Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ketua BEM Tiyo Ardianto Diteror, UGM Siapkan Langkah Perlindungan

by dimas
Februari 18, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Universitas Gadjah Mada langsung menindaklanjuti teror terhadap Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. Teror muncul setelah Tiyo menyuarakan kasus tragis seorang anak di Nusa Tenggara Timur yang mengakhiri hidup karena tidak mampu membeli pena dan buku.

Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, menyatakan pimpinan universitas segera menghubungi Tiyo. UGM juga menugaskan Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan (K5L) untuk memantau dan melindungi Ketua BEM. Andi menegaskan UGM bertanggung jawab melindungi seluruh civitas akademika dari ancaman atau teror dari pihak mana pun.

Ancaman yang Mengintai Ketua BEM

Tiyo menghadapi intimidasi berupa ancaman langsung, penguntitan, dan pemotretan oleh orang tak dikenal pada 9-11 Februari 2026. Salah satu pelaku mengirim pesan dari nomor tak dikenal yang berisi ancaman penculikan. Tiyo menyampaikan hal itu kepada Kompas.com, Jumat (13/2/2026).

Pada 11 Februari 2026, dua pria dewasa bertubuh tegap menguntit Tiyo di sebuah kedai. Tiyo sempat mengejar mereka, tetapi keduanya berhasil melarikan diri. Ia menggambarkan kedua pria tersebut bertubuh tegap, masih relatif muda, dan memotretnya dari jarak jauh.

Suara Kebenaran yang Memicu Respons

Tiyo menyampaikan kasus bunuh diri anak di NTT ke media nasional. Pernyataannya kemudian memicu reaksi dari pihak tertentu. Meski menerima intimidasi, Tiyo menegaskan sikapnya tidak berubah.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Melalui akun pribadinya di Instagram, Tiyo menulis bahwa ia dan BEM UGM tidak akan takut atau gentar. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang memberi dukungan moral sehingga ia tetap kuat menghadapi tekanan.

Perlindungan dan Refleksi Publik

Kasus ini menegaskan peran universitas dalam melindungi mahasiswa yang berani menyuarakan isu sosial sensitif. UGM menempatkan perlindungan mahasiswa sebagai tanggung jawab moral sekaligus kewajiban institusi.

Kasus ini juga mengingatkan publik bahwa aktivisme sering menghadapi tekanan tersembunyi. Ancaman terhadap mahasiswa menunjukkan kerentanan mereka saat memperjuangkan kebenaran di tengah kompleksitas sosial dan politik. Keberanian bersuara memang bisa memicu kegelisahan sebagian pihak, tetapi langkah itu sering menjadi bagian dari perjuangan menegakkan keadilan. @dimas

Tags: AnakKasusKeberanianMahasiswaNTTPerlindunganSosialSuara

Kamu Melewatkan Ini

Ketika Waktu Dijual: Siapa yang Sebenarnya Memiliki Hidup Para Pekerja?

Ketika Waktu Dijual: Siapa yang Sebenarnya Memiliki Hidup Para Pekerja?

by teguh
Juni 2, 2026

Lampu minimarket yang biasanya menyala hampir tanpa jeda mendadak padam saat libur nasional 31 Mei hingga 1 Juni 2026 karena...

Nyaris Berhenti Belajar, Kini Anak-anak Ini Punya Harapan Baru

Nyaris Berhenti Belajar, Kini Anak-anak Ini Punya Harapan Baru

by teguh
Mei 16, 2026

Ada anak-anak yang tumbuh sambil memendam cemas. Mereka tidak takut ujian sekolah. Mereka takut satu hal yang lebih sunyi berhenti...

Film, Ketakutan, dan Negara: Kenapa Kritik soal Papua Selalu Jadi Ruang Sensitif?

Film, Ketakutan, dan Negara: Kenapa Kritik soal Papua Selalu Jadi Ruang Sensitif?

by teguh
Mei 15, 2026

Malam itu kampus di Mataram belum benar-benar ramai. Mahasiswa baru menyiapkan layar ketika suasana berubah mendadak. Petugas keamanan mengawasi proyektor,...

Next Post
Dari Gang Sempit ke Panggung Event: Jalan Sunyi Farel Merakit Mimpi

Dari Gang Sempit ke Panggung Event: Jalan Sunyi Farel Merakit Mimpi

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id