Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ketua BEM Tiyo Ardianto Diteror, UGM Siapkan Langkah Perlindungan

by dimas
Februari 18, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Universitas Gadjah Mada langsung menindaklanjuti teror terhadap Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. Teror muncul setelah Tiyo menyuarakan kasus tragis seorang anak di Nusa Tenggara Timur yang mengakhiri hidup karena tidak mampu membeli pena dan buku.

Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, menyatakan pimpinan universitas segera menghubungi Tiyo. UGM juga menugaskan Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan (K5L) untuk memantau dan melindungi Ketua BEM. Andi menegaskan UGM bertanggung jawab melindungi seluruh civitas akademika dari ancaman atau teror dari pihak mana pun.

Ancaman yang Mengintai Ketua BEM

Tiyo menghadapi intimidasi berupa ancaman langsung, penguntitan, dan pemotretan oleh orang tak dikenal pada 9-11 Februari 2026. Salah satu pelaku mengirim pesan dari nomor tak dikenal yang berisi ancaman penculikan. Tiyo menyampaikan hal itu kepada Kompas.com, Jumat (13/2/2026).

Pada 11 Februari 2026, dua pria dewasa bertubuh tegap menguntit Tiyo di sebuah kedai. Tiyo sempat mengejar mereka, tetapi keduanya berhasil melarikan diri. Ia menggambarkan kedua pria tersebut bertubuh tegap, masih relatif muda, dan memotretnya dari jarak jauh.

Suara Kebenaran yang Memicu Respons

Tiyo menyampaikan kasus bunuh diri anak di NTT ke media nasional. Pernyataannya kemudian memicu reaksi dari pihak tertentu. Meski menerima intimidasi, Tiyo menegaskan sikapnya tidak berubah.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Melalui akun pribadinya di Instagram, Tiyo menulis bahwa ia dan BEM UGM tidak akan takut atau gentar. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang memberi dukungan moral sehingga ia tetap kuat menghadapi tekanan.

Perlindungan dan Refleksi Publik

Kasus ini menegaskan peran universitas dalam melindungi mahasiswa yang berani menyuarakan isu sosial sensitif. UGM menempatkan perlindungan mahasiswa sebagai tanggung jawab moral sekaligus kewajiban institusi.

Kasus ini juga mengingatkan publik bahwa aktivisme sering menghadapi tekanan tersembunyi. Ancaman terhadap mahasiswa menunjukkan kerentanan mereka saat memperjuangkan kebenaran di tengah kompleksitas sosial dan politik. Keberanian bersuara memang bisa memicu kegelisahan sebagian pihak, tetapi langkah itu sering menjadi bagian dari perjuangan menegakkan keadilan. @dimas

Tags: AnakKasusKeberanianMahasiswaNTTPerlindunganSosialSuara

Kamu Melewatkan Ini

Film, Ketakutan, dan Negara: Kenapa Kritik soal Papua Selalu Jadi Ruang Sensitif?

Film, Ketakutan, dan Negara: Kenapa Kritik soal Papua Selalu Jadi Ruang Sensitif?

by teguh
Mei 15, 2026

Malam itu kampus di Mataram belum benar-benar ramai. Mahasiswa baru menyiapkan layar ketika suasana berubah mendadak. Petugas keamanan mengawasi proyektor,...

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

by teguh
Mei 14, 2026

Pemerintah menyebut tidak ada pelarangan. Namun mahasiswa justru kehilangan ruang menonton. Film dokumenter Pesta Babi Kolonialisme di Zaman Kita memicu...

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

by teguh
Mei 13, 2026

Di banyak sudut Nusa Tenggara Timur (NTT), sekolah tidak selalu terasa dekat dengan mimpi. Bagi sebagian anak, ruang kelas justru...

Next Post
Dari Gang Sempit ke Panggung Event: Jalan Sunyi Farel Merakit Mimpi

Dari Gang Sempit ke Panggung Event: Jalan Sunyi Farel Merakit Mimpi

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Judi Online Kini Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Sudah Terpapar

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id