Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Momen Fadia Arafiq Kenakan Rompi Oranye KPK Usai OTT di Semarang

by dimas
Maret 4, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melangkah cepat keluar dari ruang pemeriksaan di Semarang, Rabu (4/3/2026) siang. Rompi oranye Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membungkus tubuhnya. Kerudung hitam ia tarik menutup sebagian wajah. Petugas KPK menggiringnya menuju mobil tahanan, sementara kamera wartawan merekam setiap detik momen itu.

Namun di tengah situasi tersebut, Fadia langsung menyampaikan bantahan. Ia menolak tudingan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret namanya.

“Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apa pun yang diambil,” ujarnya.

Bantahan di Tengah Proses Hukum

Menurut Fadia, tim KPK mengamankannya saat ia berada di sebuah rumah bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Ia menegaskan bahwa pertemuan itu hanya membahas ketidakhadirannya dalam agenda program Makan Bergizi Gratis (MBG). Karena itu, ia kembali menyangkal tuduhan menerima uang atau barang bukti apa pun.

Ia juga membantah keterlibatan pribadinya dalam proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan. Fadia menyatakan perusahaan yang disebut dalam kasus tersebut milik keluarga, bukan miliknya. Selain itu, ia memastikan tidak ada kepala dinas yang menerima uang dalam peristiwa tersebut.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Meski begitu, proses hukum tetap berjalan. Fadia menyatakan akan berdiskusi dengan kuasa hukumnya dan mempertimbangkan langkah praperadilan. Dengan demikian, ia menyiapkan perlawanan melalui jalur hukum untuk membuktikan klaimnya.

KPK Ungkap Dugaan Pengaturan Tender

Sementara itu, KPK memaparkan kronologi penindakan. Pada Selasa (3/3/2026) dini hari, tim penyidik mengamankan Fadia bersama ajudan dan orang kepercayaannya di Semarang. Setelah itu, penyidik langsung membawa mereka ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Tak berhenti di situ, KPK juga menangkap 11 orang lain, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan HM Yulian Akbar. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut penyidik menelusuri dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, khususnya proyek outsourcing di sejumlah dinas.

Menurut KPK, oknum tertentu mengatur proses tender agar perusahaan tertentu memenangkan proyek. Para penyidik menduga pelaku menyusun skema yang mengarahkan pemenang sejak awal. Jika dugaan ini terbukti, maka praktik tersebut secara langsung merusak sistem persaingan usaha dan menggerus anggaran publik.

Dampak Langsung bagi Masyarakat

Kasus ini tidak hanya mengguncang kantor bupati. Kasus ini juga menyentuh masyarakat Pekalongan secara langsung. Proyek outsourcing menyangkut layanan dasar, mulai dari tenaga kebersihan hingga dukungan administrasi perkantoran. Ketika pejabat mengatur tender untuk kepentingan tertentu, kualitas layanan publik berisiko menurun.

Selain itu, pelaku usaha lokal yang tidak memiliki akses kedekatan kekuasaan bisa tersingkir. Mereka kehilangan peluang bersaing secara sehat. Pada akhirnya, masyarakat yang menanggung dampaknya melalui layanan yang melemah dan potensi pemborosan anggaran daerah.

Di tengah semua itu, publik kembali menghadapi ironi lama. Slogan antikorupsi kerap menghiasi baliho kampanye dan pidato politik. Namun ketika aparat penegak hukum bergerak, realitas justru berbicara lain.

Kini KPK mengklaim memiliki bukti awal yang cukup, sementara Fadia bersikeras tidak bersalah. Proses hukum akan menguji kedua klaim tersebut. Akan tetapi, satu hal sudah pasti: setiap kali rompi oranye dikenakan pejabat publik, kepercayaan masyarakat kembali terkikis.

Dan seperti biasa, rakyat hanya bisa berharap agar janji bersih dari korupsi tidak berhenti sebagai slogan, melainkan benar-benar menjadi komitmen yang dijaga, bukan sekadar diucapkan. @dimas

Tags: Bupati PekalonganDaerahFadia ArafiqGedung Merah putihKorupsi di IndonesiaKPKOTT KPKOutsourcingPekalongan

Kamu Melewatkan Ini

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

by dimas
Oktober 16, 2026

Dana karhutla diduga ikut dikorupsi dalam perkara Dana Siap Pakai BNPB. KPK menelusuri pengadaan alat komunikasi HT untuk penanganan kebakaran...

Dana Darurat, Dugaan Suap dan Sitaan Rp5,47 Miliar di BNPB

Dana Darurat, Dugaan Suap dan Sitaan Rp5,47 Miliar di BNPB

by dimas
Oktober 16, 2026

KPK menyita aset Rp5,47 miliar dalam kasus dugaan korupsi pengadaan BNPB. Lima tersangka terseret dugaan suap dan konflik kepentingan. Tabooo.id...

OTT Bupati Klaten: KPK Tetapkan Tersangka, Rp1,9 Miliar Jadi Barang Bukti

OTT Bupati Klaten: KPK Tetapkan Tersangka, Rp1,9 Miliar Jadi Barang Bukti

by teguh
Oktober 16, 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan penanganan kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ke tahap penyidikan....

Next Post
Israel Gempur Beirut dan Baalbek, Lebanon Terjepit Perang Regional

Israel Gempur Beirut dan Baalbek, Lebanon Terjepit Perang Regional

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id