Tabooo.id: Sports – Terminal 21 Korat kembali jadi saksi pertandingan penuh emosi. Timnas Futsal Putri Indonesia tampil menggila, lalu goyah, bangkit lagi, dan akhirnya harus puas bermain imbang 4-4 melawan Malaysia pada laga kedua Grup A Piala AFF Futsal Putri 2026, Rabu (25/02/2026). Delapan gol. Empat kali kejar-kejaran. Satu hasil yang bikin jantung nyaris copot.
Start Kilat, Lengah Sesaat
Indonesia membuka laga dengan energi tinggi. Baru tiga menit berjalan, Nisma Francinda menyambar peluang dan membawa Garuda Pertiwi unggul 1-0. Tiga menit berselang, Nisma kembali mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Marsya Aulia. Skor 2-0. Indonesia di atas angin.
Namun futsal tak pernah memberi ruang lengah. Malaysia merespons cepat. Nur Syafiqah memperkecil ketertinggalan pada menit ke-8. Dua menit kemudian, Ayu Anjani menyamakan skor jadi 2-2. Ritme berubah. Tekanan meningkat.
Menjelang turun minum, Nur Lyana membalikkan keadaan. Malaysia unggul 3-2. Indonesia menatap ruang ganti dengan kepala tertunduk, tapi belum menyerah.
Gol Kiper, Gol Bunuh Diri, dan Emosi yang Meledak
Babak kedua berjalan lebih keras. Indonesia tampil agresif. Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah manis lewat momen tak biasa.
Kiper Fitry Amelya melepaskan tembakan dari daerahnya sendiri. Bola meluncur deras dan masuk ke kolong kiper Malaysia. Skor 3-3. Arena bergemuruh. Itu bukan sekadar gol, itu simbol keberanian.
Momentum berlanjut. Kick-in Novita Murni membuat Nur Syafiqah salah mengantisipasi. Bola justru masuk ke gawang Malaysia. Indonesia berbalik unggul 4-3 pada menit ke-32. Namun drama belum selesai.
Malaysia kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-37 setelah bola mengenai Ikeu Rosita dan berujung gol bunuh diri. Skor berubah 4-4. Tegang. Intens. Setiap detik terasa berat. Hingga peluit akhir berbunyi, tak ada tambahan gol.
“Kami Tunjukkan Karakter”
Pelatih Indonesia menegaskan timnya tidak kehilangan semangat. “Anak-anak menunjukkan karakter. Kami sempat tertinggal, tapi mereka bangkit. Itu mental yang kami bangun,” ujarnya.
Para pemain pun tampak kecewa, namun tetap optimistis. Mereka tahu perjuangan belum selesai.
Nasib di Tangan Pertandingan Lain
Hasil imbang ini membuat langkah Indonesia ke fase selanjutnya bergantung pada laga Thailand vs Malaysia. Garuda Pertiwi sudah memberikan segalanya di lapangan. Kini, mereka menunggu takdir.
Pertandingan ini bukan hanya soal skor 4-4. Ini tentang keberanian bangkit, tentang semangat yang tak padam, dan tentang harapan yang masih menyala.
Karena dalam futsal, seperti dalam hidup, perjuangan sering kali lebih bermakna daripada hasil akhir. @teguh




