Selasa, April 21, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

780 Ribu Akun Dihapus: Perlindungan Anak atau Sensor Gaya Baru?

by teguh
April 15, 2026
in Lifestyle, Teknologi
A A
Home Lifestyle
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Teknologi – Dari TikTok sampai Roblox perlindungan digital bukan lagi fitur tambahan, tapi medan perang baru antara teknologi, anak, dan kontrol. Kamu mungkin pikir scroll itu bebas.
Tapi sejak 28 Maret 2026, ada satu hal yang berubah diam-diam negara mulai ikut mengatur siapa yang boleh ada di timeline itu.

Lewat kebijakan PP Tunas, pemerintah Indonesia tidak lagi sekadar mengimbau mereka mulai mengintervensi. Dan hasilnya? Besar. Bahkan sedikit mengagetkan.

Satu Juta Akun Hilang: Bersih atau Berisik?

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa hingga 10/04/2026, TikTok telah menonaktifkan sekitar 780.000 akun anak di bawah 16 tahun di Indonesia. Angka itu bukan final.

“Kami menghitung dari rata-rata dilakukan takedown, berarti sudah hampir 1 juta per hari ini,” ujar Meutya di Kantor Komdigi, Jakarta, Selasa (14/04/2026).

Satu juta akun. Dalam waktu kurang dari tiga minggu sejak aturan berlaku penuh. Pertanyaannya ini perlindungan atau penyaringan realitas digital?

TikTok Jadi “Anak Baik” di Tengah Tekanan

Di antara banyak platform, TikTok jadi yang paling cepat bergerak.

Ini Belum Selesai

Galaxy Tab A11 Plus Kids Edition: Gadget Anak Bukan Sekadar Mainan

Mini Cooper S 2014: Kencang di Jalan, Mahal di Bengkel?

Mereka bukan cuma menyerahkan surat komitmen, tapi juga mulai transparan soal angka. Bahkan, mereka menetapkan batas usia minimum 16 tahun secara terbuka di pusat bantuan mereka.

Dan ya sejauh ini, TikTok jadi satu-satunya yang melaporkan data konkret soal akun anak yang diblokir.

“Ini menjadi langkah awal kemenangan bagi publik Indonesia, anak-anak yang di bawah 16 tahun serta khususnya orang tua,” kata Meutya, 14/04/2026.

Kalimat itu terdengar optimistis. Tapi di baliknya, ada realita lain platform lain belum tentu secepat itu.

Roblox & YouTube: Teknologi yang Belum Siap Dibatasi?

Sementara TikTok melaju, platform lain masih tertatih.

Roblox, misalnya, sudah melakukan penyesuaian fitur secara global. Tapi menurut pemerintah, masih ada celah terutama di fitur komunikasi yang memungkinkan anak berbicara dengan orang asing.

“Banyak masukan dari orang tua yang menginginkan ada perlindungan lebih kuat, khususnya di platform game,” ujar Meutya.

Masalahnya sederhana, tapi krusial teknologi dibangun untuk koneksi. Sementara regulasi ingin membatasi koneksi itu.

Di sisi lain, YouTube juga belum sepenuhnya patuh. Pemerintah bahkan sudah memberikan teguran pertama secara formal dan kini menunggu langkah konkret. Artinya? Ini belum selesai.

Teknologi vs Regulasi: Siapa yang Lebih Cepat?

Pengamat teknologi digital di Indonesia melihat ini sebagai fase baru dalam ekosistem internet nasional.

“Regulasi sering datang terlambat dibanding inovasi. Tapi kali ini, Indonesia mencoba mengejar bahkan mendahului,” ujar seorang analis teknologi, April 2026.

Namun, ada dilema besar. Kalau terlalu longgar, anak-anak rentan. Kalau terlalu ketat, kebebasan digital bisa tereduksi. Dan di tengah itu, ada kamu pengguna.

3 Bulan Penentuan: Platform Lain Dipaksa Bergerak

Pemerintah memberi tenggat waktu hingga tiga bulan bagi platform lain untuk melaporkan penilaian risiko dan langkah perlindungan mereka.

Ini bukan lagi soal imbauan. Ini ultimatum halus. Platform boleh besar. Tapi negara sekarang ikut main.

Closing: Timeline Kamu, Siapa yang Sebenarnya Mengontrol?

Dulu, algoritma yang menentukan apa yang kamu lihat. Sekarang, regulasi mulai ikut campur.

Pertanyaannya bukan lagi “aman atau tidak.” Tapi kamu masih benar-benar bebas atau sudah mulai diarahkan tanpa sadar?. @teguh

Tags: AkunAnakBlokirDihapusFiturGameIndonesiainternetKomunikasiMenteri Komunikasi dan DigitalMInimumPlatformPP TunasPublikRegulasiRobloxSensorTikToktimelineUsiaYoutube

Kamu Melewatkan Ini

Selat Hormuz Memanas, Mampukah Diplomasi Indonesia Selamatkan Kapal Pertamina?

Selat Hormuz Memanas, Mampukah Diplomasi Indonesia Selamatkan Kapal Pertamina?

by dimas
April 21, 2026

Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, satu pertanyaan strategis muncul: bagaimana nasib jalur energi dunia jika salah...

Max Havelaar: Film Lama, Luka Lama yang Belum Sembuh

Max Havelaar: Film Lama, Luka Lama yang Belum Sembuh

by teguh
April 21, 2026

Sebuah foto promo lawas film Max Havelaar kembali beredar di media sosial pada April 2026. Sekilas itu tampak seperti nostalgia...

Saat Alumni Menambal Lubang Biaya Pendidikan, Negara?

Saat Alumni Menambal Lubang Biaya Pendidikan, Negara?

by teguh
April 21, 2026

Selasa, 21/04/2026, kabar baik datang dari SMA Negeri 2 Pamekasan. Sebanyak 76 siswa lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026....

Next Post
Bertani Tapi High-Tech: Gaya Hidup Baru Gen Z yang Capek Kantoran?

Bertani Tapi High-Tech: Gaya Hidup Baru Gen Z yang Capek Kantoran?

Recommended

Max Havelaar: Film Kolonial Dulu Ditakuti Penguasa, Kini Menampar Zaman Lagi

Max Havelaar: Film Kolonial Dulu Ditakuti Penguasa, Kini Menampar Zaman Lagi

April 21, 2026
Bisnis Gelap Elpiji Rp1 Miliar: Ketika Subsidi Berubah Jadi Ladang Uang

Bisnis Gelap Elpiji Rp1 Miliar: Ketika Subsidi Berubah Jadi Ladang Uang

April 17, 2026

Popular

Mengenal Pingitan: Ruang Sunyi yang Membentuk Kartini dan Gagasan Emansipasi

Mengenal Pingitan: Ruang Sunyi yang Membentuk Kartini dan Gagasan Emansipasi

April 20, 2026

Beasiswa Dian Sastro 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

April 20, 2026

Harga BBM Non-Subsidi Melonjak, Transparansi Pemerintah Dipertanyakan

April 20, 2026

Cadangan Gas Raksasa di Indonesia: Siap Jadi Kekuatan Dunia atau Cuma Wacana?

April 20, 2026

Hari Buruh: Perayaan atau Sekadar Jeda dari Ketidakadilan?

April 20, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id