Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Remaja Hilang di Ijen, Tim SAR Berpacu dengan Waktu dan Menang

by teguh
Februari 20, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Kecemasan menyelimuti jalur pendakian Kawah Ijen sejak Rabu (18/02/2026) pagi. Muhammad Dzikri Maulana (16) terpisah dari rombongan saat mendaki. Keluarga panik. Tim SAR bergerak. Waktu menjadi lawan paling nyata.

Kamis (19/02/2026), harapan itu terjawab. Tim SAR menemukan Dzikri dalam kondisi hidup, meski tubuhnya lemas di area tebing.

“Alhamdulillah korban berhasil kami temukan dalam keadaan hidup,” tegas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa.

Dua Tim, Satu Target: Selamatkan Nyawa

Dzikri berangkat mendaki bersama empat rekannya pukul 02.00 WIB. Sekitar pukul 08.30 WIB, ia terpisah di jalur pendakian wilayah Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Hingga malam, ia tak kunjung kembali. Laporan masuk pukul 20.05 WIB. Tim SAR langsung menyusun strategi.

Tim membagi kekuatan menjadi dua SRU. SRU 1 menyisir jalur dari Pos Paltuding menuju puncak sejauh 3,6 kilometer dengan metode Explore SAR (ESAR) tipe 1. SRU 2 menyapu area sekitar lokasi kejadian dengan pola ESAR tipe 2 open grid seluas satu kilometer persegi.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Cuaca mendung dan hujan ringan sempat menghambat jarak pandang. Namun tim tetap melaju. Mereka menerbangkan drone thermal, menurunkan personel jungle rescue, dan memperluas radius pencarian.

Pukul 16.16 WIB, drone menangkap titik panas di tebing dengan radial 6,7° dan jarak sekitar 890 meter dari lokasi perkiraan hilang. Tim segera menuruni tebing menggunakan teknik vertical rescue. Mereka menjangkau Dzikri dan memastikan kondisinya stabil. Pukul 17.50 WIB, tim membawa Dzikri turun ke Pos Paltuding, lalu mengirimnya ke Puskesmas Licin untuk perawatan.

Siapa Untung, Siapa Menanggung Risiko?

Keluarga tentu menjadi pihak yang paling bersyukur. Mereka menyambut kabar itu dengan lega. Pariwisata Banyuwangi juga mendapat nilai positif karena respons cepat aparat menunjukkan kesiapsiagaan.

Namun setiap operasi pencarian menyedot energi besar. Tim SAR mempertaruhkan keselamatan saat menyisir tebing dan hutan dalam cuaca tak menentu. Jika pendaki mengabaikan prosedur, mereka bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga menyeret banyak pihak ke dalam risiko.

Operasi ini melibatkan unsur TNI-Polri, BKSDA, BPBD, relawan, mapala, pelaku wisata, perangkat desa, hingga keluarga korban. Mereka bergerak cepat dan solid. Sinergi itu menyelamatkan nyawa.

Gunung Bukan Tempat Ceroboh

I Made Oka kembali mengingatkan pendaki agar tidak terpisah dari rombongan dan selalu memeriksa kondisi cuaca sebelum mendaki. Imbauan itu sederhana. Namun banyak orang sering mengabaikannya.

Kisah ini berakhir dengan kabar baik. Dzikri selamat. Tim pulang dengan lega. Publik bisa bernapas. Tetapi gunung selalu mengajarkan satu hal alam tidak pernah salah, manusia yang sering lengah. @teguh

Tags: BPBDCuacagunungkorbanPolriRelawanRemajaSARTNI

Kamu Melewatkan Ini

HUT RI di Papua Berdarah, Pratu Rizki Gugur Diserang OPM

HUT RI di Papua Berdarah, Pratu Rizki Gugur Diserang OPM

by dimas
Agustus 18, 2026

HUT RI ke-81 di Papua diwarnai serangan OPM di Mimika. Pratu Rizki Kurniawan gugur, sementara dua prajurit TNI lainnya terluka...

Kemerdekaan RI ke 81 dan Rasa Aman: Dua Hal yang Belum Selalu Bertemu

Kemerdekaan RI ke 81 dan Rasa Aman: Dua Hal yang Belum Selalu Bertemu

by teguh
Agustus 17, 2026

Merah putih memenuhi banyak sudut Indonesia pada pagi itu. Lagu Indonesia Raya berkumandang di lapangan upacara. Anak-anak berdiri dalam barisan....

HUT ke-81 RI di Tengah Kontak Tembak di Jila: Merdeka untuk Siapa?

HUT ke-81 RI di Tengah Kontak Tembak di Jila: Merdeka untuk Siapa?

by teguh
Agustus 17, 2026

Senin, 17 Agustus 2026, Indonesia merayakan 81 tahun kemerdekaan. Di banyak tempat, Merah Putih berkibar. Upacara berlangsung, lagu kebangsaan terdengar,...

Next Post
Galaxy S26 Belum Rilis, KW-nya Sudah Nongol. Kok Bisa Secepat Itu?

Galaxy S26 Belum Rilis, KW-nya Sudah Nongol. Kok Bisa Secepat Itu?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id