Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Remaja Hilang di Ijen, Tim SAR Berpacu dengan Waktu dan Menang

by teguh
Februari 20, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Kecemasan menyelimuti jalur pendakian Kawah Ijen sejak Rabu (18/02/2026) pagi. Muhammad Dzikri Maulana (16) terpisah dari rombongan saat mendaki. Keluarga panik. Tim SAR bergerak. Waktu menjadi lawan paling nyata.

Kamis (19/02/2026), harapan itu terjawab. Tim SAR menemukan Dzikri dalam kondisi hidup, meski tubuhnya lemas di area tebing.

“Alhamdulillah korban berhasil kami temukan dalam keadaan hidup,” tegas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa.

Dua Tim, Satu Target: Selamatkan Nyawa

Dzikri berangkat mendaki bersama empat rekannya pukul 02.00 WIB. Sekitar pukul 08.30 WIB, ia terpisah di jalur pendakian wilayah Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Hingga malam, ia tak kunjung kembali. Laporan masuk pukul 20.05 WIB. Tim SAR langsung menyusun strategi.

Tim membagi kekuatan menjadi dua SRU. SRU 1 menyisir jalur dari Pos Paltuding menuju puncak sejauh 3,6 kilometer dengan metode Explore SAR (ESAR) tipe 1. SRU 2 menyapu area sekitar lokasi kejadian dengan pola ESAR tipe 2 open grid seluas satu kilometer persegi.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Cuaca mendung dan hujan ringan sempat menghambat jarak pandang. Namun tim tetap melaju. Mereka menerbangkan drone thermal, menurunkan personel jungle rescue, dan memperluas radius pencarian.

Pukul 16.16 WIB, drone menangkap titik panas di tebing dengan radial 6,7° dan jarak sekitar 890 meter dari lokasi perkiraan hilang. Tim segera menuruni tebing menggunakan teknik vertical rescue. Mereka menjangkau Dzikri dan memastikan kondisinya stabil. Pukul 17.50 WIB, tim membawa Dzikri turun ke Pos Paltuding, lalu mengirimnya ke Puskesmas Licin untuk perawatan.

Siapa Untung, Siapa Menanggung Risiko?

Keluarga tentu menjadi pihak yang paling bersyukur. Mereka menyambut kabar itu dengan lega. Pariwisata Banyuwangi juga mendapat nilai positif karena respons cepat aparat menunjukkan kesiapsiagaan.

Namun setiap operasi pencarian menyedot energi besar. Tim SAR mempertaruhkan keselamatan saat menyisir tebing dan hutan dalam cuaca tak menentu. Jika pendaki mengabaikan prosedur, mereka bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga menyeret banyak pihak ke dalam risiko.

Operasi ini melibatkan unsur TNI-Polri, BKSDA, BPBD, relawan, mapala, pelaku wisata, perangkat desa, hingga keluarga korban. Mereka bergerak cepat dan solid. Sinergi itu menyelamatkan nyawa.

Gunung Bukan Tempat Ceroboh

I Made Oka kembali mengingatkan pendaki agar tidak terpisah dari rombongan dan selalu memeriksa kondisi cuaca sebelum mendaki. Imbauan itu sederhana. Namun banyak orang sering mengabaikannya.

Kisah ini berakhir dengan kabar baik. Dzikri selamat. Tim pulang dengan lega. Publik bisa bernapas. Tetapi gunung selalu mengajarkan satu hal alam tidak pernah salah, manusia yang sering lengah. @teguh

Tags: BPBDCuacagunungkorbanPolriRelawanRemajaSARTNI

Kamu Melewatkan Ini

Berani Speak Up di Depan Juri: Sikap Kritis atau Tanda Mental Anak Makin Sehat?

Berani Speak Up di Depan Juri: Sikap Kritis atau Tanda Mental Anak Makin Sehat?

by teguh
Mei 13, 2026

Sebuah video membuat publik berhenti scroll. Bukan karena keributan. Bukan juga karena drama panggung lomba. Publik justru menyorot keberanian seorang...

Film Pesta Babi Kembali Dibubarkan, Kini Terjadi di Ternate

Film Pesta Babi Kembali Dibubarkan, Kini Terjadi di Ternate

by Tabooo
Mei 10, 2026

Film Pesta Babi kembali dibubarkan. Kali ini terjadi di Ternate, Maluku Utara. Aparat TNI menghentikan kegiatan nonton bareng dan diskusi...

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

by teguh
Mei 1, 2026

Kasus dugaan kekerasan seksual di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati belum juga menemukan titik terang. Laporan yang muncul sejak...

Next Post
Galaxy S26 Belum Rilis, KW-nya Sudah Nongol. Kok Bisa Secepat Itu?

Galaxy S26 Belum Rilis, KW-nya Sudah Nongol. Kok Bisa Secepat Itu?

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id