Lebih jauh, Asep mengungkapkan bahwa Fadia diduga mengatur distribusi dana tersebut melalui grup WhatsApp bernama “Belanja RSUD”. Dalam grup itu, staf melaporkan setiap pengambilan uang untuk bupati dan mengirimkan dokumentasi transaksi. Penyidik kini terus menelusuri kemungkinan penggunaan perusahaan tersebut untuk modus penerimaan dana lain.

Penahanan dan Jerat Hukum

KPK menetapkan Fadia sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa outsourcing. Penyidik langsung menahan Fadia selama 20 hari pertama, terhitung 4-23 Maret 2026, di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.

KPK menjerat Fadia dengan Pasal 12 huruf i dan Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta ketentuan dalam KUHP terbaru. Pasal tersebut mengatur penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara yang berhubungan dengan jabatan.

Dampak ke Daerah dan Publik

Kasus ini bukan sekadar perkara hukum individu. Dugaan pemotongan dana outsourcing menyentuh langsung nasib tenaga kerja yang bergantung pada proyek pemerintah daerah. Jika benar dana gaji terpangkas demi kepentingan elite, maka para pekerja outsourcing menjadi pihak yang paling terdampak.

Di sisi lain, kasus ini mengguncang kepercayaan publik terhadap tata kelola anggaran daerah. Pemerintah daerah seharusnya mengelola APBD untuk pelayanan publik, bukan untuk memperkaya lingkar kekuasaan.

Kini, proses hukum berjalan. Namun pertanyaan publik tetap menggantung berapa banyak proyek serupa yang belum terungkap? Dan sampai kapan praktik seperti ini bersembunyi di balik nama “belanja” yang terdengar resmi, tetapi justru menyisakan ironi? @dimas

Tags: 2026anggaranAPBDBersihDaerahFadia ArafiqhukumkorupsikpkottPantauPekalonganPemkabtransparansi
Next Post
Tuan Rumah Buntu! Semen Padang F.C. Ditahan 10 Pemain PSIM Yogyakarta 0-0

Tuan Rumah Buntu! Semen Padang F.C. Ditahan 10 Pemain PSIM Yogyakarta 0-0

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Kiamat Tidak Menunggu Zona Waktu

    Kiamat Tidak Menunggu Zona Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantai yang Kita Banggakan, atau yang Kita Abaikan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASUS Bawa AI ke Level Baru: Zenbook S14 OLED Bisa “Mikir Sendiri” Tanpa Internet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.